Kilang Pertamina Siap Olah Suplai Minyak Mentah dari Rusia
- Pertamina menyatakan kesiapannya mengolah suplai minyak mentah (crude oil) dari Rusia.
Kilang milik Pertamina di dalam negeri sanggup mengolah minyak mentah jadi produk olahan.
"Untuk crude dari Rusia, Refinery Unit/kilang yang dimiliki Pertamina mampu dan dapat mengolahnya untuk menjadi produk olahan dari crude tersebut," jelas Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dikutip dari Antara, Selasa 14 April 2026.
Baca juga: Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini, 17 April 2026, di SPBU Seluruh Indonesia
Pertamina menunggu arahan dari pemerintah terkait impor minyak mentah dari Rusia.
Roberth memastikan pihaknya mendukung penuh dan berperan aktif dalam mengolah hingga pendistribusian minyak di dalam negeri.
“Pertamina tentunya akan mendukung dan turut berperan dalam penyediaan energi di dalam negeri dan pendistribusiannya mulai dari pengolahan hingga menjadi produk,” kata Roberth.
Baca juga: Pertamina Masih Upayakan Dua Kapal Tanker Bisa Lewat Selat Hormuz
Impor minyak dan gas elpiji dari Rusia
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memerintahkan agar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mencari pasokan minyak mentah dari Federasi Rusia.
Bahlil lalu ditugaskan menemui Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev untuk membahas pasokan minyak ke Indonesia.
"Presiden Prabowo menugaskan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, untuk menemui utusan khusus Presiden Putin dan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev untuk pembahasan lanjutan lebih detail hari ini di Moskow," jelas Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dikutip dari Kompas.com, Senin (13/4/2026).
Baca juga: Kapal Tanker Pertamina Patra Niaga Sandar di Ampenan, Pasok 6.000 KL BBM untuk NTB
Bahlil sendiri menyampaikan pertemuannya dengan Menteri Energi Rusia berjalan baik dan Moskow segera menindaklanjuti suplai minyak mentah ke Indonesia.
Selain minyak, gas elpiji juga didapatkan dari kesepakatan ini.
"Alhamdulillah apa yang sudah menjadi kesepakatan itu, kita mendapatkan hasil yang cukup baik di mana kita bisa mendapatkan cadangan crude untuk kita nambah. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan elpiji," jelas Bahlil.
Baca juga: Pertamina EP Kembangkan Energi Sirkular dan Pangan Berkelanjutan di Daerah Operasi
Perusahaan energi Rusia seperti Rosneft, Ruschem Zahrubesneft, dan Lukoil, siap mengirim minyak dan gas elpiji ke Indonesia.
Skema pengadaan pun melalui government-to-government (G2G) dan business-to-business (B2B).
Baca juga: RI Mau Beli Minyak dari Rusia, Pertamina: Akan Tindak Lanjuti Sesuai Arahan...
Bahlil lapor ke Presiden Prabowo
Terbaru, Bahlil melaporkan perkembangan pembelian minyak dari Rusia.
Ia memastikan Rusia siap pasok energi ke Indonesia.
"Alhamdulillah cukup menggembirakan bahwa kita akan mendapat pasokan crude (minyak mentah) dari Rusia," ujar Bahlil, Kamis (16/4/2026).
Indonesia membutuhkan impor minyak mencapai 1 juta barrel setiap harinya. Guna memenuhi kebutuhan ini pemerintah terus menerus mencari pasokan dari berbagai negara.
Baca juga: Kuota BBM Subsidi Berkurang Walau Tak Dipakai, Pertamina: Reset Ulang Barcode
Pasokan dari Rusia memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) Indonesia aman hingga akhir tahun 2026.
"Bapak Presiden selalu berpikir untuk bagaimana caranya agar ketersediaan kita satu tahun itu harus tetap ada. Saya menindaklanjuti untuk crude satu tahun dari mulai bulan ini sampai dengan bulan Desember, insyaallah sudah aman. Jadi kita enggak perlu risau, tinggal kita meningkatkan produksi dari kilang kita," jelasnya.
Dirinya juga menjamin harga BBM subsidi tak akan naik hingga akhir tahun 2026.
Baca juga: Pertamina Andalkan Armada Laut Salurkan LPG 223.000 Metrik Ton Per Bulan
Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Bahlil Lapor ke Prabowo soal Misi ke Rusia: Kita Akan Dapat Minyak" dan Antara berjudul "Pertamina nyatakan mampu olah minyak mentah dari Rusia"
Tag: #kilang #pertamina #siap #olah #suplai #minyak #mentah #dari #rusia