Industri Game Buka Suara soal Dugaan Kebocoran IGRS Komdigi
()
14:06
17 April 2026

Industri Game Buka Suara soal Dugaan Kebocoran IGRS Komdigi

- Dugaan kebocoran pada sistem Indonesia Game Rating System (IGRS) turut mendapat perhatian dari pelaku industri.

Asosiasi Game Indonesia (AGI) menilai insiden ini menjadi momentum untuk memperbaiki sistem sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan industri.

Baca juga: Verifikasi IGRS Disetop Sementara Buntut Kebocoran Data Game

Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI), Shafiq Husein, mengatakan pihaknya membuka ruang komunikasi lebih luas imbas mencuatnya dugaan kebocoran dalam sistem IGRS.

“Saya dari Asosiasi Game Indonesia juga dengan adanya kejadian ini, kita jadi membuka pintu komunikasi juga supaya sistem ini bisa berjalan dengan baik dan memastikan bahwa regulasi yang dibuat ini juga berpihak terhadap para pelaku industri game Indonesia,” ujar Shafiq, saat di Ganara Art FX Sudirman Jakarta, pada Jumat (17/4/2026).

Baca juga: Anggota DPR: Investigasi Komdigi Jadi Momen Perkuat Sistem Rating Game Nasional

Ia menambahkan, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat saat ini tengah dibenahi secara bertahap bersama para pelaku industri.

“Untuk masalah yang sudah ada di masyarakat sekarang itu juga tentunya kita lagi benerin pelan-pelan dengan para pelaku industri,” lanjutnya.

Shafiq berharap, keberadaan IGRS tidak menjadi penghambat pertumbuhan industri game nasional, melainkan justru mendorong kemajuan ekosistem.

“Dan juga kami berharap industri game Indonesia itu bisa maju lagi dengan adanya ini, bukan menjadi pembatasan. Maka kita memastikan semua yang kita buat itu berpijak terhadap industri game Indonesia,” katanya.

Baca juga: Dari Game Tembak-tembakan, Call of Duty Jadi Film dan Siap Tayang di Bioskop

Senada dengan itu, CEO Gamecom Team, Reza Febri Nanda, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri dalam menyikapi persoalan ini.

Ia menyebut, komunikasi yang terbuka menjadi kunci agar sistem IGRS ke depan dapat berjalan optimal tanpa merugikan pelaku industri.

“Dengan adanya kejadian ini, kita membuka komunikasi supaya sistem ini bisa berjalan dengan baik dan memastikan regulasi yang dibuat berpihak pada industri game Indonesia,” ujar Reza.

Menurutnya, perbaikan sistem perlu dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar hasilnya komprehensif dan dapat diterapkan di lapangan.

Pelaku industri berharap, evaluasi terhadap IGRS tidak hanya berfokus pada perbaikan teknis, tetapi juga memperhatikan dampaknya terhadap iklim industri game nasional.

Baca juga: Berawal dari Game, Siswi SMP di Bandung Barat Diculik dan Diperkosa Temannya

Sebelumnya, muncul laporan beredarnya cuplikan gameplay dari sejumlah gim besar, termasuk 007: First Light serta Echoes of Aincrad milik Bandai Namco.

Kebocoran tersebut diduga berasal dari celah keamanan dalam sistem Indonesia Game Rating System (IGRS), yang membuat materi privat untuk proses klasifikasi bisa diakses publik.

Akibatnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menghentikan sementara seluruh proses verifikasi IGRS.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, mengatakan pihaknya tengah melakukan investigasi dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem IGRS, termasuk aspek teknis hingga tata kelola organisasi.

"Sambil menunggu seluruh proses investigasi dan evaluasi ini selesai, kami memutuskan untuk menunda sementara proses verifikasi IGRS secara keseluruhan," kata Sonny, saat ditemui di Kawasan Ganara Art FX Sudirman, Jakarta, pada Jumat (17/4/2026).

Baca juga: Hati-hati, Polda Jateng Mulai Buru Pembuat dan Pengguna Cheat Game Mobil Legends

Meski demikian, Sonny menegaskan bahwa kebijakan tersebut bersifat sementara dan diambil untuk memastikan sistem ke depan lebih kuat dan terpercaya.

"Saya tegaskan sekali tadi penundaan ini sifatnya hanya sementara. Langkah ini kami ambil untuk memastikan bahwa ke depannya sistem IGRS bisa berjalan jauh lebih kuat, lebih kredibel dan tangguh, dan yang paling penting dapat dipercaya baik oleh masyarakat luas maupun teman-teman pelaku industri," tegasnya.

Tag:  #industri #game #buka #suara #soal #dugaan #kebocoran #igrs #komdigi

KOMENTAR