IHSG Rabu Hijau, Asing Jual BMRI, BBCA, hingga BBRI
Ilustrasi saham. (PIXABAY)
06:12
30 April 2026

IHSG Rabu Hijau, Asing Jual BMRI, BBCA, hingga BBRI

- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,41 persen ke level 7.101,226 saat penutupan perdagangan Rabu (29/4/2026), sekalipun ada tekanan jual investor asing di pasar domestik.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 1,19 triliun di seluruh pasar.

Dengan rincian, net sell asing di pasar reguler Rp 987 miliar. Kemudian net sell asing di pasar tunai dan pasar negosiasi sebesar Rp 205,14 miliar.

Baca juga: BCA (BBCA) Buyback Saham Rp 5 Triliun, Apa Dampaknya untuk Investor?

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat net sell terbesar dengan nilai Rp 444 miliar, diikuti oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 308 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp 70 miliar.

Selain itu, tekanan juga terjadi pada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Petrosea Tbk (PTRO) masing-masing sebesar Rp 68 miliar dan Rp 49 miliar.

Dalam perdagangan Rabu, saham-saham perbankan besar dan komoditas kompak tekanan.

Saham BMRI ditutup stagnan di level Rp 4.430, setelah sempat menyentuh area Rp 4.520 di awal sesi.

Saham BBCA terkoreksi 0,42 persen ke posisi Rp 5.975.

Sepanjang perdagangan, saham ini bergerak dalam tren menurun dari area Rp 6.025.

Tekanan juga terlihat pada BBRI yang ditutup di Rp 3.070.

Meski sempat menguat ke Rp 3.110, saham BBRI kembali melemah dan bergerak sideways di zona bawah.

Di sektor komoditas, saham ANTM mengalami koreksi cukup dalam sebesar 3,96 persen ke angka Rp 3.880.

Saham ini bergerak turun secara bertahap dari level Rp 4.040.

Senada, saham PTRO juga melemah 2,73 persen ke level 5.350.

Setelah sempat berada di area Rp 5.600, saham ini mengalami tren penurunan dan ditutup mendekati level terendah hariannya.

Di sisi lain, investor asing masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham berbasis komoditas dan energi.

Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) membukukan net buy alias beli bersih sebesar Rp 54 miliar, disusul oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) senilai Rp 32 miliar.

Kemudian, PT Timah Tbk (TINS) sebesar Rp 31 miliar.

Selain itu, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) juga mencatatkan pembelian bersih masing-masing Rp 27 miliar dan Rp 24 miliar.

Baca juga: 4 Saham Masuk Radar UMA BEI, Kenaikan Harga Dinilai Tak Wajar

Tag:  #ihsg #rabu #hijau #asing #jual #bmri #bbca #hingga #bbri

KOMENTAR