Jokowi ke IKN Akhir Juli 2024, Setpres Jelaskan soal Rencana Pindah Kantor
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking pembangunan sejumlah infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (5/6/2024). 
21:17
24 Juli 2024

Jokowi ke IKN Akhir Juli 2024, Setpres Jelaskan soal Rencana Pindah Kantor

- Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan Presiden Joko Widodo akan mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada tanggal 28 Juli 2024, mendatang.

Adapun kunjungannya ke IKN diketahui dalam rangka peninjauan dan peresmian Jalan Tol di IKN.

Heru Budi menjelaskan Jokowi berencana menginap di IKN satu sampai dua hari.

"Ya beliau kan rencana tanggal 28 (Juli) ke IKN. Nanti media juga diajak."

"Ya (Presiden menginap di IKN) satu sampai dua hari. Saya lagi persiapkan ini rapat dengan teman-teman Sekretariat Presiden dan Kementerian PUPR juga mempersiapkannya," ujar Heru di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/7/2024).

Terkait rencana Jokowi berkantor di IKN akhir bulan ini, Heru Budi belum bisa memastikannya.

Namun, ia mengaku tengah mempersiapkan segala kebutuhan untuk ruang kerja Jokowi di IKN.

"Kami bersama PUPR dan Sekretariat Presiden mempersiapkan segala kebutuhan untuk Bapak Presiden berkantor di IKN," jelas Heru Budi.

Termasuk menyiapkan furnitur, baik meja, kursi hingga lampu.

Setelahnya, Jokowi masih akan beberapa kali kembali ke IKN untuk persiapan kegiatan peringatan HUT RI ke-79.

Diketahui, sebelumnya Jokowi sudah merencanakan berkantor di mulai Juli 2024.

Namun, rencana tersebut batal karena di IKN belum ada pasokan air dan listrik.

Ditambah, lingkungan perkantoran untuk Presiden dan para stafnya belum siap.

Jokowi mengatakan, apabila semua sarana dan prasarana yang dimaksud itu sudah siap, dirinya bakal segera berkantor di IKN.

"Airnya sudah siap belum? Listriknya sudah siap belum? Tempatnya sudah siap belum? Kalau siap, pindah."

"Sudah (dapat laporan dari Kementerian PUPR), tapi belum (belum siap)," kata Jokowi di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (8/7/2024), dilansir Kompas.com.

Jokowi mengatakan keputusan presiden (Keppres) mengenai pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN itu bergantung pada situasi di lapangan.

Keppres pemindahan ibu kota itu bisa saja terbit sebelum atau setelah Oktober 2024, saat ia sudah lengser dari jabatan presiden.

"Kita melihat situasi lapangan. Kita tidak ingin memaksakan sesuatu yang memang belum jangan dipaksakan, semua dilihat progress lapangannya dilihat," tegas Jokowi.

Pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun terus mengusahakan agar pasokan air dan listrik di IKN dapat selesai dalam waktu dekat.

Sehingga, Jokowi bisa segera pindahan kantor dari Jakarta ke IKN.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja mengatakan bulan Juli ini akan dilakukan uji coba sarana dan prasarana di IKN.

"Ya kita lagi usahakan. Kan masih ada bulan Juli. Pak Menteri kemarin sudah jawab."

"Sesuai jadwal, kita pertengahan Juli comissioning, abis itu mudah-mudahan enggak ada masalah lagi," jelas Endra di kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2024).

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz)(Kompas.com/Dian Erika Nugraheny)

Editor: Garudea Prabawati

Tag:  #jokowi #akhir #juli #2024 #setpres #jelaskan #soal #rencana #pindah #kantor

KOMENTAR