Arab Saudi Akan Bangun Bandara Baru di Mekkah, Akses Jemaah Haji Makin Mudah
Rencana pembangunan bandara baru dan sistem metro di Kota Mekkah, Arab Saudi, terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Kedua proyek strategis ini digagas untuk meningkatkan akses para jamaah haji dan umrah, sekaligus memperlancar mobilitas penduduk di kota suci tersebut.
Dalam wawancara dengan Harvard Business Review Arabia, Saleh Al-Rasheed, CEO Royal Commission for Makkah City and the Holy Sites (RCMC), mengonfirmasi bahwa arah strategis, ekonomi, dan investasi untuk Bandara Mekkah telah resmi disetujui.
Baca juga: Gurun Arab Saudi Berubah Hijau Setelah Diguyur Hujan, Warga Ramai Menikmati
“Arah strategis, ekonomi, dan investasi untuk Bandara Mekah telah disetujui,” kata Al-Rasheed.
Menurutnya, RCMC akan bekerja sama dengan sektor swasta untuk menyusun model investasi terbaik bagi pengembangan bandara tersebut. Bandara ini dirancang untuk melayani warga dan para peziarah tanpa mengganggu kelayakan ekonomi bandara lain di kota sekitar.
Bandara baru untuk jemaah haji dan umrah
Hingga kini, Mekkah belum memiliki bandara internasional yang berfungsi, sehingga jutaan peziarah setiap tahun harus mendarat di King Abdulaziz International Airport di Jeddah, sekitar 100 km dari kota suci.
Topografi Mekkah yang bergunung-gunung selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengembangan fasilitas penerbangan.
Namun, pemerintah Saudi telah mulai melakukan berbagai uji coba teknologi baru, termasuk kendaraan udara elektrik otonom pada 2024 untuk kebutuhan darurat dan distribusi peralatan medis.
Data dari General Authority for Statistics (GASTAT) menunjukkan bahwa pada musim haji terbaru, Arab Saudi menerima lebih dari 1,5 juta jamaah asing, dan total peziarah mencapai 1,6 juta orang. Pelaksanaan ibadah haji berlangsung selama lima hingga enam hari pada bulan Dzulhijjah, sementara ibadah umrah dapat dilakukan sepanjang tahun.
Proyek Metro Mecca, desain awal sudah selesai
Selain bandara, pemerintah Saudi juga mempercepat pembangunan Mecca Metro, proyek transportasi massal yang telah lama ditunggu.
“Studi kelayakan dan desain awal telah selesai dan diserahkan kepada pihak berwenang terkait,” jelas Al-Rasheed.
Ilustrasi. Arab Saudi siapkan layanan penuh di Masjidil Haram dan Nabawi pada malam 29 Ramadhan untuk kenyamanan jamaah.
Kereta metro ini diproyeksikan menjadi tulang punggung mobilitas di kota suci, terutama pada musim haji ketika tingkat kepadatan meningkat drastis.
Metro juga diharapkan membantu mengurai kemacetan dan mempermudah akses ke area Masjidil Haram dan situs-situs suci lainnya.
Transportasi umum Mekkah terus diperluas
Selain dua mega proyek tersebut, pemerintah Arab Saudi juga telah memperkuat jaringan transportasi publik yang sudah ada, khususnya layanan bus.
Menurut Al-Rasheed, layanan Mecca Bus saat ini mencakup:
- 400 bus aktif
- 12 rute operasi
- 580 kilometer cakupan perjalanan
- 430 halte
- 4 stasiun utama di pusat kota
Sejak diluncurkan pada Februari 2022, layanan bus telah melayani lebih dari 185 juta penumpang dan mencatat 3,8 juta perjalanan.
Kota Mekkah juga mengalami peningkatan infrastruktur jalan besar-besaran. Bagian utama dari ring road pertama, kedua, dan ketiga telah dibuka, memberikan konektivitas lebih baik menuju Masjidil Haram dan jalur menuju lokasi-lokasi suci, termasuk King Abdul Aziz Road dan Ibrahim Al Khalil Road.
Akses masuk ke kota pun diperluas untuk menampung meningkatnya volume kendaraan, terutama pada puncak musim ibadah.
Tag: #arab #saudi #akan #bangun #bandara #baru #mekkah #akses #jemaah #haji #makin #mudah