Bukan Cuek, Ini Alasan Orang Lama Balas Chat Menurut Studi
Ilustrasi main HP. Kebiasaan lama membalas chat ternyata tidak selalu karena sikap cuek, melainkan bisa dipengaruhi kondisi psikologis yang jarang disadari.(Pexels/Miriam Alonso)
21:05
10 April 2026

Bukan Cuek, Ini Alasan Orang Lama Balas Chat Menurut Studi

Orang yang lama membalas pesan sering dianggap cuek atau tidak peduli.

Padahal, keterlambatan membalas chat tidak selalu berkaitan dengan sikap atau perasaan terhadap orang lain.

Studi terbaru menunjukkan ada faktor psikologis yang membuat seseorang sulit merespons pesan dengan cepat.

Baca juga: 6 Kebiasaan Orang Finlandia, Negara Paling Bahagia di Dunia

Bukan sekadar malas, ada tekanan mental di baliknya

Melansir Your Tango (9/4/2026), orang yang lama membalas pesan biasanya sedang menghadapi dua kondisi psikologis utama. Kondisi tersebut adalah information anxiety dan psychological resistance.

Information anxiety terjadi saat otak kewalahan menerima terlalu banyak informasi sekaligus.

Kondisi ini membuat seseorang sulit fokus hingga akhirnya menunda membalas pesan.

Selain itu, ada juga kondisi psychological resistance yang membuat seseorang enggan merespons.

Dalam kondisi ini, otak cenderung “melawan” aktivitas yang dianggap sebagai beban.

Membalas pesan yang terlihat sederhana bisa terasa melelahkan secara mental. Akibatnya, seseorang memilih menunda atau bahkan tidak membalas sama sekali.

Baca juga: Bahagia Tak Selalu Soal Uang, Hidup Sederhana Justru Lebih Memuaskan

Chatting ternyata bisa menjadi sumber stres

Ilustrasi susah tidur karena main HP. Kebiasaan lama membalas chat ternyata tidak selalu karena sikap cuek, melainkan bisa dipengaruhi kondisi psikologis yang jarang disadari.Shutterstock Ilustrasi susah tidur karena main HP. Kebiasaan lama membalas chat ternyata tidak selalu karena sikap cuek, melainkan bisa dipengaruhi kondisi psikologis yang jarang disadari.

Meski terlihat praktis, komunikasi lewat pesan teks tidak selalu terasa ringan.

Psikiater dari Stanford University, Elias Aboujaoude, menjelaskan bahwa tekanan untuk membaca dan membalas pesan secara real-time dapat memicu stres.

“Salah satu penyebabnya adalah dorongan untuk membaca pesan secara langsung dan ekspektasi untuk segera merespons,” jelas Aboujaoude.

Ekspektasi tersebut membuat aktivitas chatting terasa semakin berat.

Baca juga: Psikolog Ungkap 8 Ciri Orang Dewasa Secara Emosional, Bukan Sekadar Menahan Emosi

Gen Z sering mengalami kecemasan saat membalas chat

Fenomena ini semakin terlihat pada generasi muda.

Studi tahun 2026 menunjukkan hampir setengah Gen Z lajang mengaku mengalami kecemasan saat membalas pesan.

Riset yang sama juga menemukan bahwa rata-rata orang menghabiskan sekitar 40 menit hanya untuk memikirkan satu balasan pesan penting.

Sebanyak 73 persen bahkan pernah membatalkan pesan yang sudah diketik tanpa mengirimkannya.

Baca juga: Sulit Mengendalikan Diri? Ini Cara Membangun Self-control Menurut Psikolog

Lama balas chat tidak selalu tentang hubungan

Keterlambatan membalas pesan sering kali disalahartikan sebagai tanda ketidakpedulian. Padahal, kondisi tersebut lebih berkaitan dengan cara otak memproses informasi.

Psikolog Loren Soeiro menyarankan agar tidak langsung mengambil kesimpulan negatif.

Ia menekankan bahwa alasan keterlambatan biasanya tidak ada hubungannya dengan orang yang mengirim pesan.

Cara menyikapi dan mengatasinya

Memahami alasan di balik keterlambatan membalas pesan dapat membantu menjaga hubungan tetap sehat.

Soeiro menyarankan untuk tidak langsung berasumsi buruk saat seseorang lama merespons.

Bagi yang mengalami kesulitan membalas chat, langkah sederhana seperti mengirim balasan singkat dapat membantu.

Alternatif lain adalah menyampaikan preferensi komunikasi, seperti lebih nyaman berbicara langsung atau melalui telepon.

Lama membalas pesan bukan selalu tanda sikap cuek atau tidak peduli. Faktor psikologis seperti kecemasan dan kelelahan mental dapat menjadi penyebab utamanya.

Memahami kondisi ini dapat membantu membangun komunikasi yang lebih sehat dan realistis.

Baca juga: Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog

Tag:  #bukan #cuek #alasan #orang #lama #balas #chat #menurut #studi

KOMENTAR