Peruri Tawarkan Ijazah Digital untuk Cegah Pemalsuan Dokumen Akademik
Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia atau Perum Peruri memperkenalkan Ijazah Digital Nasional sebagai solusi penerbitan dokumen akademik elektronik yang sah secara hukum.
Produk tersebut diperkenalkan pada kegiatan Mitra Universitas Riau Exhibition Day (MUED) 2026.
Direktur Digital Business Peruri, Farah Fitria Rahmayanti, mengatakan Ijazah Digital Nasional dilengkapi tanda tangan elektronik dan stempel elektronik.
"Solusi ini menjawab tantangan pemalsuan dokumen, mempercepat proses verifikasi lulusan oleh institusi maupun dunia kerja, serta siap terintegrasi dengan ekosistem kredensial digital di tingkat nasional maupun internasional," kata Farah dalam keterangan resmi, Jumat (5/6/2026).
Baca juga: Peruri: e-Meterai Jadi Solusi Dokumen Rekrutmen Digital
Peruri juga memaparkan konsep SuperApps Kampus. Platform terpadu tersebut mengintegrasikan layanan akademik dan administratif dalam satu aplikasi.
Layanan itu mencakup Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga layanan karier.
Seluruh akses layanan didukung teknologi Single Sign-On (SSO) melalui Peruri ID.
Sistem tersebut digunakan untuk menjaga keamanan data dan memudahkan akses bagi mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan.
Farah mengatakan Peruri siap mendukung ekosistem layanan pendidikan yang lebih aman, terintegrasi, dan tepercaya.
“Transformasi digital pendidikan bukan hanya tentang memindahkan layanan ke platform digital, tetapi juga membangun ekosistem yang terintegrasi, aman, dan mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih baik. Peruri hadir untuk mendukung perguruan tinggi Indonesia menuju layanan pendidikan yang lebih modern, efisien, dan tepercaya,” ujar Farah.
Baca juga: Kondisi Finansial Stabil, Peruri Pertahankan Peringkat AAA dari Pefindo
Sebagai badan usaha milik negara (BUMN) yang mengembangkan solusi digital, Peruri menyebut keikutsertaan dalam MUED 2026 menjadi bagian dari upaya menyinergikan dunia pendidikan dan industri.
Rektor Universitas Riau, Sri Indarti, mengatakan kolaborasi dengan mitra strategis penting untuk memperkuat peran perguruan tinggi di tengah percepatan transformasi digital.
“Melalui forum seperti MUED 2026, kami berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga strategis dalam mendukung transformasi digital, peningkatan kualitas layanan akademik, serta penguatan daya saing lulusan di masa depan,” tutup Sri.
Tag: #peruri #tawarkan #ijazah #digital #untuk #cegah #pemalsuan #dokumen #akademik