Adhi Karya–PU Kebut Pembangunan Jembatan Permanen Krueng Tingkeum
 Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo didampingi Anggota Komisi V DPR RI Ruslan M Daud meninjau Jembatan Krueng Tingkeum di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Rabu (21/1/2026).(Dok. Kementerian PU)
21:28
22 Januari 2026

Adhi Karya–PU Kebut Pembangunan Jembatan Permanen Krueng Tingkeum

— PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Jembatan Permanen Duplikasi Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Ini merupakan bagian dari upaya pemulihan konektivitas antarwilayah pascabencana.

Pembangunan jembatan permanen ini dilakukan di sisi jembatan sementara tipe bailey yang sebelumnya telah difungsionalkan pada 27 Desember 2025 sebagai solusi darurat setelah akses utama terputus akibat bencana.

Pelaksanaan Jembatan Krueng Tingkeum, Provinsi Aceh.Dok. Kementerian PU Pelaksanaan Jembatan Krueng Tingkeum, Provinsi Aceh.

Jembatan tersebut menjadi infrastruktur strategis yang menopang mobilitas dan aktivitas masyarakat, khususnya pada jalur utama penghubung Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat meninjau lokasi pada Rabu (21/1/2026) menyampaikan, pembangunan Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum merupakan satu dari delapan jembatan permanen yang mulai dibangun meskipun sebagian wilayah Aceh masih berada dalam tahap tanggap darurat.

“Kita mulai pembangunan permanen beberapa jembatan dan penanganan longsoran di beberapa titik di Aceh. Kita percepat walaupun masih tahap tanggap darurat karena sebagian yang lewat sudah macet, kita tidak bisa mengontrol 100 persen tonase kendaraan. Kalau tidak dipercepat, pembatasan kendaraan berat akan terus menimbulkan persoalan di lapangan, karena masyarakat juga butuh logistik,” ujar Dody dalam keterangan tertulis, Kamis (22/1/2026).

Kunjungan tersebut turut dihadiri Direktur Operasi I ADHI Suko Widigdo.

Bagian dari penanganan jembatan terdampak bencana

Jembatan Krueng Tingkeum Dibuka, Akses Banda Aceh-Medan Kembali NormalDok. Kementerian PU Jembatan Krueng Tingkeum Dibuka, Akses Banda Aceh-Medan Kembali Normal

Pembangunan Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum merupakan bagian dari program penanganan jembatan terdampak bencana yang dilaksanakan oleh Kementerian PU. Program ini ditujukan untuk memulihkan konektivitas wilayah yang terputus akibat bencana alam.

Di Aceh, jembatan ini tercatat sebagai satu dari 16 jembatan penghubung yang putus. Kondisi tersebut menjadikan penanganan Krueng Tingkeum sebagai prioritas, mengingat perannya sebagai jalur transportasi utama yang menghubungkan Aceh dengan Sumatera Utara.

Direktur Utama ADHI Moeharmein Zein Chaniago menyampaikan, keberadaan infrastruktur transportasi memiliki peran mendasar dalam pemulihan wilayah pascabencana.

“Akses infrastruktur adalah fondasi pemulihan wilayah, karena dapat mempercepat distribusi bantuan, aktivitas ekonomi, dan layanan publik kepada masyarakat,” kata Zein.

Menurut dia, kehadiran jembatan permanen tersebut diharapkan dapat menghubungkan kembali konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.

Jalur vital lintas timur Sumatera

Zein menambahkan, Jembatan Krueng Tingkeum memiliki peran strategis sebagai penghubung utama lintas timur Sumatera.

Jalur ini menjadi akses vital bagi berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan, hingga distribusi logistik dan pergerakan ekonomi.

“Jembatan Krueng Tingkeum berperan strategis sebagai penghubung utama lintas timur Sumatera yang menjadi akses vital bagi aktivitas pendidikan, layanan kesehatan, distribusi logistik, serta pergerakan ekonomi masyarakat. Pembangunan jembatan permanen ini diharapkan mampu memperlancar kembali arus transportasi darat yang sempat terganggu, memastikan kelancaran jalur logistik, serta mendorong pemulihan perekonomian daerah dan masyarakat secara bertahap pasca bencana,” jelas Zein.

Pembangunan Jembatan Permanen Duplikasi Krueng Tingkeum ditargetkan rampung pada Juli 2026. Selama masa konstruksi berlangsung, jembatan bailey yang telah berfungsi tetap dioperasikan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

ADHI bersama Kementerian PU menyatakan komitmennya untuk terus mendukung percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh melalui pembangunan dan penanganan infrastruktur strategis yang terdampak.

Tag:  #adhi #karyapu #kebut #pembangunan #jembatan #permanen #krueng #tingkeum

KOMENTAR