China Bujuk Iran Buka Selat Hormuz, Minta Jamin Keselamatan
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, usai melakukan pertemuan bilateral di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2024). (KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)
11:36
16 April 2026

China Bujuk Iran Buka Selat Hormuz, Minta Jamin Keselamatan

- China mendesak Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz yang telah diblokadenya sejak akhir Februari 2026.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi kepada Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melalui sambungan telepon pada Rabu (15/4/2026).

Wang Yi mengatakan, ia meminta Araghchi untuk berupaya memulihkan navigasi normal di Selat Hormuz, seperti dilansir Al Jazeera, Kamis (16/4/2026).

Baca juga: Trump Pastikan China Tidak Akan Kirim Bantuan Senjata ke Iran


Menurutnya, penting untuk menjaga dan menghormati kedaulatan dan keamanan Iran di selat tersebut.

Namun, kebebasan dan keselamatan navigasi juga harus dijamin karena ada kepentingan internasional yang luas terkait pemulihan jalur air tersebut.

Wang menambahkan, China bersedia untuk melanjutkan upaya untuk meredakan ketegangan dan mempromosikan peningkatan hubungan antar negara-negara di kawasan tersebut.

Baca juga: China Luncurkan Pulau Terapung Buatan Pertama di Dunia, Diklaim Anti-badai

Iran secara efektif menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan gabungan yang dilakukan AS-Israel pada 28 Februari 2026.

Kemudian, militer Amerika Serikat ikut memblokade selat Hormuz sejak Senin (13/4/2026) setelah perundingan Washington dan Teheran di Pakistan menemui jalan buntu.

China beri usulan untuk perdamaian di Timur Tengah

Presiden China Xi Jinping melambaikan tangan saat bertemu Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam To Lam di Hanoi, 14 April 2025.AFP/POOL/NHAC NGUYEN Presiden China Xi Jinping melambaikan tangan saat bertemu Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam To Lam di Hanoi, 14 April 2025.

Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping juga mengusulkan beberapa poin terkait perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, Selasa (14/4/2026).

“Otoritas hukum internasional harus dijaga; hukum internasional tidak boleh diterapkan secara selektif atau diabaikan ketika tidak menguntungkan, dan dunia tidak boleh dibiarkan kembali ke hukum rimba,” kata Xi dikutip dari CNN, Selasa (14/4/2026).

Ini menjadi komentar Xi yang paling substansial mengenai keamanan Timur Tengah sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026 lalu.

Baca juga: China Bantah Tuduhan Dukung Militer Iran, Ancam Balas Tarif AS

Xi menegaskan bahwa China akan terus memainkan peran konstruktif dan keamanan Timur Tengah harus dihormati.

“Kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah negara-negara Teluk di Timur Tengah harus dihormati dengan tulus,” kata Xi.

China juga menyerukan agar supremasi hukum internasional ditegakkan dan tidak diterapkan secara selektif.

Xi menegaskan, kedaulatan negara harus dijunjung tinggi, termasuk melindungi keselamatan personel, fasilitas, dan lembaga semua negara, serta harus ada koordinasi antara keamanan dan pembangunan.

Tag:  #china #bujuk #iran #buka #selat #hormuz #minta #jamin #keselamatan

KOMENTAR