Dony Oskaria Sebut Dirut KAI Sering Dipanggil Prabowo, Bahas soal Ini
Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN yang juga sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (28/4/2026). (KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY)
17:04
28 April 2026

Dony Oskaria Sebut Dirut KAI Sering Dipanggil Prabowo, Bahas soal Ini

- Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyebut Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian khusus pada transportasi sektor perkeretapian.

Hal itu terlihat dari intensitas Presiden memanggil Direktur Utama PT KAI (Persero) ke Istana Negara untuk membahas pengembangan transportasi massal yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.

"Perlu saya sampaikan Bapak Presiden sangat mencintai transportasi umum kereta api ini, karena itu bisa menyaksikan seringkali Dirut dipanggil Bapak Presiden untuk berdiskusi mengenai kita ingin menyediakan transportasi massal yang baik dan accessible bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Dony ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Baca juga: Pasca-kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Bos Danantara Janji Evaluasi Total Sistem Keselamatan

Saat ini pengembangan jalur kereta api pun sedang dilakukan pemerintah.

Salah satunya melakukan elektrifikasi pada jalur kereta api Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, serta Jakarta-Cilegon.

Proyek tersebut bahkan direncanakan bakal dilakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pada 20 Mei 2026 mendatang.

"Jadi tahun ini sebetulnya tanggal 20 Mei, kita akan groundbreaking untuk elektrifikasi Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi dan juga Jakarta-Cilegon," ucap Dony.

Ia menuturkan, proyek elektrifikasi tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kota-kota baru di sepanjang jalur kereta api, hingga mendukung pengurangan polusi melalui pemanfaatan kereta api sebagai transportasi massal.

"Dengan kita lakukan elektrifikasi ini akan hidup kota-kota baru di sepanjang (jalur), mengurangi urbanisasi, mengurangi polusi, mengurangi juga inefisiensi yang terjadi dalam moda transportasi kita," paparnya.

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidinmenemui langsung korban yang dirawat di RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) pagi. DOC. KEMENHUB Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidinmenemui langsung korban yang dirawat di RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) pagi. Dalam meningkatkan kualitas layanan sektor kereta api, pemerintah juga bakal melakukan evaluasi pada seluruh perlintasan kereta api, buntut dari insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Evaluasi ini untuk meningkatkan standar keamanan di seluruh jaringan perlintasan kereta, baik bagi penumpang maupun pengguna jalan.

Pemerintah akan menggelontorkan dana Rp 4 triliun untuk membenahi 1.800 perlintasan sebidang.

Dony bilang, dalam hal ini BUMN turut siap mengucurkan dana untuk mendukung pembenahan perlintasan sebidang.

"Tadi bapak presiden sudah sampaikan akan ada tambahan Rp 4 triliun, tapi nanti kan akan di-combine (kombinasi) dengan bujet KAI, dan nanti BUMN juga akan berpartisipasi," ucapnya.

Baca juga: Prabowo Mau Benahi 1.800 Pelintasan Kereta, BUMN Siap Kucurkan Dana

Tag:  #dony #oskaria #sebut #dirut #sering #dipanggil #prabowo #bahas #soal

KOMENTAR