Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
Ledakan di Jufair, Bahrain yang merupakan markas besar Armada ke-5 NAVY AS (kiri) dan peta serangan rudal Iran di wilayah Israel, Sabtu (28/2/2026) sore. [Suara.com]
17:32
28 Februari 2026

Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel

Baca 10 detik
  • Iran membalas serangan udara AS dan Israel pada Sabtu (26/2/2026) dengan menembakkan sedikitnya 75 rudal ke Israel sore harinya.
  • Iran juga menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di Jufair, Bahrain, yang merupakan lokasi Armada Kelima AS berada.
  • Serangan balasan masif ini memicu sirene peringatan di seluruh Israel, memaksa warga mencari perlindungan di bungker darurat.

Iran tidak menunggu lama untuk membalas agresi Amerika Serikat dan Israel di wilayahnya, Sabtu (26/2/2026).

Serangan udara yang dilakukan AS dan Israel ke Teheran dan kota-kota besar lainnya pada Sabtu pagi, langsung dibalas oleh tembakan rudal Iran pada sore hari.

Press TV melansir, sedikitnya 75 rudal ditembakkan Iran ke wilayah Israel. 

Tak hanya itu, Iran juga bahkan menembakkan rudal ke pangkalan militer AS di Bahrain.

Ledakan paling jelas terdengar di daerah Jufair, Bahrain, yang merupakan pangkalan angkatan laut AS dan markas besar Armada ke-5 berada.

75 Rudal Balistik

Langit di atas wilayah utara Israel berubah menjadi medan tempur yang mencekam pada Sabtu sore, 28 Februari 2026.

Ledakan-ledakan hebat mengguncang kawasan tersebut saat militer Israel berupaya keras mencegat gelombang rudal yang datang dari arah Iran.

Serangan masif ini merupakan respons langsung Teheran setelah beberapa jam sebelumnya Israel, dengan dukungan penuh Amerika Serikat, melancarkan serangan udara skala nasional ke berbagai wilayah strategis di Iran.

Laporan dari media Iran, Press TV, menyebutkan bahwa Teheran telah meluncurkan antara 30 hingga 75 rudal balistik dan jarak jauh yang diarahkan ke titik-titik vital di dalam wilayah Israel.

Skala serangan ini menandai salah satu konfrontasi militer paling langsung dan paling besar dalam sejarah perseteruan kedua negara tersebut.

Sirene Kematian dan Respons Cepat IDF

Melansir laporan Al Jazeera, rentetan ledakan mulai terdengar sesaat setelah Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan bahwa mereka telah mengaktifkan seluruh lapisan sistem pertahanan udara untuk menjatuhkan proyektil-proyektil yang datang dari Iran.

Raungan sirene peringatan serangan udara dilaporkan terdengar di hampir seluruh distrik, mulai dari Galilea di utara hingga wilayah tengah yang padat penduduk.

Pihak IDF secara resmi mengonfirmasi bahwa serangan balasan Iran telah dimulai. Dalam sebuah pernyataan darurat yang disiarkan secara luas, militer Israel memberikan instruksi ketat kepada masyarakat sipil.

"Sirine sudah dibunyikan di beberapa daerah setelah kami mengidentifikasi rudal Iran sedang menuju Israel," kata keterangan resmi IDF.

Di berbagai kota besar seperti Tel Aviv, Haifa, dan Yerusalem, warga segera berhamburan menuju bungker-bungker bawah tanah.

Kepanikan sempat terjadi di pusat perbelanjaan dan area publik lainnya mengingat serangan ini terjadi di siang hari bolong, mengikuti pola serangan Israel sebelumnya ke Teheran.

Editor: Bernadette Sariyem

Tag:  #iran #markas #besar #angkatan #laut #lalu #tembakkan #rudal #israel

KOMENTAR