Olive Undertone: Tipe Kulit yang Sering Salah Shade Makeup
Memilih foundation sering terasa rumit karena warna yang terlihat pas di botol belum tentu menyatu di kulit.
Pada sebagian orang, masalah ini terjadi karena mereka memiliki olive undertone, yaitu warna dasar kulit yang sering tidak langsung masuk ke kategori warm maupun cool.
Dalam dunia kecantikan, undertone adalah warna dasar di bawah permukaan kulit yang tidak berubah meski warna kulit bisa menjadi lebih gelap atau terang akibat paparan matahari.
Menurut penjelasan American Academy of Dermatology, undertone umumnya dibagi menjadi warm, cool, dan neutral, tetapi banyak ahli kecantikan juga mengenali olive sebagai karakter undertone tersendiri karena memiliki campuran pigmen kehijauan atau keabu-abuan yang khas.
Karena sifatnya unik, pemilik olive undertone sering salah memilih foundation: shade warm terlihat terlalu kuning, sementara shade cool justru tampak abu-abu di wajah.
Tidak heran jika banyak orang baru menyadari undertone-nya setelah mencoba berbagai produk makeup.
Apa Itu Olive Undertone?
Pengertian Olive Undertone
Olive undertone adalah warna dasar kulit yang memiliki nuansa hijau, keemasan lembut, atau abu-abu halus di bawah permukaan kulit.
Undertone ini bisa muncul pada kulit terang, medium, hingga gelap, sehingga tidak selalu berkaitan dengan warna kulit tertentu.
Olive undertone berada di antara warm dan cool karena bisa terlihat hangat dalam pencahayaan tertentu, tetapi juga tampak netral atau sedikit dingin di kondisi lain.
Kenapa Olive Undertone Sering Membingungkan?
Olive undertone sering membingungkan karena banyak produk foundation di pasaran masih lebih fokus pada kategori warm, cool, dan neutral.
Akibatnya, shade yang terlihat cocok saat diuji di tangan bisa berubah menjadi terlalu kuning, oranye, atau kusam saat dipakai di wajah.
Selain itu, pencahayaan toko atau kamera juga sering membuat warna kulit olive terlihat berbeda dari aslinya.
Ciri-ciri Kulit Olive Undertone
Warna Pembuluh Darah yang Unik
Salah satu tanda paling umum adalah warna pembuluh darah yang tidak jelas biru atau hijau.
Pada olive undertone, urat di pergelangan tangan sering terlihat campuran biru kehijauan.
Jika warna pembuluh darah tampak ambigu, ini bisa menjadi petunjuk bahwa undertone kulit bukan warm atau cool murni.
Warna Kulit Terlihat Hijau atau Abu Halus
Dalam cahaya alami, kulit olive sering memiliki kesan sedikit kehijauan, keemasan redup, atau abu-abu lembut. Inilah yang membuat foundation dengan pigmen kuning biasa kadang tampak terlalu mencolok.
Beberapa orang juga merasa kulitnya terlihat “berbeda” saat difoto dibanding saat bercermin.
Reaksi Kulit terhadap Matahari
Kulit olive umumnya mudah berubah kecokelatan saat terkena matahari dan jarang memerah berlebihan
Pigmen alami pada kulit membantu proses tanning lebih cepat dibanding undertone cool.
Namun, perlindungan kulit tetap penting agar warna kulit tetap sehat dan tidak mengalami hiperpigmentasi.
Cara Mengetahui Olive Undertone
Tes Warna Pembuluh Darah
Lihat urat nadi di bawah cahaya alami. Jika warnanya tampak campuran biru, hijau, atau sulit ditentukan, kemungkinan besar Anda memiliki undertone olive atau neutral.
Tes ini sebaiknya dilakukan tanpa pencahayaan lampu kuning agar hasilnya lebih akurat.
Cocok atau Tidaknya dengan Warna Tertentu
Pemilik olive undertone biasanya terlihat cocok memakai warna earth tone, hijau zaitun, cokelat, terracotta, maroon, atau emas lembut.
Sebaliknya, beberapa warna pink yang terlalu pucat atau foundation kuning terang justru bisa membuat wajah tampak kusam.
Perbandingan dengan Warm dan Cool Undertone
Warm undertone biasanya jelas kekuningan atau keemasan, sedangkan cool undertone cenderung merah muda atau kebiruan.
Pada olive undertone, keduanya tidak terlalu dominan karena ada lapisan warna hijau halus yang membuat hasil makeup perlu penyesuaian khusus.
Baca juga: Mengenal Tan Skin: Arti, Ciri, dan Perbedaan dengan Warna Kulit Lain
Olive undertone sering bikin orang salah pilih foundation karena warnanya unik, di antara warm dan cool, sehingga makeup mudah terlihat abu atau kusam.
Warna Makeup yang Cocok untuk Olive Undertone
Foundation yang Tidak Abu-Abu
Pilih foundation dengan label olive, neutral olive, atau golden neutral jika tersedia. Formula dengan keseimbangan pigmen kuning dan netral biasanya lebih aman.
Hindari shade yang terlalu pink karena dapat membuat wajah terlihat abu-abu.
Blush dan Lipstik yang Lebih Hidup
Warna peach, coral, terracotta, rose hangat, dan merah bata biasanya bekerja baik untuk olive undertone.
Warna-warna ini membantu wajah terlihat segar tanpa bertabrakan dengan pigmen alami kulit.
Eyeshadow yang Bikin Wajah Lebih Fresh
Bronze, olive green, copper, champagne, dan cokelat hangat termasuk pilihan yang sering direkomendasikan untuk olive undertone.
Warna tersebut memberi dimensi tanpa membuat area mata tampak kusam.
Baca juga: Rekomendasi 8 Warna Cat Kuku, Cocok untuk Semua Warna Kulit
Kesalahan yang Sering Terjadi pada Olive Undertone
Salah Pilih Shade Foundation
Kesalahan paling umum adalah memilih foundation terlalu kuning atau terlalu pink. Hasilnya, wajah tampak berbeda warna dari leher.
Karena itu, tes foundation sebaiknya dilakukan di garis rahang, bukan di tangan.
Warna Makeup Terlihat Kusam
Beberapa warna makeup yang terlalu dingin atau terlalu pucat dapat membuat olive undertone kehilangan kesan segar.
Jika hasil makeup terlihat “flat”, biasanya masalahnya ada pada undertone produk, bukan pada intensitas warnanya.
Memahami olive undertone membantu proses memilih makeup menjadi jauh lebih mudah.
Dengan mengenali karakter warna dasar kulit, hasil foundation akan terlihat lebih natural, warna blush lebih hidup, dan keseluruhan tampilan wajah tampak seimbang.
Tag: #olive #undertone #tipe #kulit #yang #sering #salah #shade #makeup