IHSG Ditutup Ambles 2,19 Persen ke 7.026, Mayoritas Saham Melemah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)
16:44
2 April 2026

IHSG Ditutup Ambles 2,19 Persen ke 7.026, Mayoritas Saham Melemah

– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis (2/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG anjlok 157,66 poin atau 2,19 persen ke level 7.026,78.

IHSG dibuka di level 7.153,11, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 7.184,44. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.161,80 dan terendah 7.019,23.

Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 23,93 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 12,76 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,76 juta kali, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 12.304 triliun.

Baca juga: DSSA Lakukan Stock Split 1:25, Harga Saham Ditargetkan Lebih Terjangkau

Pergerakan saham didominasi zona merah dengan 184 saham naik, 558 saham turun, dan 216 saham stagnan.

Sejumlah indeks utama kompak melemah. LQ45 turun 12,21 poin atau 1,68 persen ke level 714,58, sementara IDX30 terkoreksi 4,63 poin atau 1,18 persen ke 388,64.

KOMPAS100 juga melemah 21,89 poin atau 2,20 persen ke 970,96. Sementara itu, indeks syariah turut tertekan, dengan Jakarta Islamic Index (JII) turun 9,79 poin atau 2,00 persen ke 479,56.

Indonesia Syariah Stock Index (ISSI) melemah 5,90 poin atau 2,30 persen ke 251,18, sedangkan JII70 turun 3,53 poin atau 1,90 persen ke level 182,46.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis (2/4/2026). IHSG anjlok 157,66 poin atau 2,19 persen ke level 7.026,78 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis (2/4/2026). IHSG anjlok 157,66 poin atau 2,19 persen ke level 7.026,78

Baca juga: Oracle PHK 10.000 Karyawan Setelah Ekspansi ke AI dan Penurunan Harga Saham

Dari sisi sektoral, hampir seluruh sektor berada di zona merah. Sektor bahan baku mencatat penurunan terdalam setelah anjlok 4,86 persen, diikuti sektor infrastruktur yang turun 3,96 persen.

Sektor energi juga melemah 2,94 persen, sektor transportasi turun 2,08 persen, dan sektor teknologi terkoreksi 2,07 persen. Sektor perindustrian turun 2,23 persen, sementara sektor properti melemah 1,57 persen.

Sektor keuangan turun 0,72 persen dan sektor kesehatan melemah 0,68 persen. Satu-satunya sektor yang menguat adalah barang konsumen siklikal yang naik tipis 0,45 persen, sementara sektor barang konsumen non-siklikal turun 0,61 persen.

Pada jajaran LQ45, saham yang masuk top gainers antara lain PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang naik 4,40 persen ke Rp 1.305 per saham, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat 2,70 persen ke Rp 70.375, serta PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 2,41 persen ke Rp 4.250.

Baca juga: IHSG Bangkit dan Risk-On Dorong Optimisme Pasar, Saham Mana Saja yang Perlu Dicermati Investor?

Selain itu, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik 2,12 persen ke Rp 10.850 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 1,15 persen ke Rp 6.575.

Sementara itu, top losers dipimpin PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang anjlok 12,73 persen ke Rp 4.800, diikuti PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 12,33 persen ke Rp 1.280, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 8,29 persen ke Rp 4.700.

Saham lain yang turut terkoreksi yakni PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang turun 6,47 persen ke Rp 1.880 dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melemah 4,75 persen ke Rp 1.605.

Pada saham perbankan besar, pergerakan cenderung variatif. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 0,90 persen ke Rp 3.320, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melemah 0,54 persen ke Rp 3.700, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 1,48 persen ke Rp 4.650.

Di sisi lain, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi satu-satunya yang menguat, naik 1,15 persen ke Rp 6.575 per saham.

Tag:  #ihsg #ditutup #ambles #persen #7026 #mayoritas #saham #melemah

KOMENTAR