Anak Sering Lupa Minum Saat Cuaca Panas, IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi
Ilustrasi anak dehidrasi. Dokter anak mengingatkan banyak anak lupa minum saat cuaca panas, padahal dehidrasi bisa berkembang cepat selama El Nino.(Freepik/pvproductions)
10:35
20 Mei 2026

Anak Sering Lupa Minum Saat Cuaca Panas, IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi

Cuaca panas selama El Nino membuat anak lebih mudah mengalami kekurangan cairan. Namun, banyak anak tidak menyadari tubuhnya sudah mulai dehidrasi karena terlalu asyik bermain atau beraktivitas.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orangtua untuk lebih aktif memastikan anak cukup minum selama cuaca panas ekstrem berlangsung.

Ketua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim IDAI, dr. Darmawan Budi Setyanto, Sp.A, Subsp.Respi(K), mengatakan anak termasuk kelompok yang rentan mengalami dehidrasi karena mekanisme tubuhnya belum sebaik orang dewasa dalam mengatur cairan dan suhu tubuh.

“Anak sering kali belum bisa mengenali rasa haus dengan baik. Karena itu, orangtua perlu aktif mengingatkan anak untuk minum,” ujar dr. Darmawan dalam webinar IDAI bertema “Dampak El Nino pada Kesehatan Anak” yang diikuti Kompas.com secara daring, Selasa (19/5/2026).

Menurut dia, suhu udara yang tinggi membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat, terutama ketika anak banyak bergerak di luar ruangan.

Baca juga: Anak Tetap Perlu Main di Luar saat Cuaca Panas, Ini Cara Aman Menurut Dokter

Anak bisa cepat kehilangan cairan

Darmawan menjelaskan, tubuh anak lebih mudah mengalami peningkatan suhu ketika cuaca panas.

Dalam kondisi tersebut, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak cairan melalui keringat untuk membantu menurunkan suhu tubuh. Jika cairan yang hilang tidak segera diganti, anak dapat mulai mengalami dehidrasi.

“Kadang anak masih aktif bermain, tetapi sebenarnya tubuhnya sudah kekurangan cairan,” katanya.

Ia mengatakan kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dehidrasi dapat berkembang cepat, terutama saat cuaca panas ekstrem sedang berlangsung.

Baca juga: El Nino Bukan Cuma Bikin Gerah, Risiko DBD pada Anak Juga Meningkat

Kenali tanda awal dehidrasi pada anak

Ilustrasi anak. Dokter anak mengingatkan banyak anak lupa minum saat cuaca panas, padahal dehidrasi bisa berkembang cepat selama El Nino.Freepik/bearfotos Ilustrasi anak. Dokter anak mengingatkan banyak anak lupa minum saat cuaca panas, padahal dehidrasi bisa berkembang cepat selama El Nino.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K), mengatakan orangtua perlu mengenali tanda-tanda awal dehidrasi agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Menurut dia, anak yang mulai mengalami dehidrasi biasanya tampak lebih lemas, bibir kering, mudah mengantuk, atau buang air kecil lebih sedikit dari biasanya.

Selain itu, anak juga dapat menjadi lebih rewel atau mengeluh pusing ketika berada di lingkungan panas terlalu lama.

“Kalau anak sudah terlihat sangat lemas atau sulit minum, jangan ditunda untuk diperiksakan,” ujar dr. Piprim.

Ia menambahkan, dehidrasi yang tidak segera ditangani dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan lain, termasuk heat exhaustion hingga heat stroke.

Baca juga: Cuaca Panas di Kota Besar, Lakukan 5 Hal Ini agar Tidak Dehidrasi

Cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas

Dalam webinar tersebut, IDAI membagikan beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan orangtua untuk membantu mencegah dehidrasi pada anak selama El Nino.

Darmawan menyarankan agar anak dibiasakan minum secara berkala meski belum merasa haus.

Selain itu, aktivitas luar ruangan sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari ketika suhu udara tidak terlalu tinggi.

“Kalau siang hari memang panas sekali, aktivitas di luar bisa dikurangi dulu,” katanya.

Penggunaan pakaian tipis dan mudah menyerap keringat juga dinilai dapat membantu tubuh anak tetap nyaman selama cuaca panas.

Baca juga: Lawan Suhu Panas Ekstrem dengan Cukup Air Putih

Orangtua diminta lebih waspada saat El Nino

IDAI menilai perubahan iklim dan cuaca panas ekstrem selama El Nino dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan pada anak, mulai dari dehidrasi, heat stroke, hingga gangguan akibat kualitas lingkungan yang menurun.

Karena itu, orangtua diminta lebih memperhatikan kebutuhan cairan dan kondisi tubuh anak sehari-hari.

Perlindungan kesehatan anak selama cuaca ekstrem perlu dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah.

Memastikan anak cukup minum dan tidak terlalu lama terpapar panas dapat membantu menurunkan risiko gangguan kesehatan selama El Nino berlangsung.

Tag:  #anak #sering #lupa #minum #saat #cuaca #panas #idai #ingatkan #risiko #dehidrasi

KOMENTAR