Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
Nilai tukar rupiah kembali babak belur di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Di tengah tekanan pasar yang belum mereda, mata uang Garuda bahkan menembus level psikologis Rp17.700 per dolar AS pada perdagangan Selasa (19/5/2026).
Menukil data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah ke posisi Rp17.706 per dolar AS. Posisi ini turun 38 poin atau terkoreksi 0,22 persen dibanding penutupan sebelumnya di level Rp17.667 per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi saat pelaku pasar masih dibayangi tekanan di pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus bergerak di zona merah dinilai memperparah sentimen negatif terhadap aset Indonesia.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai tekanan terhadap rupiah dipicu kombinasi sentimen domestik yang rapuh dan aksi jual investor di pasar ekuitas.
“Sentimen domestik sendiri masih lemah, dengan pasar ekuitas masih tertekan aksi jual. Untuk besok investor akan mencermati RDG BI yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga 25 bps,” ujar Lukman kepada .
Pasar kini menunggu langkah konkret dan pernyataan tegas dari Bank Indonesia (BI) untuk memulihkan kepercayaan investor. Padahal, dari sisi global, tensi geopolitik mulai sedikit mereda setelah muncul harapan perdamaian di Timur Tengah.
“Rupiah kembali ditutup melemah ke 17.706 walau sentimen global yang umumnya membaik setelah beberapa pernyataan Trump yang memicu kembalinya harapan perdamaian di Timur Tengah. BI diharapkan memberikan pernyataan yang dapat meyakinkan investor. Apabila itu terjadi maka rupiah berpotensi menguat,” tandasnya.
Tak hanya rupiah, mayoritas mata uang Asia juga ikut terseret pelemahan terhadap dolar AS. Won Korea Selatan menjadi yang paling terpukul setelah ambles 0,88 persen. Disusul dolar Taiwan yang melemah 0,33 persen dan yen Jepang turun 0,13 persen.
Di tengah tekanan pasar tersebut, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sempat menjadi sorotan setelah mengunjungi kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, CEO Danantara Rosan Roeslani, dan COO Danantara Dony Oskaria.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dengan para pejabat BEI, OJK dan Danantara mengunjungi Gedung Bursa Efek Indonesia. [Suara.com/Achmad Fauzi].Rombongan tiba di Gedung BEI sekitar pukul 11.00 WIB dan disambut Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna. Dalam kunjungannya, Dasco mengapresiasi kerja keras BEI dan OJK menjaga stabilitas pasar modal di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika domestik.
Namun perhatian publik justru tertuju pada agenda Dasco berikutnya. Usai dari BEI, Dasco sempat menyatakan akan melanjutkan kunjungan ke kantor pusat Bank Indonesia.
“Kita habis ini mau ke BI,” kata Dasco singkat.
Akan tetapi, agenda tersebut mendadak batal tanpa penjelasan resmi. Padahal, Dasco dijadwalkan bertemu pihak BI sekitar pukul 14.00 WIB di tengah berlangsungnya hari pertama Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang dinanti pasar.
Tag: #rupiah #jebol #rp17700 #dasco #batal #sambangi #tengah #kepanikan #pasar