Prabowo Mau Teruskan MBG Sampai Selesai, Dongkrak Ekonomi
Presiden RI Prabowo Subianto saat meresmikan groundbreaking 13 proyek hilirisasi yang diadakan di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). (YouTube Sekretariat Presiden)
18:20
29 April 2026

Prabowo Mau Teruskan MBG Sampai Selesai, Dongkrak Ekonomi

- Presiden Prabowo Subianto, menyatakan pemerintah akan meneruskan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga selesai.

Prabowo mengatakan, program MBG saat ini sudah berhasil menjangkau 60 juta penerima manfaat yang disalurkan lima kali dalam seminggu.

“Saudara-saudara kita sudah menghasilkan MBG puluhan juta dan kita akan teruskan sampai selesai,” kata Prabowo dalam Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Ada MBG, HKTI Sebut Tak Ada Lagi Petani Buang Sayur

Pekerja menyiapkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sehat Kemala Bhayangkari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026). Kementerian Keuangan hingga 9 Maret 2026 telah menggelontorkan anggaran belanja Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program MBG sebesar Rp44 triliun atau setara 13,1 persen dari total alokasi anggaran APBN sebesar Rp335 triliun. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi Pekerja menyiapkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sehat Kemala Bhayangkari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026). Kementerian Keuangan hingga 9 Maret 2026 telah menggelontorkan anggaran belanja Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program MBG sebesar Rp44 triliun atau setara 13,1 persen dari total alokasi anggaran APBN sebesar Rp335 triliun.

Prabowo mengakui, pelaksanaan MBG memang masih terdapat kekurangan.

Meski demikian, pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan.

Menurutnya, program MBG sudah terbukti memberikan manfaat, termasuk multiplier effect yang meningkatkan perekonomian di pasar rumput.

Kehadiran MBG membuat produk pertanian yang dulu kerap tidak terserap pasar sehingga petani rugi kini bisa dibeli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG.

Baca juga: Program MBG Dongkrak Kebutuhan Susu, Produksi Lokal Baru Penuhi 20 Persen

“Secara garis besar ini membangkitkan ekonomi,” ujar Prabowo.

Ia menjelaskan, satu dapur MBG setidaknya mempekerjakan 50 orang.

Jika jumlah dapur MBG sudah mencapai 30.000 unit, maka jumlah pekerja yang terserap mencapai 1,5 juta orang.

Selain itu, terdapat 81.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang masih dibangun secara bertahap.

Baca juga: Pemerintah Evaluasi MBG, 1.789 Dapur Kena Sanksi Operasional

Relawan mengemas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Polda Sultra, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (19/1/2026). Kementerian Kesehatan mencatat hingga 8 Januari 2026 sebanyak 4.535 SPPG telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari total 19.188 SPPG yang terdaftar di Badan Gizi Nasional (BGN). ANTARA FOTO/Andry Denisah Relawan mengemas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Polda Sultra, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (19/1/2026). Kementerian Kesehatan mencatat hingga 8 Januari 2026 sebanyak 4.535 SPPG telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari total 19.188 SPPG yang terdaftar di Badan Gizi Nasional (BGN).

Nantinya, setiap koperasi itu akan menyerap 18 tenaga kerja.

“Anda hitung sendiri, 1 juta sekian juga lebih. Jadi saudara-saudara belum program-program kita yang lain, perumahan rakyat,” tegas Prabowo.

Ketua umum Partai Gerindra itu mengatakan, saat ini banyak negara bahkan datang ke Indonesia untuk mempelajari MBG.

Ia menanyakan negara mana yang bisa menyediakan makanan untuk 60 juta orang lima kali dalam sepekan.

Baca juga: Harga Dihitung Secara Matematik, SPPG Dituntut Sediakan Menu MBG Berkualitas

Makanan-makanan tersebut juga dikirimkan kepada berbagai kelompok penerima manfaat seperti ibu hamil, balita, dan ibu menyusui.

“Mungkin Tiongkok, tapi Tiongkok kita tahu dia sudah take-off lebih dulu dari kita,” kata Prabowo.

Tag:  #prabowo #teruskan #sampai #selesai #dongkrak #ekonomi

KOMENTAR