Bantuan Datang untuk Iran, Paramiliter Irak Angkat Senjata Lawan AS
Para anggota kelompok bersenjata Kataeb Hezbollah saat menggotong peti mati rekan mereka yang tewas dalam serangan udara Amerika Serikat, ketika dimakamkan di Baghdad, 26 Desember 2023. Kataeb Hezbollah menyatakan akan mendukung Iran dalam risiko perang terbaru melawan AS.(AFP/AHMAD AL RUBAYE)
20:00
28 Februari 2026

Bantuan Datang untuk Iran, Paramiliter Irak Angkat Senjata Lawan AS

- Paramiliter Irak, Kataeb Hezbollah, akan segera memulai serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat, sebagai tanggapan atas serangan gabungan AS-Israel ke Iran.

Kataeb Hezbollah adalah salah satu kelompok terbesar dalam Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), yang didirikan pada 2014 untuk menghentikan kemajuan pesat ISIL atau ISIS saat itu.

Saat ini, dua prajurit mereka tewas dalam serangan udara yang menghantam pangkalan Jurf Al Sakher, juga dikenal sebagai Jurf Al Nasr, di Irak selatan, menurut laporan Al Jazeera, Sabtu (28/2/2026).

Baca juga: Awal Mula Israel-AS Serang Iran, Picu Konflik Luas Timur Tengah

Sebelumnya pada Kamis (26/2/2026), Kataeb Hezbollah memerintahkan seluruh personelnya bersiap menghadapi eskalasi militer yang dinilai semakin berbahaya.

“Di tengah ancaman Amerika dan peningkatan kekuatan militer yang menunjukkan eskalasi berbahaya di wilayah tersebut, perlu (bagi semua personel) untuk bersiap menghadapi potensi gesekan perang yang panjang,” demikian bunyi pernyataan kelompok itu, dikutip dari kantor berita AFP.

Peringatan juga diarahkan langsung kepada Washington dengan ancaman potensi “kerugian besar” apabila perang benar-benar pecah.

Seorang komandan dalam faksi bersenjata kuat tersebut mengatakan kepada AFP, kelompoknya sangat mungkin akan campur tangan apabila Iran diserang.

Komandan itu menegaskan, pihaknya memandang Iran sebagai elemen strategis bagi kepentingan mereka sendiri.

Menurut dia, setiap serangan terhadap negara tersebut secara langsung mengancam mereka.

Baca juga: Peta Kekuatan Iran vs Israel-AS: Adu Canggih Rudal Bawah Tanah dan Jet Tempur

Turun gunung

Prajurit paramiliter Hashed Al Shaabi saat konvoi pemakaman salah satu anggota Kataeb Hezbollah, Hassan Hammadi Al Amiri, di Baghdad, Irak, pada 26 Desember 2023.AFP/AHMAD AL RUBAYE Prajurit paramiliter Hashed Al Shaabi saat konvoi pemakaman salah satu anggota Kataeb Hezbollah, Hassan Hammadi Al Amiri, di Baghdad, Irak, pada 26 Desember 2023.Sikap ini menandai kemungkinan perubahan pendekatan Kataeb Hezbollah dibandingkan konflik sebelumnya.

Kelompok-kelompok bersenjata Irak yang dikenai sanksi AS tidak terlibat dalam perang 12 hari antara Israel dan Iran tahun lalu.

Namun kali ini, komandan Kataeb Hezbollah menyatakan, sikap mereka bisa berbeda.

Ia mengatakan, kelompoknya tidak akan terlalu menahan diri, terutama apabila serangan AS bertujuan menggulingkan rezim di Teheran.

Baca juga: Akhirnya Turun Gunung, Pasukan Kuat Tetangga Iran Ini Akan Bantu Lawan AS

Kombinasi tangkapan layar dari situasi di Iran setelah serangan Israel ke Teheran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan gabungan Amerika Serikat-Israel menghantam sejumlah target, termasuk lokasi dekat kantor Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.AFP Kombinasi tangkapan layar dari situasi di Iran setelah serangan Israel ke Teheran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan gabungan Amerika Serikat-Israel menghantam sejumlah target, termasuk lokasi dekat kantor Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.Selama berbulan-bulan dalam perang Israel-Hamas di Gaza, kelompok-kelompok yang didukung Iran melancarkan serangan terhadap pasukan AS di kawasan tersebut.

Sebagian besar upaya serangan terhadap Israel juga dilakukan, meski banyak yang gagal.

Tekanan dari AS serta meningkatnya tekanan domestik kemudian membuat rangkaian serangan tersebut berhenti.

Pada saat yang sama, desakan agar kelompok-kelompok bersenjata itu melucuti senjata juga semakin kuat.

Kelompok-kelompok yang didukung Iran diketahui menjadi bagian dari “poros perlawanan”, aliansi yang mencakup Hizbullah di Lebanon, Hamas di Gaza, serta kelompok Houthi di Yaman.

Baca juga: UEA Marah Dirudal Iran, Ancam Respons Keras ke Teheran

Tag:  #bantuan #datang #untuk #iran #paramiliter #irak #angkat #senjata #lawan

KOMENTAR