Tutup Rakernas Haji, Wamenhaj Pastikan Pelaksanaan Haji 2026 Sudah 100 Persen Siap
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak saat ditemui di Asrama Haji Tangerang, Jumat (10/4/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
22:50
10 April 2026

Tutup Rakernas Haji, Wamenhaj Pastikan Pelaksanaan Haji 2026 Sudah 100 Persen Siap

- Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan, pelaksanaan haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi sudah 100 persen siap.

Dahnil menuturkan, Rapat Kerja Nasional Konsolidasi Haji Tahun 1447 Hijriah telah selesai dilaksanakan dengan fokus pada penguatan koordinasi dari pusat hingga daerah jelang keberangkatan jemaah haji yang dijadwalkan mulai 22 April 2026.

"ASN-nya perlahan semuanya sudah ada dan timnya sudah bekerja dengan baik, walaupun tentu ada beberapa kekurangan. Tapi, untuk musim haji 2026, kita jelas sepenuhnya 100 persen siap," kata Dahnil, saat penutupan Rakernas Haji, di Asrama Haji Tangerang, Jumat (10/4/2026).

Ia mengatakan, koordinasi antar tim sangat dibutuhkan mengingat Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI masih tergolong instansi baru yang dibentuk oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca juga: Wacana War Ticket Haji, Wamenhaj: Tidak Korbankan yang Antre

Meski instansi baru, Dahnil memastikan proses pembentukan kelembagaan berjalan cepat agar tidak mengganggu jalannya ibadah haji 2026.

"Kami ini kan lembaga baru, kementerian baru. Maka tentu untuk mengorkestrasi kerja-kerja itu dibutuhkan waktu. Alhamdulillah dibandingkan dengan kementerian dan lembaga yang baru lainnya, kami ini dikategorikan Presiden termasuk kementerian yang cepat melakukan akselerasi kelembagaan," tutur dia.

Di penutupan Rakernas ini, Dahnil mengingatkan kepada seluruh jajarannya terkait evaluasi yang akan dilakukan setelah pelaksanaan ibadah haji selesai.

"Kalau banyak kekurangan misal pelaksanaan di daerah, Kanwil termasuk para Dirjen, kami pasti melakukan evaluasi terhadap mereka," tegas dia.

Wamenhaj menuturkan, ia dan Menteri Haji Irfan Yusuf sudah berulang kali mengingatkan jajarannya untuk mengedepankan sikap tanggung jawab jika ditemukan sejumlah masalah.

Tanggung jawab tersebut juga berlaku bagi Dahnil dan Irfan sebagai pimpinan tertinggi di Kemenhaj.

Baca juga: Pro Kontra War Ticket Haji, Wamenhaj Tegaskan Masih Sebatas Wacana

"Kalau ada kegagalan, ada miss, ada kekurangan, Anda semuanya harus bertanggung jawab. Pun demikian dengan Pak Menteri dan saya. Pasti harus bertanggung jawab terhadap Presiden," tutur dia.

Dahnil menyebut, Kepala Negara juga memiliki tanggung jawab kepada rakyat sehingga amanah yang diberikan harus sepenuhnya dijalankan Kemenhaj dengan baik.

"Presiden tentu akan bertanggung jawab kepada rakyat dan sepenuhnya kami menunaikan amanah yang disampaikan Presiden kepada kami," imbuh dia.

Tag:  #tutup #rakernas #haji #wamenhaj #pastikan #pelaksanaan #haji #2026 #sudah #persen #siap

KOMENTAR