Segudang Manfaat Jeruk Bali yang Jarang Diketahui Oleh Banyak Orang
Ilustrasi jeruk bali. (Sumber: freepik).
20:18
31 Maret 2024

Segudang Manfaat Jeruk Bali yang Jarang Diketahui Oleh Banyak Orang

Jeruk Bali, varietas jeruk asli dari Bali, Indonesia, memiliki kulit tebal dan berwarna oranye cerah.

Rasanya manis dan segar dengan sedikit keasaman, menjadikannya pilihan populer baik langsung maupun sebagai jus. 

Selain lezat, jeruk Bali juga kaya akan nutrisi penting, terutama vitamin C. Konsumsi jeruk Bali dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan yang signifikan.

Kandungan Nutrisi Jeruk Bali

Dikutip dari alodokter.com, Minggu (31/3), selain mengandung vitamin C yang kaya, sebuah jeruk Bali berukuran 610 gram mengandung nutrisi berikut: 

  1. Kalori: 231

  2. Lemak: 0,2 gram

  3. Sodium: 6 miligram

  4. Karbohidrat: 60 gram

  5. Serat: 6 gram

  6. Gula: 12,5 gram

  7. Protein: 4,6 gram

  8. Riboflavin: 12,6% kebutuhan harian

  9. Thiamine: 17,3% kebutuhan harian

  10. Vitamin C: 412% kebutuhan harian

  11. Tembaga: 32% kebutuhan harian

  12. Kalium: 28% kebutuhan harian

Kandungan nutrisi ini menjelaskan mengapa jeruk Bali memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Manfaat Jeruk Bali bagi Kesehatan

Dikutip dari halodoc.com, Minggu (31/3), jeruk bali, dengan beragam nutrisi yang dimilikinya, memiliki sejumlah manfaat penting untuk kesehatan tubuh yang tidak boleh diabaikan. Berikut 11 manfaat jeruk bali untuk kesehatan tubuh.

  1. Meningkatkan fungsi pencernaan

Dalam 610 gram jeruk bali, terdapat 6 gram serat. Kebutuhan harian rata-rata akan serat adalah sekitar 25 gram.

Satu sajian buah ini dapat memenuhi hampir seperempat kebutuhan serat harian, yang penting untuk kelancaran pencernaan dengan mencegah sembelit. Serat juga merangsang pertumbuhan bakteri usus yang sehat.

  1. Mendukung pengelolaan berat badan

Jeruk bali merupakan buah rendah kalori, cocok bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Selain itu, kaya akan protein dan serat, membantu merasa kenyang lebih cepat, mendukung upaya penurunan berat badan.

  1. Kaya akan antioksidan

Selain vitamin C, jeruk bali juga mengandung senyawa antioksidan seperti naringenin, naringin, dan likopen. Likopen, salah satu jenis karotenoid, memberikan warna merah dan merah muda pada varietas jeruk bali. 

Studi "Effect of fruit development stages on antioxidant properties and bioactive compounds in peel, pulp and juice of grapefruit varieties" menunjukkan bahwa fitokimia dan antioksidan alami dalam jeruk bali dapat melawan kerusakan oksidatif, mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker. 

Meskipun demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami efektivitasnya secara menyeluruh.

  1. Menurunkan kolesterol LDL

Jeruk bali dapat mendukung kesehatan jantung dengan mengurangi kadar kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL) dan trigliserida, lemak darah yang berkontribusi pada penyakit jantung. 

Kandungan tinggi vitamin C dalam jeruk bali diyakini berperan dalam efek ini. Studi pada tahun 2008 juga menunjukkan bahwa vitamin C dapat menjadi terapi yang efektif dalam menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida.

  1. Mendukung sistem kekebalan tubuh

Dengan kandungan tinggi vitamin C, jeruk bali berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin C memiliki sifat antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari serangan bakteri dan virus. 

Buah ini juga mengandung vitamin A, yang terbukti efektif dalam melawan peradangan dan infeksi.

Selain itu, kombinasi vitamin B, zinc, tembaga, dan besi dalam jeruk bali berkontribusi pada fungsi sistem kekebalan tubuh, termasuk menjaga integritas kulit sebagai pertahanan terhadap infeksi.

  1. Meningkatkan kesehatan jantung

Konsumsi jeruk bali dapat berkontribusi pada kesehatan jantung. Meneliti jeruk bali sebanyak 3 kali sehari selama 6 minggu telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah, yang menguntungkan kesehatan jantung. 

Kandungan potasium dan mineral dalam jeruk bali memberikan manfaat bagi jantung, sementara asupan kalium yang memadai berkaitan dengan penurunan risiko hipertensi. 

Selain itu, serat dalam jeruk bali tidak hanya baik untuk pencernaan, tetapi juga membantu menurunkan kadar kolesterol, yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.

  1. Meningkatkan kesehatan kulit

Vitamin C berperan dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, penuaan, dan peradangan.

Biasanya ditemukan dalam produk serum kulit, vitamin C membantu menyembuhkan kulit, mengurangi noda hitam, dan meratakan tekstur kulit. 

Jeruk bali, dengan kandungan vitamin C-nya, merangsang produksi kolagen tubuh, yang esensial untuk menjaga kelembapan kulit, mengurangi garis-garis halus, dan meningkatkan perawatan kulit.

  1. Mendukung kesehatan tulang

Kaya akan mineral seperti kalsium dan magnesium, jeruk bali penting untuk kesehatan tulang. Kalsium memperkuat struktur tulang, sementara magnesium membantu dalam penyerapan kalsium.

Dengan mengonsumsi jeruk bali secara teratur, Anda dapat menjaga kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis.

  1. Menjaga kesehatan gigi dan gusi

Vitamin C berperan dalam mengurangi peradangan pada gusi, mencegah penyakit gusi, dan memperkuat jaringan ikat pada gigi.

Mengonsumsi jeruk bali secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan mulut, merawat gusi, dan menjaga kesehatan gigi.

  1. Mengurangi risiko anemia

Kekurangan zat besi adalah faktor utama penyebab anemia, yang terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat.

Mengonsumsi jeruk bali yang kaya akan vitamin C dan zat besi dapat membantu mencegah anemia dan meningkatkan kesehatan darah.

Selain jeruk bali, beberapa buah lain juga dapat membantu mencegah anemia.

  1. Meningkatkan kesehatan mata

Jeruk bali mengandung vitamin A yang penting untuk menjaga kesehatan mata. Vitamin A mendukung penglihatan normal dan membantu mencegah masalah mata seperti rabun senja dan katarak.

Editor: Hanny Suwindari

Tag:  #segudang #manfaat #jeruk #bali #yang #jarang #diketahui #oleh #banyak #orang

KOMENTAR