Xiaomi Gelar Peluncuran Es Krim Standard, Pro, dan Max, Ini Bedanya
Xiaomi menawarkan es krim dalam tiga varian yang sudah sangat familier di telinga para Mi Fans, yakni reguler, Pro, dan Max.(Xiaomi)
10:06
13 April 2026

Xiaomi Gelar Peluncuran Es Krim Standard, Pro, dan Max, Ini Bedanya

- Xiaomi memang dikenal gemar menempelkan mereknya pada berbagai macam produk, mulai dari rice cooker, skuter listrik, hingga koper.

Namun, peluncuran produk terbarunya di konferensi "2026 Values Conference" ini benar-benar di luar dugaan, es krim.

Perusahaan teknologi asal China ini tidak sekadar menjual es krim biasa. Xiaomi menawarkan es krim tersebut dalam tiga varian yang sudah sangat akrab di telinga para Mi Fans, yakni Standard, Pro, dan Max.

Setiap varian es krim ini menawarkan tingkat "kemewahan" dan harga yang berbeda, seperti dirangkum KompasTekno dari Gizmochina.

  • Edisi Standard. Pembeli akan mendapatkan es krim polos dengan harga yang sangat kompetitif, yakni 5,99 yuan (sekitar Rp 15.000).
  • Edisi Pro. Jika butuh tambahan "performa", Anda bisa melakukan upgrade ke versi Pro seharga 6,99 yuan (sekitar Rp 18.000). Penambahan spesifikasi di sini berupa ekstra satu keping biskuit.
  • Edisi Max. Cocok untuk pengguna kelas berat yang gila manis, versi Max dibanderol seharga 8,99 yuan (sekitar Rp 22.000). Varian tertinggi ini hadir dengan spesifikasi maksimal berupa taburan tiga keping biskuit.

Resep es krim unik ini diracik khusus oleh Chef Bing Jiabao, koki dari kantin internal Xiaomi.

Sebagai informasi, Xiaomi mengelola kafetarianya secara mandiri sejak 2015, di mana semua koki dan stafnya adalah karyawan langsung perusahaan.

Chef Bing menuturkan bahwa ia mendapat inspirasi dari es krim tofu. Namun, untuk menonjolkan identitas merek, ia menggunakan millet (jawawut, tanaman pangan serelia berbiji kecil) sebagai bahan utama.

Kata millet sendiri merujuk pada elemen kunci dalam merek "Xiao-Mi" (yang secara harfiah berarti "beras kecil").

Baca juga: Sejarah Xiaomi, Lahir Bernama Dami hingga Termuda di Fortune 500

Setelah direvisi tiga kali, Chef Bing akhirnya menyempurnakan resepnya. Prosesnya dimulai dari mengukus jawawut, mengubahnya menjadi pasta yang dicampur dengan susu, lalu diakhiri dengan topping biji jawawut utuh.

Inovasi ini diklaim berhasil memecahkan masalah teknis untuk memberikan cita rasa jawawut yang lebih kuat.

Dalam foto-foto yang beredar, mesin pembuat es krim di kafetaria tersebut menampilkan logo Mengniu, perusahaan susu ternama di China. Hal ini mengindikasikan adanya kolaborasi antara raksasa teknologi dan raksasa olahan susu lokal dalam pengembangan produk ini.

Baca juga: Xiaomi Ungkap Biaya RAM Naik Rp 3,7 Juta, Harga HP Terdampak

Ludes terjual

Tentu saja, peluncuran es krim bergaya peluncuran ponsel pintar ini langsung meledak dan menjadi trending topic di berbagai media sosial China.

Banyak warganet yang melontarkan komentar lucu terkait penamaan produk ini.

Mereka mempertanyakan absennya varian "Ultra" yang biasanya menjadi kasta tertinggi di ponsel Xiaomi, sementara yang lain menyarankan agar Xiaomi merilis varian "Youth Edition" atau edisi ringan untuk anak muda.

Pihak Xiaomi sendiri mengonfirmasi bahwa seluruh stok es krim di kantin ludes terjual dalam waktu singkat setelah peluncuran. 

Baca juga: Harga HP Xiaomi, Redmi, dan Poco Update 10 April 2026, Termurah Rp 1 Jutaan

Tag:  #xiaomi #gelar #peluncuran #krim #standard #bedanya

KOMENTAR