Kisah Choupette, Kucing Karl Lagerfeld yang Dapat Warisan Triliunan Rupiah
- Mendiang perancang busana jenama Chanel, Karl Lagerfeld, sangat mencintai kucing ras Birman putihnya yang bernama Choupette.
Sejak diadopsi pada tahun 2011 silam, hewan peliharaan ini berubah menjadi bintang yang memiliki kekayaan bernilai tinggi, "pekerjaan" sebagai model, hingga kehidupan yang sangat eksklusif.
Bahkan, setelah kepergian desainer legendaris tersebut pada 2019, Choupette dikabarkan menjadi salah satu ahli waris utama dari harta peninggalannya yang mencapai nilai triliunan rupiah.
Baca juga: Ikon Fesyen Dunia Karl Lagerfeld Meninggal di Usia 85 Tahun
"Saya suka ketenangan, dan kucing saya adalah kehadiran yang berarti tetapi tidak membebani," ungkap Lagerfeld dalam sebuah wawancara dengan Numero beberapa waktu lalu.
"Dia tenang, lucu, menyenangkan, dan anggun, dia cantik untuk dilihat dan memiliki ketenangan yang baik, tetapi kualitas utamanya adalah dia tidak berbicara," tutur dia.
Kasih sayang yang melimpah ini perlahan menciptakan ikatan emosional yang tak terpisahkan di antara keduanya.
Lebih dari sekadar hewan peliharaan biasa, kucing berbulu seputih salju ini menjelma menjadi pendamping setia yang mewarnai hari-hari sang desainer legendaris hingga akhir hayatnya.
Gaya hidup eksklusif kucing peliharaan Karl Lagerfeld
Bagi tokoh mode kelahiran Hamburg tersebut, Choupette adalah pusat dunianya. Kucing istimewa ini bahkan dianggap telah membantu sang pemilik menjadi sosok manusia yang jauh lebih baik dan penuh energi baru.
Baca juga: 7 Tahun Berlalu, Kucing Karl Lagerfeld Belum Terima Warisan
Choupette, kucing peliharaan desainer legendaris Karl Lagerfeld.
"Karena ada sesuatu yang sangat menyentuh tentangnya. Bahkan jika dia sangat dimanja," ucap Lagerfeld.
Namun, siapa sangka bahwa segala kemewahan dan kehidupan bak seorang putri raja yang dinikmati Choupette ini bermula dari sebuah kebetulan belaka.
Pertemuan pertama mereka sama sekali tidak pernah direncanakan, melainkan terjadi lewat peristiwa sederhana yang akhirnya mengubah garis nasib sang kucing untuk selamanya.
Pertemuan yang mengubah hidup
Kisah manis ini bermula saat model Baptiste Giabiconi menitipkan kucingnya yang baru berusia tiga bulan kepada staf di kediaman Lagerfeld saat ia pergi berlibur.
Terpesona oleh kelucuannya, sang desainer langsung jatuh cinta dan menolak mengembalikannya.
"Dia masih bayi saat itu, dan saya menganggapnya sangat lucu sehingga ketika Baptiste pulang, saya berkata kepadanya, 'Maaf tapi saya memeliharanya!'" kata mantan direktur kreatif jenama Fendi tersebut.
Nama Choupette sendiri memiliki arti manis dalam bahasa Perancis. Sebutan ini merupakan panggilan kesayangan yang sering digunakan Lagerfeld untuk teman-teman dan para figur terdekatnya, sebelum akhirnya disematkan secara permanen pada hewan berbulu tersebut.
Baca juga: Choupette, Kucing Karl Lagerfeld yang Jadi Bintang Instagram
Karl Lagerfeld bersama kucing peliharaannya, Choupette.
Salah satu yang pernah dipanggil "Choupette" oleh Lagerfeld adalah Luna Bijl, seorang model asal Belanda yang baru bertunangan dengan kiper timnas sepak bola Indonesia Maarten Paes.
Perawatan mewah dan pola makan ketat
Sebagai peliharaan kesayangan, Choupette menikmati deretan fasilitas luar biasa. Ia memiliki dua pelayan pribadi, koki khusus, penjaga keamanan, hingga perangkat digital mandiri.
Para pelayan ini bertugas merawat bulu putihnya, menjaga kesehatan matanya, serta mencatat seluruh aktivitas hariannya.
Terkait makanan, ia memiliki selera yang sangat pemilih.
Choupette selalu bersantap di meja bersama Lagerfeld, menggunakan mangkuk mewah, dengan ragam hidangan seperti daging sapi bergaya Jepang atau jeli ayam dengan asparagus. Jika makanannya kurang segar, ia tidak akan menyentuhnya.
"Sebelumnya ia mungkin menyantap sembarang udang, tetapi kini ia hanya akan menyentuh empat hidangan berbeda yang disiapkan untuknya pada hari itu, disajikan dalam mangkuk-mangkuk luar biasa," ungkap Lagerfeld.
Baca juga: Karl Lagerfeld, Desainer Kontroversial yang Jadi Tema Met Gala 2023
"Semuanya harus sangat segar, jika tidak Nona (Choupette) duduk di depan hidangannya selama tiga perempat jam menatap saya dengan tatapan kotor, tanpa makan apa pun," sambung dia.
Choupette juga sangat menjaga kebersihannya dan patuh pada papan cakarannya. Lagerfeld mengungkapkan bahwa peliharaannya itu tidak suka sendirian dalam kegelapan, serta tidak menyukai anak-anak maupun kehadiran hewan lain.
Choupette, kucing peliharaan desainer legendaris Karl Lagerfeld, bersama pengasuhnya yang merupakan mantan pengurus rumah tangga Lagerfeld, yaitu Françoise Caçote.
"Dia adalah sosok yang memberi saya ciuman, atau melompat ke pangkuan saya, bukan sebaliknya," tambahnya.
Gaya hidup dengan standar setinggi ini rupanya telah diantisipasi dengan matang oleh Lagerfeld. Kaisar mode ini telah menyusun rencana sedemikian rupa agar kesejahteraan Choupette tersayang tetap terjamin meski dirinya telah tiada.
Harta warisan yang tertunda
Lagerfeld mewariskan Rp 4 triliun untuk tujuh sosok terdekatnya, termasuk mantan pengurus rumah tangga Lagerfeld, Françoise Caçote, demi kelangsungan hidup Choupette.
Namun, sudah tujuh tahun sejak kepergiannya, proses hukum pencairan dana menemui jalan buntu akibat masalah pajak dengan otoritas setempat.
Baca juga: Choupette, Kucing Karl Lagerfeld Bakal Hadiri Met Gala 2023
Kondisi birokrasi yang pelik ini memaksa Caçote untuk berjuang secara mandiri di jalur hukum demi menunaikan amanat mendiang.
"Mengingat rumitnya situasi, saya harus menyewa pengacara mahal untuk mengklaim warisan atas nama saya dan memastikan bahwa keinginan Karl dihormati dengan semestinya," tutur dia.
Sembari menunggu proses yang berlarut-larut, Caçote tetap bertekad memastikan peliharaan kesayangan Lagerfeld ini hidup dalam kemewahan sesuai mandat sang majikan, walau saat ini harus menyisihkan dana pribadinya terlebih dahulu.
Tag: #kisah #choupette #kucing #karl #lagerfeld #yang #dapat #warisan #triliunan #rupiah