Kemehaj Peringatkan Jemaah Tak Lupa Paspor dan Dokumen Penting Saat Pulang ke Indonesia
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memperingatkan jemaah agar tidak lupa membawa paspor, obat-obatan,hingga dokumen penting saat mempersiapkan kepulangan ke Tanah Air.
"Yang harus dipastikan pertama, paspor, kartu identitas, dan obat-obatan pribadi serta dokumen penting dan juga barang-barang yang diperlukan selama perjalanan tersimpan dengan baik dan mudah dijangkau," ujar Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff dalam konferensi pers, Senin (1/6/2026).
Jemaah juga diminta untuk memperhatikan ketentuan berat dan jenis barang bawaan sesuai dengan aturan penerbangan.
Baca juga: Kemenhaj: Hari Ini, 17 Kloter Jemaah Haji Indonesia Pulang ke Tanah Air
"Kami mengimbau kepada seluruh jemaah yang memasuki jadwal kepulangan agar mempersiapkan barang bawaan yang baik, mengikuti jadwal pergerakan yang telah ditetapkan," jelasnya.
Memasuki fase kepulangan, jemaah diharapkan tetap mematuhi seluruh arahan petugas, baik itu di hotel, menuju bandara hingga proses penerbangan ke Tanah Air.
"Kami menyampaikan terima kasih yang luar biasa kepada seluruh petugas haji Indonesia yang terus memberikan layanan, pendampingan, perlindungan, dan pengawasan terbaik kepada jemaah," jelas dia.
Sebagai informasi, proses pemulangan para tamu Allah akan dibagi ke dalam dua gelombang keberangkatan.
Gelombang pertama dijadwalkan terbang melalui Jeddah pada rentang waktu 1 Juni hingga 15 Juni 2026.
Baca juga: Simak Jadwal Pemulangan Jemaah Haji ke Indonesia Mulai 1 Juni 2026
Sementara itu, jemaah yang masuk dalam gelombang kedua akan diterbangkan melalui Madinah mulai 7 Juni hingga 30 Juni 2026.
"Kloter pertama dari Tanah Air itu berangkat tanggal 22 April (2026). Idealnya mereka menjadi rombongan pertama yang pulang tanggal 1 Juni," ungkap Irjen Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Mayjen TNI (Purn) Dendi Suryadi, saat ditemui oleh tim Media Center Haji di Mina pada Jumat (29/5/2026).
Dendi memaparkan bahwa jadwal tersebut menjadi fondasi utama bagi panitia dalam merancang seluruh pergerakan logistik, mulai dari kesiapan kamar hotel, armada bus menuju bandara, hingga slot penerbangan.
Kendati begitu, jadwal ini bisa saja mengalami sedikit penyesuaian di lapangan, pergeserannya diprediksi tidak akan lebih dari 20 persen.
Tag: #kemehaj #peringatkan #jemaah #lupa #paspor #dokumen #penting #saat #pulang #indonesia