Spesifikasi Jet Tempur Mirage 2000-5, Alutsista Bekas yang Diincar Prabowo
Jet tempur Mirage 2000-5 milik Angkatan Udara Kerajaan Qatar.((avionslegendaires))
11:52
8 Januari 2024

Spesifikasi Jet Tempur Mirage 2000-5, Alutsista Bekas yang Diincar Prabowo

- Isu alat utama sistem persenjataan (alutsista) bekas muncul dalam debat ketiga pemilihan presiden (pilpres) 2024 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024) malam.

Isu ini disinggung oleh calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan yang menyebut Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mempunyai anggaran Rp 700 triliun namun justru untuk membeli alutsista bekas.

Awalnya, Anies menyinggung Kemenhan menjadi salah satu kementerian yang berhasil dibobol oleh hacker. Padahal, Kemenhan mempunyai anggaran fantastis yakni mencapai Rp 700 triliun, tetapi tak bisa digunakan untuk mengantisipasi serangan hacker.

"Ironisnya Kementerian Pertahanan menjadi kementerian yang dibobol oleh hacker 2023, sebuah ironi. Karena itu kami ingin mengembalikan dan Rp 700 triliun anggaran Kementerian Pertahanan tidak bisa mempertahankan itu," kata Anies.

Dari anggaran sebesar itu, Anies juga heran mengapa Kemenhan justru membeli alutsista bekas. Terlebih, rencana pembelian ini terjadi ketika setengah dari total jumlah prajurit TNI hingga kini belum mempunyai rumah dinas.

"Justru digunakan untuk membeli alutsista yang bekas di saat tentara kita lebih dari separuh tidak memiliki rumah dinas," imbuh dia.

Adapun alutsista bekas yang dimaksud Anies adalah pesawat tempur Mirage 2000-5. Pada 2023, Kemenhan melakukan pengadaan 12 unit Mirage bekas dari Angkatan Udara Qatar.

Pengadaan pesawat Mirage beserta dukungannya itu dilakukan berdasarkan surat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor: R.387/D.8/PD.01.01 /05/2023 tanggal 17 Mei 2023 tentang Perubahan keempat Daftar Rencana Pinjaman Luar Negeri Jangka Menengah (DRPLN-JM) Khusus Tahun 2020-2024 untuk Kementerian Pertahanan dan Surat Menteri Keuangan Nomor: S.786/MK.08/2022 tanggal 20 September 2022.

Pengadaan tersebut dituangkan dalam kontrak jual beli nomor: TRAK/181/PLN/I/2023/AU, tanggal 31 Januari 2023 dengan nilai kontrak sebesar 733.000.000 euro dengan penyedia Excalibur International dari Republik Ceko.

Namun demikian, pengadaan pesawat tersebut baru-baru ini ditunda Kemenhan dengan alasan keterbatasan fiskal.

"Karena ada keterbatasan fiskal, maka rencana pembelian pesawat Mirage 2000-5 tersebut ditunda," kata juru bicara Kemenhan Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangannya, Kamis (4/1/2023).

Berikut spesifikasi Mirage tersebut:

Mengutip laman Dassault Aviation, jet tempur Mirage 2000-5 merupakan jenis pesawat multirole dan pertama kali terbang pada 1978.

Pesawat ini pertama kali digunakan Angkatan Udara Perancis pada 1984. Pesawat memiliki lebar sayap 9,13 meter dan panjang 14,36 meter, serta mampu melaju dengan kecepatan maksimal 2,2 mach atau sekitar 2.333 km/jam.

Mirage 2000-5 yang mampu mengudara di ketinggian maksimal 50.000, ditenagai mesin turbofan Snecma M53.

Pesawat single dan double seat ini telah digunakan Angkatan Udara berbagai negara, antara lain Brasil, UEA, Mesir, Yunani, Peru hingga Qatar.

Mirage 2000-5 ini memiliki kemampuan melakukan menembak udara ke darat dan udara ke udara, dengan radar yang digunakan adalah RDY.

Pesawat ini dapat menembakkan rudal MBDA Super 530D atau rudal udara ke udara MBDA Sky Flash sebagai alternatif dari rudal MICA.

Tag:  #spesifikasi #tempur #mirage #2000 #alutsista #bekas #yang #diincar #prabowo

KOMENTAR