Arumi Bachsin Pakai Busana Tenun yang Didesain Sendiri
Penampilan Arumi Bachsin di Pembukaan INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).(KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA)
19:35
4 Februari 2026

Arumi Bachsin Pakai Busana Tenun yang Didesain Sendiri

- Penampilan Arumi Bachsin saat menghadiri pembukaan pameran kerajinan tangan terbesar di Indonesia, INACRAFT 2026, menjadi sorotan.

Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak itu hadir dengan busana bernuansa etnik modern yang mencerminkan kecintaannya pada kain tradisional Nusantara, khususnya tenun.

Di tengah suasana yang ramai oleh perajin dan pengunjung, Arumi tampak percaya diri berjalan menyusuri area pameran. 

Pilihan busana yang dikenakannya terlihat sederhana, namun kaya detail dan makna, selaras dengan semangat INACRAFT sebagai ruang pertemuan tradisi dan inovasi.

Baca juga: Arumi Bachsin Ajak UMKM Fesyen Lokal Bangkit dan Bersaing di Pasar Global

Busana Tenun bernuansa lembut dan feminin

Penampilan Arumi Bachsin di Pembukaan INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Penampilan Arumi Bachsin di Pembukaan INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

Pada kesempatan tersebut, Arumi mengenakan busana satu set berpotongan rapi dengan dominasi warna peach lembut. 

Siluetnya tampak klasik dengan sentuhan modern, menampilkan atasan blouse berkerah tinggi dengan detail kancing di bagian depan serta bawahan selutut yang memberi kesan formal namun tetap ringan.

Bagian tengah busana menjadi fokus utama karena dihiasi motif kain tenun bermotif geometris khas Indonesia. 

Warna-warna pastel seperti krem, biru muda, dan sentuhan kuning tampak berpadu harmonis, menghadirkan kesan hangat. Motif tenun ini memberi dimensi visual yang kuat tanpa membuat tampilan terlihat berlebihan.

Baca juga: Gaya Arumi Bachsin Berkebaya, Dampingi Emil Dardak Saat Pelantikan

Cerita di balik outfit Arumi Bachsin

Penampilan Arumi Bachsin di Pembukaan INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Penampilan Arumi Bachsin di Pembukaan INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

Arumi mengungkapkan, busana yang dikenakannya merupakan hasil idenya yang kemudian direalisasikan oleh penjahit. 

Beberapa waktu belakangan, perempuan 31 tahun itu tengah jatuh cinta dengan kain tenun khas Indonesia.

“Outfitnya ini jahit sendiri. Tapi kainnya ini spesial. Aku lagi suka banget sama tenun dari seluruh Indonesia, terutama tenun Jatim, yaitu dari Kediri, Lamongan, dan lainnya,” jelas Arumi saat ditemui Kompas.com di acara INACRAFT 2026, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

Baca juga: Menjaga Identitas Budaya Sumba Lewat Tenun Warna Alam

Ia juga mengungkapkan, kain tenun yang digunakan kali ini berasal dari daerah di luar Jawa Timur, yang biasa ia gunakan. 

“Untuk kali ini aku pakai tenun dari daerah tetangga, kalau enggak dari NTT atau NTB, aku agak lupa, karena kalau aku suka langsung beli aja gitu,” ujarnya.

Ketertarikan Arumi terhadap kain tradisional juga bersifat dinamis. Ada kalanya ia mengenakan batik berturut-turut, begitu juga dengan tenun.

“Aku memang ada masanya, kalau lagi suka batik, maka aku pakai batik terus. Tapi kalau lagi suka sama tenun, aku juga bakal pakai terus,” tambahnya.

Baca juga: 6 Tantangan Melestarikan Tenun Batak ke Generasi Muda Menurut TobaTenun

Selendang Tenun yang diolah jadi busana

Penampilan Arumi Bachsin di Pembukaan INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Penampilan Arumi Bachsin di Pembukaan INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

Menariknya, Arumi membagikan cerita unik di balik desain busana yang dikenakannya.

“Fun fact, bagian tengah baju ini tuh sebenarnya selendang tenunnya. Kalau kain itu enggak terlalu panjang kaya kain polos, jadi kalau buat dress, kainnya enggak cukup,” ungkap Arumi.

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan ukuran kain justru menjadi tantangan kreatif. Ibu tiga anak ini menginginkan kombinasi kain biasa dengan kain tenun agar menciptakan busana yang modern tapi tetap ada sentuhan tradisional.

“Kebetulan waktu itu aku beli satu set kain biasa dan tenun yang seharusnya jadi kain kebaya. Tapi aku pengin dijadikan satu set baju, akhirnya diusahakan agar selendangnya bisa jadi satu set atasan dan bawahan,” tuturnya.

Perpaduan kain polos dan tenun berhasil menciptakan tampilan yang rapi, proporsional, dan tetap fungsional untuk aktivitas di acara pameran.

Baca juga: Gaya Elegan Selvi Ananda di Inacraft 2026 dalam Balutan Batik Kawung

Sentuhan akhir yang sederhana dan elegan

Untuk melengkapi penampilannya, Arumi memilih sepatu hak tinggi berwarna hitam dengan desain klasik. 

Pilihan ini memberi kesan formal sekaligus menyeimbangkan warna busana yang lembut. Rambut ditata rapi dengan gaya half up-do dengan poni ke samping.

Sementara itu, riasan wajah terlihat natural dan segar, selaras dengan busananya yang cerah. 

OOTD Arumi Bachsin di pembukaan INACRAFT 2026 merepresentasikan gaya yang modern tapi tetap ada nilai budaya. 

Lewat busana tenun yang dirancang sendiri, Arumi menunjukkan bahwa kain tradisional dapat tampil modern dan relevan dalam berbagai kesempatan.

Baca juga: Menteri Widiyanti Sebut Wastra Nusantara Jadi Daya Tarik Turis Asing

INACRAFT 2026, Panggung Kriya Nusantara

Suasana di hari Pembukaan INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Suasana di hari Pembukaan INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

INACRAFT 2026 digelar di Jakarta Convention Center (JCC) sebagai ajang tahunan yang mempertemukan perajin, pelaku UMKM, dan pencinta kriya dari berbagai daerah. 

Pameran ini dikenal sebagai ruang promosi sekaligus apresiasi terhadap kerajinan tangan Indonesia, mulai dari tenun, batik, hingga produk kriya kontemporer.

Acara ini resmi di gelar hari ini, 4 Februari 2026 hingga 8 Februari 2026 mendatang. Ada ribuan kerajinan dari UMKM berbagai daerah di Indonesia yang dipamerkan di event ini.

Kehadiran Arumi Bachsin dalam pembukaan INACRAFT 2026 mempertegas dukungan terhadap subsektor kriya yang terus berkembang. 

Lewat busana tenun rancangan sendiri, Arumi tidak hanya menampilkan gaya personal yang elegan, tetapi juga membawa pesan bahwa kain tradisional dapat tampil modern, adaptif, dan relevan di ruang publik.

Baca juga: Mengenal Ulos Tumtuman dan Sadum, Dua Wastra dengan Teknik Jungkit

Tag:  #arumi #bachsin #pakai #busana #tenun #yang #didesain #sendiri

KOMENTAR