Kemhan soal SPPI: Pendaftaran Ditunda Sementara
- Kementerian Pertahanan RI menunda pendaftaran Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan, saat ini pemerintah masih berkoordinasi dengan lintas kementerian/lembaga.
“Perlu kami sampaikan bahwa saat ini pendaftaran SPPI masih ditunda sementara, karena pemerintah masih melakukan pembahasan lintas kementerian/lembaga, termasuk dengan Setneg, KemenPAN-RB, dan Kemenkop,” kata Rico, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/3/2026).
Baca juga: Pengamat: Efisiensi BBM Kemhan–TNI Cerminkan Sinyal Kehati-hatian Strategis
Rico menekankan bahwa pembahasan dengan lintas kementerian/lembaga tidak hanya terkait dengan program Koperasi Desa Merah Putih.
“Tetapi juga kemungkinan penugasan SPPI pada program-program unggulan pemerintah lainnya, termasuk penyesuaian status dan mekanisme penempatannya,” ujar dia.
Oleh karena itu, Rico menegaskan bahwa informasi mengenai jadwal rekrutmen, persyaratan, mekanisme pendaftaran, dan posisi penugasan masih dalam tahap finalisasi dan akan diumumkan secara resmi.
Adapun sebuah unggahan di media sosial Instagram menginformasikan adanya rekrutmen nasional Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).
Baca juga: Antisipasi Geopolitik Global, Kemhan dan TNI Lakukan Efisiensi BBM
Unggahan tersebut menyebutkan adanya rekrutmen untuk 30.000 SPPI yang dikhususkan untuk 80.000 kopdes.
Dijelaskan pula keuntungan, tugas, serta sejumlah persyaratan terkait seleksi tersebut, dan disebutkan bahwa jadwal rekrutmen akan dimulai pada Juni 2026.
Namun, unggahan tersebut diketahui bukan berasal dari akun resmi Kementerian Pertahanan yang membawahi Kopdes.