Mengenal Thromboelastography, Alat Identifikasi Pembekuan Darah pada Pasien Jantung dan Kehamilan Berisiko
Thromboelastography (TEG) (Dok. Siloam)
21:12
24 Desember 2025

Mengenal Thromboelastography, Alat Identifikasi Pembekuan Darah pada Pasien Jantung dan Kehamilan Berisiko

- Pemeriksaan pembekuan darah penting dalam penanganan penyakit jantung dan kehamilan berisiko tinggi.

Gangguan pada proses ini dapat meningkatkan risiko perdarahan maupun penyumbatan pembuluh darah yang berbahaya bagi pasien.

Salah satu alat yang kini digunakan untuk pemeriksaan pembekuan darah secara menyeluruh adalah Thromboelastography (TEG). 

Pemeriksaan ini memberikan gambaran kondisi pembekuan darah secara real time, mulai dari pembentukan hingga kekuatan dan peluruhan bekuan darah.

“TEG adalah metode pemeriksaan pembekuan darah menggunakan metode viscoelastometric yang dapat mengevaluasi fungsi pembekuan darah secara real time,” jelas dokter spesialis Patologi Klinik dari Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Petty Atmadja, Sp.PK., dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (24/12/2025).

“Dengan menilai kaskade koagulasi, agregasi trombosit, interaksi trombosit-fibrin, kekuatan bekuan darah, hingga peluruhannya,” sambungnya.

Berbeda dengan pemeriksaan darah konvensional, TEG memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai kondisi pembekuan darah pasien. Data ini membantu dokter menentukan diagnosis serta terapi yang lebih tepat.

Di Jakarta, Siloam Hospitals TB Simatupang menjadi rumah sakit swasta pertama yang menghadirkan layanan laboratorium TEG. 

Kehadiran layanan ini ditujukan untuk memperkuat diagnostik, terutama pada pasien dengan penyakit kardiovaskular dan kehamilan berisiko tinggi.

Bermanfaat bagi pasien jantung

Pada pasien dengan gangguan jantung dan pembuluh darah, pembekuan darah menjadi faktor krusial dalam pengobatan. 

Pasien yang telah menjalani operasi jantung atau pemasangan ring jantung umumnya membutuhkan terapi antikoagulan atau antiplatelet.

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Isabella Lalenoh, Sp.JP. mengatakan bahwa pemeriksaan TEG membantu dokter menyesuaikan terapi pengencer darah sesuai kondisi masing-masing pasien.

“Di bidang kardiologi, TEG dapat membantu dokter mendapatkan informasi proses pembekuan darah secara cepat, sehingga dapat merekomendasikan terapi yang dikustomisasi sesuai kondisi pasien, contohnya penggunaan obat pengencer darah pada pasien yang dipasang ring jantung,” jelasnya.

Selain itu, TEG juga digunakan untuk memantau pembekuan darah pada pasien yang menggunakan alat bantu jantung atau jantung buatan, serta memperkirakan risiko perdarahan sebelum tindakan medis dilakukan.

Peran TEG pada kehamilan berisiko

Pemeriksaan TEG juga berperan penting pada ibu hamil, terutama pada kehamilan dengan risiko preeklamsia. 

Kondisi ini berkaitan erat dengan gangguan pembekuan darah yang dapat membahayakan ibu dan janin.

Spesialis Obstetri dan Ginekologi Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Andre Viscountie Saputra, Sp.OG., menjelaskan bahwa TEG dapat membedakan pembekuan darah normal pada ibu hamil dengan kondisi yang tidak normal akibat preeklamsia.

“Pemeriksaan TEG memberikan informasi yang lebih jelas dan membedakan kondisi pembekuan darah yang normal pada ibu hamil dengan kondisi pembekuan darah yang tidak normal akibat preeklamsia,” ungkapnya.

Dengan begitu, gangguan pembekuan darah bisa terdeteksi lebih awal. Hasil TEG juga membantu dokter menilai tingkat keparahan preeklamsia serta memantau perkembangan kondisinya.

Proses pemeriksaan relatif mudah

Dr. Andre menjelaskan bahwa pemeriksaan TEG tidak memerlukan persiapan khusus seperti puasa. 

Selain itu, sampel darah juga dapat diterima laboratorium selama 24 jam, sehingga mendukung kebutuhan pemeriksaan pasien rawat inap maupun rujukan.

Hasil pemeriksaan TEG umumnya dapat diperoleh sekitar delapan jam setelah sampel diterima oleh laboratorium.

Direktur Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Dewi Wiguna, menyampaikan bahwa kehadiran TEG merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan berbasis data klinis.

“Ketersediaan TEG di Siloam TB Simatupang merupakan bagian dari komitmen terhadap layanan yang berbasis data klinis, sehingga hasil prosedur yang dilakukan benar-benar sesuai kebutuhan medis pasien,” ujar dr. Dewi.

Dr. Dewi juga menyebut bahwa pemeriksaan TEG mendukung penanganan penyakit jantung secara menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga pemantauan pascaprosedur, dengan pendekatan terapi yang disesuaikan dan berfokus pada keselamatan pasien.

Dengan pemanfaatan TEG, proses diagnosis dan pengobatan diharapkan dapat dilakukan secara lebih akurat, aman, dan menyeluruh.

Tag:  #mengenal #thromboelastography #alat #identifikasi #pembekuan #darah #pada #pasien #jantung #kehamilan #berisiko

KOMENTAR