Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik, Pupus Harapan Diplomasi Seoul
Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un saat menyaksikan peluncuran artileri roket 600mm super-besar di lokasi yang tak disebutkan di Korea Utara, 31 Mei 2024.(KCNA/KNS via AFP)
11:48
8 April 2026

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik, Pupus Harapan Diplomasi Seoul

- Korea Utara menembakkan beberapa rudal balistik ke arah laut di lepas pantai timurnya pada Rabu (7/4/2026).

Tembakan rudal balistik ini memupus harapan mencairnya hubungan antara Seoul dan Pyongyang.

Dikutip dari Reuters, Rabu, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) mengonfirmasi bahwa rudal-rudal tersebut ditembakkan sekitar pukul 08.50 waktu setempat dari wilayah Wonsan. 

Proyektil itu dilaporkan menempuh jarak sejauh 240 kilometer sebelum jatuh ke perairan.

Peluncuran ini menyusul deteksi aktivitas serupa sehari sebelumnya di dekat Pyongyang, di mana sebuah proyektil diduga mengalami kegagalan teknis setelah menunjukkan anomali pada fase awal penerbangan.

Baca juga: Presiden Korsel Ungkap Penyesalan ke Korut, Tuai Respons Adik Kim Jong Un

Korsel gelar pertemuan darurat

Merespons tindakan tersebut, Istana Kepresidenan Korea Selatan (Blue House) segera menggelar pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional. 

Seoul mengecam keras aksi tersebut dan menyebutnya sebagai provokasi nyata yang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

Mereka mendesak Pyongyang untuk mengakhiri uji coba tersebut.

Baca juga: Intel Korsel Sebut Korut Menjauh sebagai Sekutu Iran, Ini Sebabnya

Menurut kantor berita Yonhap Korea Selatan, mengutip pejabat militer, proyektil yang diluncurkan pada Selasa terbang ke arah timur sebelum menunjukkan tanda-tanda anomali pada tahap awal penerbangan dan menghilang.

JCS juga berpendapat, kemungkinan besar itu adalah rudal balistik yang bisa berujung pada kegagalan setelah peluncuran.

Korea Selatan biasanya segera mengumumkan peluncuran rudal balistik Korea Utara, karena uji coba tersebut melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB terhadap program rudal balistik Korea Utara.

Korea Utara menolak larangan PBB dan menyatakan hal itu melanggar hak kedaulatannya untuk membela diri.

Baca juga: Korsel Minta Perlindungan Negara Teluk untuk Kapalnya di Selat Hormuz

Korut tegaskan sikapnya

Adik Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, yakni Kim Yo Jong, saat menghadiri resepsi di Aula Besar Rakyat di Beijing, China, 3 September 2025.AFP/JADE GAO Adik Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, yakni Kim Yo Jong, saat menghadiri resepsi di Aula Besar Rakyat di Beijing, China, 3 September 2025.

Peluncuran rudal ini terjadi setelah pernyataan seorang pejabat tinggi Korea Utara yang menilai tidak ada perubahan dalam sikap permusuhannya terhadap Seoul, meskipun ada harapan akan mencairnya hubungan.

Jang Kum Chol, seorang pejabat senior di kementerian luar negeri Korea Utara, mengatakan bahwa Korea Selatan sedang berangan-angan jika mengira Pyongyang siap melihat Seoul sebagai sesuatu selain musuh.

"Identitas ROK, negara musuh yang paling memusuhi DPRK, tidak akan pernah berubah dengan kata-kata atau perilaku apa pun," kata Jang seperti dikutip oleh media pemerintah KCNA, menggunakan akronim resmi untuk nama Korea Selatan dan Korea Utara.

Baca juga: Pesan Tersembunyi Video Kim Ju Ae, Sinyal Suksesi Korut Makin Jelas

Komentar tersebut bertolak belakang dengan pernyataan dari Korea Utara pada Senin (6/4/2026) yang mengatakan bahwa Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung sangat beruntung dan bijaksana karena menyampaikan penyesalan kepada Pyongyang atas serangan pesawat tak berawak awal tahun ini.

Sebagian pihak di Seoul melihat pernyataan itu sebagai tindakan rekonsiliasi yang langka dari Korea Utara setelah puluhan tahun permusuhan. 

Kedua negara secara teknis masih dalam keadaan perang setelah konflik tahun 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata.

Namun, Jang mengatakan bahwa pernyataan yang dikeluarkan oleh saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, sama dengan peringatan kepada Seoul.

Mereka menolak interpretasi bahwa pernyataan itu mencerminkan niat baik.

Tag:  #korea #utara #tembakkan #rudal #balistik #pupus #harapan #diplomasi #seoul

KOMENTAR