John Herdman: Ini Garuda yang Baru
- John Herdman, pelatih baru timnas Indonesia, wawancara resmi pada Senin (19/1/20026).
- Ambisi utama Herdman adalah membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030 sebagai tanggung jawab besar.
- Herdman punya rekam jejak sukses membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 sebelumnya.
Pelatih kepala baru timnas Indonesia John Herdman menyebut skuad Garuda sebagai 'Garuda yang baru' dalam wawancara eksklusif yang ditayangkan di kanal YouTube resmi timnas Indonesia pada Senin (19/1/20026).
Pelatih asal Inggris itu menegaskan ambisinya membawa Indonesia naik ke level berikutnya, dengan target utama tampil di Piala Dunia 2030. Turnamen tersebut memiliki makna khusus karena menjadi edisi satu abad Piala Dunia.
Herdman menyampaikan antusiasmenya meski Indonesia gagal melangkah ke Piala Dunia 2026. Ia menilai tantangan membangun tim menuju 2030 sebagai tanggung jawab besar yang siap diembannya.
"Ini tanggung jawab besar. Saya senang melihat orang tumbuh berkembang sebagai guru, siap naik ke level berikutnya dan anda tahu, semoga yang akan menjadi warisan saya adalah saya dapat membantu proses itu. Ini Garuda yang baru," kata Herdman.
Pelatih berusia 50 tahun itu resmi ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari. Ia kemudian tiba di Indonesia pada Sabtu, 10 Januari, sebelum diperkenalkan secara resmi kepada publik pada Selasa, 13 Januari.
Timnas Indonesia menjadi tim senior kelima yang ditangani Herdman sepanjang karier kepelatihannya. Sebelumnya, ia pernah melatih timnas putri Selandia Baru, timnas putri Kanada, timnas putra Kanada, serta klub Major League Soccer, Toronto FC.
Di tengah target besar membawa Indonesia ke Piala Dunia, Herdman dinilai banyak pihak sebagai figur yang tepat. Rekam jejaknya mencatat keberhasilan membawa timnas putri Selandia Baru lolos ke Piala Dunia Putri 2007 dan 2011.
Ia juga memimpin timnas putri Kanada saat menjadi tuan rumah Piala Dunia Putri 2015. Prestasi paling menonjol Herdman tercatat saat meloloskan timnas putra Kanada ke Piala Dunia 2022, menjadi penampilan pertama mereka di ajang tersebut setelah penantian 36 tahun sejak debut pada 1986.
(Antara)