Target Harga Saham BCA Berubah Jadi Segini
BRI Danareksa merivisi target harga saham BBCA jadi Rp 10.900.
07:24
27 April 2026

Target Harga Saham BCA Berubah Jadi Segini

BRI Danareksa Sekuritas merevisi target price atau harga saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA). Awalnya BRI Danareksa membidik target harga saham BBCA sebesar Rp 11.400 namun diganti menjadi Rp 10.900.

Meskipun target harga diturunkan, BBCA masih dipertahankan sebagai saham yang direkomendasikan untuk beli.

Mengutip risetnya, Minggu (26/4/2025), BRI Danareksa Sekuritas menilai kinerja BBCA pada kuartal I 2026 masih sesuai ekspektasi pasar. Bank swasta terbesar di Indonesia itu membukukan laba bersih sebesar Rp 14,7 triliun, tumbuh 4 persen secara kuartalan maupun tahunan.

Kinerja tersebut ditopang oleh pendapatan berbasis komisi yang kuat serta efisiensi biaya operasional. Di sisi lain, margin bunga bersih (NIM) mengalami penurunan menjadi 5,7 persen akibat tekanan pada imbal hasil aset, meskipun biaya dana (cost of fund/CoF) relatif stabil.

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan pada Senin (20/10/2025) pihaknya belum berencana melakukan IPO BCA Digital atau Blu. [Dok BCA]BRI Danareksa merivisi target harga saham BBCA jadi Rp 10.900 [Dok BCA]

"Laba sesuai ekspektasi dengan margin bunga bersih (NIM) yang lebih rendah diimbangi oleh pendapatan biaya dan pengeluaran operasional yang terkendali," tulis riset tersebut.

Dari sisi intermediasi, pertumbuhan kredit BBCA tercatat relatif stabil dengan kenaikan 6 persen secara tahunan. Namun, segmen kredit konsumer masih mengalami tekanan, tercermin dari kontraksi secara year to date (YTD).

Sementara itu, dana pihak ketiga menunjukkan pertumbuhan positif yang didorong oleh peningkatan dana murah (CASA). Rasio CASA bahkan naik menjadi 84,7 persen, mencerminkan kekuatan likuiditas bank.

Kualitas aset juga menunjukkan perbaikan, terutama pada segmen korporasi dan komersial. Rasio kredit bermasalah (NPL) dan loan at risk (LaR) tercatat menurun secara tahunan, meski beberapa segmen ritel masih menghadapi tekanan.

Di tengah kondisi tersebut, manajemen BBCA tetap mempertahankan panduan kinerja untuk tahun buku 2026. Target pertumbuhan kredit dipatok di kisaran 8–10 persen, dengan proyeksi NIM sebesar 5,4–5,6 persen.

Analis BRI Danareksa menilai penurunan target harga saham BBCA lebih dipengaruhi oleh penyesuaian asumsi biaya ekuitas (cost of equity/CoE) menjadi 7,0 persen dari sebelumnya 6,8 persen. Hal ini berdampak pada valuasi wajar berbasis price to book value (PBV).

"Pertahankan rekomendasi Beli dengan target harga lebih rendah sebesar Rp 10.900," tulis riset tersebut.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #target #harga #saham #berubah #jadi #segini

KOMENTAR