Amman Mineral (AMMN) Bakal Bagi Saham Buyback ke Karyawan dan Manajemen
Pabrik pemurnian milik PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) (KOMPAS.com/SUPARJO RAMALAN)
07:44
12 April 2026

Amman Mineral (AMMN) Bakal Bagi Saham Buyback ke Karyawan dan Manajemen

- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) berencana mengalihkan seluruh atau sebagian saham hasil pembelian kembali (buyback) untuk program kepemilikan saham bagi karyawan dan manajemen.

Program tersebut mencakup employee stock option plan (ESOP) dan management stock option program (MSOP), yakni skema pemberian hak kepada karyawan, Direksi, serta Dewan Komisaris, termasuk pada entitas anak, untuk memiliki saham perseroan.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/4/2026), manajemen menjelaskan program ini akan dijalankan setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan dilaksanakan pada 19 Mei 2026.

Baca juga: AMMN Raup Laba Bersih Rp 4,36 T di 2025, Smelter Beroperasi Penuh

Kriteria pemberi hak untuk memiliki saham AMMN antara lain, tidak menjabat sebagai Komisaris Independen di AMMN, serta tercatat sebagai karyawan, direksi, atau komisaris perseroan maupun entitas anak pada tanggal distribusi saham lewat program ESOP/MSOP.

Selain itu, pada saat pemberian hak, penerima tidak sedang dikenakan sanksi atau menjalani proses pidana dalam bentuk apa pun.

Perseroan juga menyebutkan bahwa karyawan, manajemen, dan Komisaris wajib memenuhi ketentuan tambahan lain yang dapat ditetapkan oleh direksi dari waktu ke waktu.

Sementara itu, rincian lebih lanjut terkait harga dan periode pelaksanaan akan ditentukan setelah mendapatkan persetujuan RUPS dan melalui konsultasi dengan komite nominasi dan remunerasi atau Dewan Komisaris.

AMMN mengungkapkan akan mengalihkan saham hasil buyback dengan jumlah maksimal 105.803.800 saham. Saham tersebut berasal dari buyback yang telah berakhir pada 31 Juli 2025, dengan total anggaran mencapai Rp 788,29 miliar.

Baca juga: Jelang Akhir Relaksasi Ekspor, Amman Mineral Fokus Percepat Operasi Smelter

AMMN merupakan perusahaan holding pertambangan yang beroperasi di Indonesia, dengan fokus pada kegiatan eksplorasi, pengembangan, penambangan, hingga pemrosesan mineral.

Melalui entitas anaknya, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, perseroan mengelola tambang tembaga dan emas terbuka Batu Hijau yang berlokasi di Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tambang itu dikenal sebagai salah satu penghasil konsentrat tembaga berkadar tinggi yang juga mengandung emas dan perak, sehingga menjadi komoditas yang banyak diminati oleh smelter global. Hingga akhir 2022, tambang Batu Hijau tercatat telah memproduksi sekitar 9.400 Mlbs tembaga dan 9,5 moz emas.

Baca juga: Bahlil Restui Amman Mineral (AMMN) Ekspor Konsentrat Tembaga 6 Bulan

Dari sisi kepemilikan saham, struktur pemegang saham AMMN menunjukkan dominasi investor strategis. PT Sumber Gemilang Persada menjadi pemegang saham terbesar dengan porsi 32,17 persen, disusul PT Medco Energi Internasional Tbk sebesar 20,92 persen, serta PT AP Investment dengan kepemilikan 15,19 persen.

Selain itu, terdapat sejumlah pemegang saham lain seperti PT Pesona Sukses Cemerlang, Sajir 9 LLC, hingga entitas Kemilau Group dengan porsi kepemilikan yang lebih kecil.

Sementara itu, dari jajaran manajemen, kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris relatif terbatas. Nama Agoes Projosasmito tercatat sebagai pihak pengendali atau ultimate beneficial owner, dengan kepemilikan sekitar 0,399 persen saham.

Diikuti oleh Alexander Ramlie dan sejumlah direksi lainnya seperti Arief Widyawan Sidarto, Aditya Sasmito, hingga Lal Naveen Chandra yang juga memiliki porsi saham minoritas.

Tag:  #amman #mineral #ammn #bakal #bagi #saham #buyback #karyawan #manajemen

KOMENTAR