Zulhas Ungkap Dugaan Jual Beli Titik SPPG: Dari 21.000 Jadi 27.000 Dapur MBG
- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkap adanya dugaan jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebab dalam rencana awal, ditargetkan ada 21.000 titik SPPG. Namun, target tersebut membengkak menjadi lebih dari 27.000 titik.
"Misalnya terjadi jual beli titik ya, yang seharusnya rencana awal titik itu 21.000 tapi sekarang sudah ada 27.000, eh 27.877 ribu titik. Nah, ada membengkak 6.877 titik. Laporan Ibu Nanik tadi barusan," ujar Zulhas usai rapat Peningkatan Kualitas Layanan MBG dan SPPG Terpencil, Kamis (11/6/2026), dikutip dari siaran Youtube Kompas TV.
Baca juga: Motor Listrik MBG dan Insentif SPPG Rp 6 Juta per Hari Bakal Kena Tata Ulang
Pembengkakan jumlah titik SPPG itu, ungkap Zulhas, menyebabkan pemborosan anggaran mencapai Rp 1 triliun per bulannya.
"Berarti kalau satu tahun berapa itu, Rp 12 triliun. Nah ini, maka perlu penataan untuk ditata agar bisa diperbaiki dan diselesaikan," ujar Zulhas.
Dalam satu bulan ini, pemerintah bakal melakukan pembenahan tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) supaya lebih baik dalam menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Satu bulan penataan, yang baik ya tentu diteruskan, yang enggak baik ini, temuan-temuan Bu Nanik tadi dilaporkan. Ini yang perlu penataan dan pembenahan lebih lanjut," ujar Zulhas.
Baca juga: 6.877 SPPG Bengkak Akan Ditutup? Mensesneg: Pasti Arahnya ke Sana tapi…
Moratorium SPPG
Dalam kesempatan terpisah, Kepala BGN yang baru, Nanik S Deyang Nanik pernah menyampaikan bahwa pihaknya akan moratorium pembangunan SPPG atau dapur MBG.
Kebijakan tersebut diambil untuk menata penyebaran SPPG atau dapur MBG yang belum erata di sejumlah daerah.
Selain itu, BGN akan membenahi dapur-dapur yang sudah beroperasi agar memenuhi standar penyediaan makanan bergizi.
BGN juga akan fokus memperbaiki fasilitas dan pelatihan sumber daya manusia yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG.
Baca juga: Fakta Baru Korupsi MBG: Tersangka AYS Beri Uang ke Sony Setelah Memanipulasi Titik SPPG
Ilustrasi SPPG
"Artinya, bila dapur itu tidak sesuai, tentu kami akan lakukan suspend," ujar Nanik dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Kamis (5/6/2026).
Langkah terakhir, BGN juga akan mencari skema alternatif untuk menjalankan program MBG di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Skema alternatif tersebut akan disusun agar pelaksanaannya tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Nah, itulah yang sore hari ini kami konsolidasikan. Jadi kami fokus kepada efisiensi anggaran," ujar Nanik.
Tag: #zulhas #ungkap #dugaan #jual #beli #titik #sppg #dari #21000 #jadi #27000 #dapur