Prabowo Akan Hadir Rapat Paripurna DPR Besok, Sampaikan Arah Ekonomi 2027
Presiden RI Prabowo Subianto saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Dok. Setpres)
14:38
19 Mei 2026

Prabowo Akan Hadir Rapat Paripurna DPR Besok, Sampaikan Arah Ekonomi 2027

- Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri rapat paripurna DPR RI pada Rabu (20/5/2026) besok untuk menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027.

“Ya, rencananya seperti itu ya. Jadi, untuk penyampaian kerangka ekonomi makro, terus juga pokok-pokok kebijakan fiskal yang akan disampaikan langsung oleh Presiden,” kata Saan saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Baca juga: Usai Rapat Bareng Prabowo, Gubernur BI Yakin Rupiah Stabil

Kehadiran kepala negara dalam agenda tersebut menjadi sorotan karena penyampaian KEM-PPKF pada tahun-tahun sebelumnya umumnya diwakili oleh Menteri Keuangan.

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa membenarkan rencana kehadiran Prabowo dalam rapat paripurna tersebut.

Saat ditanya apakah ini menjadi pertama kalinya Presiden menyampaikan langsung KEM-PPKF di hadapan DPR, Saan pun tak menampik.

Menurut pengetahuannya, agenda tersebut biasanya tidak dihadiri langsung oleh Presiden.

“Ya, yang saya tahu ya,” ucap dia.

Baca juga: Suara Optimisme Pemerintah di Tengah Anjloknya Rupiah

Berdasarkan jadwal agenda yang diperoleh Kompas.com, rapat paripurna DPR RI ke-19 masa persidangan V tahun sidang 2025-2026 akan digelar pada Rabu besok.

Adapun salah satu agenda rapat yakni “Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 oleh Pemerintah”.

Selain itu, DPR juga akan menggelar agenda laporan Badan Legislasi DPR RI atas evaluasi perubahan kedua Program Legislasi Nasional (Prolegnas) RUU Prioritas Tahun 2026 yang dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.

Paripurna juga dijadwalkan mendengarkan pendapat fraksi-fraksi atas Rancangan Undang-Undang usul inisiatif Komisi III DPR tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia sebelum diputuskan menjadi RUU usul DPR.

Penyampaian KEM-PPKF sebelumnya disampaikan Menkeu

Berdasarkan catatan Kompas.com, penyampaian KEM-PPKF pada tahun-tahun sebelumnya dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Pada Mei 2024 misalnya, Sri Mulyani mewakili pemerintah menyampaikan KEM-PPKF 2025 di rapat paripurna DPR RI. Saat itu, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 5,1 hingga 5,5 persen.

Target tersebut disusun dengan mempertimbangkan inflasi yang terkendali, kelanjutan hilirisasi sumber daya alam, pengembangan industri kendaraan listrik, serta digitalisasi yang didukung perbaikan iklim investasi dan kualitas sumber daya manusia.

“Inflasi diperkirakan antara 1,5 hingga 3,5 persen,” ujar Sri Mulyani di Gedung DPR RI pada 20 Mei 2024.

Baca juga: Ambisi Prabowo Perkuat Alutsista di Tengah Geopolitik yang Tak Menentu

Sementara pada penyampaian KEM-PPKF 2026 yang berlangsung pada Mei 2025, Sri Mulyani kembali mewakili pemerintah dalam rapat paripurna DPR.

Kala itu, pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 5,2 persen hingga 5,8 persen.

“Kami memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2026 pada kisaran 5,2 persen hingga 5,8 persen,” kata Sri Mulyani dalam rapat paripurna DPR RI, 20 Mei 2025.

Tag:  #prabowo #akan #hadir #rapat #paripurna #besok #sampaikan #arah #ekonomi #2027

KOMENTAR