Dilaporkan Hilang di Australia, WNI Ditemukan Tewas
Seorang perempuan Indonesia yang tinggal wilayah Dandenong, sekitar 36 kilometer dari Melbourne, Australia dikenang sebagai ibu yang penuh kasih sayang yang "pantas mendapatkan kehidupan yang aman, bahagia, dan damai."
Menurut polisi, Eva Lasrini, yang berusia 53 tahun, dilaporkan hilang pada hari Kamis (2/4/2026) setelah ia hilang kontak dengan keluarganya.
Seorang pria berusia 67 tahun telah didakwa dengan tuduhan pembunuhan atas kematiannya.
Baca juga: Kisah Pilu Wanita Indonesia Jadi Budak di Australia
Gail Porter, teman dari Eva Lasrini, mulai melakukan penggalangan dana untuk membantu kedua anak Eva, Evindra dan Vanya, yang tinggal di Indonesia "dengan dukungan dan sumber daya yang sangat terbatas."
"Tanpa keluarga lain yang dapat diandalkan, mereka menghadapi kehilangan yang memilukan ini sepenuhnya sendirian," tulis Gail di situs GoFundMe.
"Evindra dan Vanya tidak hanya kehilangan ibu mereka, tetapi juga sumber utama cinta dan pendukung mereka."
Juru bicara Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melbourne mengatakan kepada ABC bahwa pihaknya bekerja sama dengan Departemen Dalam Negeri Australia dan Kepolisian Victoria untuk mempercepat proses pemberian visa Australia untuk kedua Eva.
Eva, yang pindah ke Australia dari Indonesia, pernah menulis sebuah unggahan di media sosial bulan Februari lalu, yang mengatakan sedang belajar bahasa Inggris, serta mengatakan bahwa ia sangat sibuk tetapi antusias untuk belajar.
"Pemerintah Australia sudah memberi saya kesempatan besar untuk meningkatkan nilai diri dan memperbaiki diri, dan saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu," tulisnya.
Baca juga: Iran Izinkan Kapal-kapal Irak Melewati Selat Hormuz, Bagaimana dengan Indonesia?
Pada Sabtu (4/4/2026) sore, detektif dari Unit Orang Hilang menemukan jenazah Eva Lasrini di sekitar Little River Road dan Princes Freeway di Little River, sekitar 46 kilometer dari pusat kota Melbourne.
Polisi mengatakan, jenazah tersebut belum diidentifikasi secara resmi, tetapi diyakini sebagai jenazah dari perempuan yang pernah dilaporkan hilang.
Pada Jumat (3/4/2026), petugas Kepolisian Victoria menangkap Allen Keys di bandara Melbourne sebelum ia terbang ke luar negeri dan menahannya dengan tuduhan pembunuhan.
Allen menjalani persidangan di Pengadilan Magistrat Melbourne Sabtu kemarin, dan ditahan untuk kembali menjalani persidangan pada tanggal 10 Agustus mendatang.
Kedutaan Besar Indonesia di Canberra sudah dihubungi untuk dimintai komentar.
Baca juga: UNIFIL Diserang Lagi, PBB Konfirmasi 3 Prajurit Indonesia Terluka
Artikel ini telah dimuat di ABC Indonesia dengan judul Perempuan Indonesia Ditemukan Tewas di Australia, Dikenang Sebagai Ibu yang Penyayang.