Nilai Transaksi Kripto Turun Kala Jumlah Pengguna Meningkat
Ilustrasi bitcoin. (UNSPLASH/TRAXER)
15:24
22 Januari 2026

Nilai Transaksi Kripto Turun Kala Jumlah Pengguna Meningkat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi perdagangan aset keuangan digital mengalami penurunan sementara jumlah penggunanya semakin bertambah pada 2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Hasan Fawzi mengatakan, nilai transaksi kripto sepanjang 2025 mencapai Rp 482,23 triliun.

Realisasi ini mengalami penurunan dibandingkan nilai transaksi kripto sepanjang 2024 yang mencapai Rp 650,61 triliun atau meningkat 335,91 persen dibanding tahun 2023.

"Trennya mengalami penurunan kalau kita bandingkan dengan angka transaksi tahun sebelumnya," ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (21/1/2026).

Penurunan transaksi itu terjadi ketika jumlah pengguna aset kripto mengalami peningkatan. Hingga akhir Desember 2025, jumlahnya tercatat 20,19 juta konsumen.

Hasan bilang, pengguna aset kripto di Indonesia didominasi oleh penduduk berusia sangat muda.

"Untuk konsumen aset kripto terus meningkat dan tren peningkatannya sangat signifikan," kata Hasan.

Penurunan nilai transaksi itu seiring dengan kinerja pedagang aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia yang mayoritas masih merugi.

Hasan mengungkapkan, dari 25 PAKD yang telah mendapatkan izin dari OJK, sebanyak 72 persennya masih mengalami kerugian usaha.

"Jadi memang industri ini masih memerlukan pengembangan lebih lanjut dan mendorong penetrasi pasar yang lebih tinggi," ucapnya.

Hasan mengungkapkan, hal ini disebabkan oleh investor kripto dalam negeri yang sebagian besar memilih bertransaksi melalui bursa kripto regional dan global.

"Ini menjadi PR bagaimana kita bisa menarik minat transaksi konsumen domestik untuk tidak lagi menggunakan kanal-kanal atau para pedagang asing tapi memanfaatkan ekosistem di domestik," tuturnya.

Tag:  #nilai #transaksi #kripto #turun #kala #jumlah #pengguna #meningkat

KOMENTAR