AI Bobol OS Teraman Kurang dari 10 Jam, Tim Hacker Elit Butuh Berminggu-minggu
Ilustrasi AI membobol sistem operasi.(Ilustrasi dibuat menggunakan AI. KOMPAS.com/Zulfikar Hardiansyah)
12:36
11 April 2026

AI Bobol OS Teraman Kurang dari 10 Jam, Tim Hacker Elit Butuh Berminggu-minggu

- Teknologi Artificial Intelligence (AI) belakangan unjuk kebolehan lagi, yang bisa jadi mengancam keamanan digital di masa depan. Kali ini, AI dipakai untuk meretas sistem operasi (OS) FreeBSD paling aman di dunia dan berhasil.

Tidak hanya berhasil, aksi pembobolan FreeBSD oleh itu berjalan sangat cepat. AI sukses mengeksploitasi celah keamanan kritis di kernel FreeBSD (kode CVE-2026-4747) secara jarak jauh hanya dalam waktu kurang dari 10 jam, cuma 4 hingga 8 jam.

Baca juga: Programmer Sekarang Jadi Pekerjaan yang Paling Rentan Digantikan AI

Sementara itu, dengan medan operasi peretasan yang sama, tim hacker manusia level elit biasanya butuh waktu berminggu-minggu. Lebih mengejutkan lagi, aksi AI meretas OS teraman ini dijalankan tanpa campur tangan manusia. Ia jadi aktor utama operasi ini.

Operasi AI bobol OS paling aman didunia

Kabar peretasan tingkat tinggi yang dilakukan AI ini diungkapkan oleh pakar teknologi siber, Amir Husain, dalam sebuah laporan analisis yang diterbitkan di Forbes. Dalam laporannya, Husain memaparkan bahwa model AI itu dibangun menggunakan Claude besutan Anthropic.

AI itu secara mandiri bisa merancang rantai serangan eksekusi kode jarak jauh (Remote Code Execution/RCE) dengan lengkap. Kode tersebut kemudian sukses mendapatkan akses root shell, akses tertinggi yang bisa mengambil kendali sistem server secara penuh.

Sepanjang proses hacking, AI tersebut mampu merancang lingkungan pengujiannya sendiri menggunakan emulator QEMU.

Ia bahkan menyusun rantai instruksi memori yang rumit (ROP chain), hingga sanggup mengidentifikasi masalah dan melakukan debugging secara mandiri ketika eksploitasinya sempat gagal atau macet di tengah jalan.

"Bagi mereka yang berkecimpung di bidang keamanan siber, ini adalah momen ambang batas krusial. Kita telah berpindah dari era di mana AI hanyalah alat bantu bagi periset keamanan, menjadi aktor otonom yang sepenuhnya mampu melakukan operasi ofensif canggih terhadap sistem," tulis Husain, seperti dikutip KompasTekno dari Forbes.

Baca juga: Buntu Berminggu-minggu, Ahli Matematika Bisa Selesaikan Soal Berkat AI Claude

Transformasi serangan siber

Keberhasilan AI meretas FreeBSD, sistem operasi open-source yang secara historis dikenal sangat kuat, stabil, dan sering menjadi tulang punggung infrastruktur internet global, menjadi peringatan bagi industri teknologi di seluruh dunia.

Kasus ini menunjukkan serangan siber tengah mengalami transformasi. Jika pada masa lalu serangan siber tingkat tinggi membutuhkan biaya sangat mahal dan ketersediaan hacker manusia dengan jam terbang puluhan tahun.

Kini, AI bisa melakukannya dengan biaya yang sangat murah dan cepat.

Menghadapi era baru ini, perusahaan besar dan lembaga keamanan negara dituntut untuk segera merombak total strategi pertahanan siber mereka.

Di masa depan, pertempuran siber tampaknya tak lagi terjadi antara manusia melawan manusia, melainkan kecerdasan buatan yang saling meretas satu sama lain.

Baca juga: Alih-alih Makin Produktif, Kebanyakan Pakai AI Malah Bikin Stres

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Tag:  #bobol #teraman #kurang #dari #hacker #elit #butuh #berminggu #minggu

KOMENTAR