IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62 dan bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].
08:28
5 Mei 2026

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibayangi sentimen negatif dari pasar global pada perdagangan hari ini. Meski pada penutupan kemarin indeks berhasil menguat tipis 0,22%, pergerakan tersebut masih dibayangi oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai sekitar Rp791 miliar.

Beberapa saham penggerak pasar seperti BMRI, BBCA, hingga ASII menjadi sasaran utama aksi jual tersebut.

Secara teknikal, IHSG hari ini dinilai masih rentan mengalami koreksi. Para pelaku pasar disarankan untuk mencermati level dukungan dan hambatan indeks sebagai berikut:

Support IHSG: 6.850 - 6.900

Resisten IHSG: 7.000 - 7.090

Wall Street Memerah Akibat Konflik Timur Tengah

Tekanan pada bursa domestik sejalan dengan pelemahan yang terjadi di bursa Amerika Serikat. Wall Street ditutup terkoreksi pada Senin (4/5) malam dipicu oleh memanasnya kembali situasi di Timur Tengah.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,13%, diikuti S&P 500 yang melemah 0,41%, dan Nasdaq Composite yang berkurang 0,19%.

Eskalasi terbaru melibatkan laporan Uni Emirat Arab (UEA) yang berhasil mencegat serangan rudal dari Iran. Sementara itu, pihak militer Iran mengklaim telah menghalau kapal perang "Amerika-Zionis" di wilayah strategis dekat Pulau Jask.

Meskipun Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) membantah adanya kapal yang terkena serangan, kekhawatiran investor terhadap stabilitas kawasan dan kenaikan harga minyak dunia tetap menekan selera risiko di pasar global.

Berbanding terbalik dengan AS, mayoritas bursa Asia justru mencatatkan performa gemilang. Indeks Kospi Korea Selatan melonjak tajam 5,12% mencetak rekor baru, disusul Taiex Taiwan yang melesat 4,57%, dan Hang Seng yang menguat 1,24%.

Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data ekonomi penting. Inflasi pada April 2026 tercatat sebesar 0,13% (MoM), sehingga inflasi tahun kalender (YTD) mencapai 1,06%.

Kelompok transportasi menjadi penyumbang utama inflasi dengan kenaikan 0,99%. Di sisi lain, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan yang signifikan sebesar US$ 3,32 miliar pada Maret 2026, naik tajam dari posisi surplus bulan sebelumnya.

Ide Trading Saham Hari Ini (Selasa, 5 Mei 2026)

Mengingat fluktuasi harga komoditas energi akibat ketegangan geopolitik, BNI Sekuritas memberikan beberapa rekomendasi saham untuk dicermati hari ini:

Fokus Sektor Energi & Komoditas:

AKRA (Buy on Weakness): Area beli 1.530-1.550, target 1.600-1.660, cutloss < 1.520.
MEDC (Buy on Weakness): Area beli 1.685-1.720, target 1.770-1.820, cutloss < 1.655.
ENRG (Spec Buy): Area beli 1.680-1.710, target 1.735-1.760, cutloss < 1.670.
INDY (Spec Buy): Area beli 3.650-3.700, target 3.720-3.770, cutloss < 3.640.
BULL (Buy on Weakness): Area beli 490-505, target 520-535, cutloss < 486.

Saham Lainnya:

CDIA (Buy on Weakness): Area beli 1.000-1.050, target 1.070-1.100.
PGAS (Pantauan): Area beli 1.830-1.850, target 1.920-1.970.
PTBA (Pantauan): Area beli 2.900-2.950, target 2.970-3.020.

Investor diharapkan tetap waspada terhadap volatilitas tinggi pada saham-saham berkapitalisasi kecil (small cap) seperti PADI, dan selalu disiplin dalam menerapkan batasan stop loss.

Disclaimer: Analisis ini bersifat referensi untuk membantu keputusan investasi Anda. Setiap instrumen investasi memiliki risiko fluktuasi harga. Keputusan jual atau beli sepenuhnya berada di tangan investor.

Editor: M Nurhadi

Tag:  #ihsg #dihantui #aksi #jual #asing #rp791 #miliar #saham #yang #wajib #dicermati #hari

KOMENTAR