Laba Samator Indo Gas (AGII) Melonjak 4,5 Kali, Efisiensi Jadi Penopang
PT Samator Indo Gas Tbk memaparkan kinerja keuangan kuartal I 2026 di Jakarta, Rabu (29/4/2026).(DOK..AGII)
18:36
29 April 2026

Laba Samator Indo Gas (AGII) Melonjak 4,5 Kali, Efisiensi Jadi Penopang

Emiten gas industri PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) mencatat lonjakan laba bersih hingga 4,5 kali lipat pada kuartal I 2026, ditopang efisiensi operasional dan permintaan yang tetap solid di sektor industri dan kesehatan.

Pada periode ini, pendapatan Perseroan tumbuh 7,9 persen secara tahunan menjadi Rp 762,1 miliar. Seiring itu, adjusted EBITDA meningkat 22,4 persen menjadi Rp 228,8 miliar, dengan margin yang naik ke level 30,0 persen atau bertambah 356 basis poin.

Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer Samator Indo Gas, Rachmat Harsono, menyatakan capaian tersebut mencerminkan kekuatan model operasional yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.

“Pencapaian kuartal pertama ini menunjukkan kekuatan model operasional kami,” ujar Rachmat dalam keterangan resmi, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Samator (AGII) dan China Bentuk Gugus Tugas Energi Bersih Bareng

Ia menambahkan, leverage operasional mulai mengonversi pertumbuhan pendapatan menjadi peningkatan profitabilitas.

“Leverage operasional mulai mengonversi pertumbuhan pendapatan menjadi peningkatan profitabilitas yang signifikan,” lanjutnya.

Kinerja ini juga tercermin dari lonjakan EBIT sebesar 38,9 persen menjadi Rp 120,6 miliar, dengan margin meningkat ke 15,8 persen. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 35,2 miliar, naik dari Rp 7,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: Fokus Garap Ekosistem Urban, BSN Relokasi Kantor Cabang di Tangsel

Efisiensi operasional jadi penopang

Lonjakan profitabilitas Perseroan tidak lepas dari pengendalian biaya yang relatif lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pendapatan. Beban pokok penjualan hanya naik 4,3 persen, di bawah pertumbuhan pendapatan.

Kondisi ini didukung peningkatan efisiensi energi dan optimalisasi utilisasi pabrik. Hasilnya, laba kotor (tidak termasuk depresiasi dan amortisasi) tumbuh 10,9 persen secara tahunan menjadi Rp 430,6 miliar, dengan margin meningkat menjadi 56,5 persen dari 55,0 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, Perseroan juga mencatat beban distribusi yang tumbuh di bawah laju pendapatan. Sementara itu, beban penjualan, umum, dan administrasi justru menurun 1,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kombinasi pertumbuhan pendapatan, ekspansi margin, dan disiplin biaya operasional mendorong peningkatan signifikan pada margin profitabilitas Perseroan.

Baca juga: CNG Jadi Opsi Strategis, Tekan Ketergantungan LPG

Permintaan industri dan medis tetap kuat

Dari sisi bisnis, pertumbuhan didorong oleh permintaan yang tetap solid di segmen gas industri dan medis, dengan kontribusi yang merata dari seluruh wilayah operasional.

Perseroan menilai capaian ini menunjukkan ketahanan model bisnis di tengah dinamika lingkungan operasional di Indonesia, sekaligus mencerminkan kuatnya hubungan komersial di berbagai segmen industri dan layanan kesehatan.

Dengan momentum awal tahun tersebut, Samator Indo Gas optimistis dapat melanjutkan kinerja positif sepanjang 2026. Fokus tetap diarahkan pada efisiensi, penguatan operasional, serta investasi selektif untuk menangkap peluang pertumbuhan di sektor industri dan kesehatan.

Adapun secara rinci, penjualan bersih tercatat Rp 762,1 miliar, EBITDA (reported) sebesar Rp 230,9 miliar dengan margin 30,3 persen, serta adjusted EBITDA Rp 228,8 miliar dengan margin 30,0 persen. Sementara itu, EBIT mencapai Rp 120,6 miliar dengan margin 15,8 persen, dan laba bersih Rp 35,2 miliar.

Tag:  #laba #samator #indo #agii #melonjak #kali #efisiensi #jadi #penopang

KOMENTAR