3 Bulan, China ''Lahirkan'' 5.000 Robot Humanoid
Perusahaan robotika asal China, Agibot, mencatat lonjakan produksi yang signifikan dengan mengirimkan 5.000 robot humanoid hanya dalam waktu tiga bulan. (Agibot)
07:48
9 April 2026

3 Bulan, China ''Lahirkan'' 5.000 Robot Humanoid

- Industri robot yang dibuat menyerupai manusia (humanoid) memasuki fase baru yang lebih masif.

Perusahaan robotika asal China, Agibot, mencatat lonjakan produksi yang signifikan dengan mengirimkan 5.000 robot humanoid hanya dalam waktu tiga bulan. Angka tersebut menunjukkan percepatan yang drastis dalam skala produksi.

Sebagai perbandingan, Agibot membutuhkan waktu sekitar dua tahun untuk memproduksi 1.000 unit pertama, lalu satu tahun tambahan untuk "melahirkan" 5.000 unit robot. Kini, jumlah yang sama berhasil dicapai hanya dalam tiga bulan.

Baca juga: Momen Tak Biasa di Gedung Putih, Melania Trump Jalan Bareng Robot

Dengan ini, perusahaan yang berbasis di Shanghai ini juga mengumumkan telah memproduksi total 10.000 robot humanoid hingga akhir Maret 2026. Pencapaian ini menjadikannya salah satu perusahaan pertama di dunia yang berhasil mencapai skala produksi tersebut.

Lonjakan produksi ini disebut didorong oleh kematangan rantai pasok serta proses manufaktur yang semakin terstandarisasi.

Dengan sistem produksi yang lebih efisien, Agibot disebut mampu meningkatkan output sekaligus memenuhi permintaan pasar yang terus tumbuh.

Pekerjaan domestik dan industri

Dari video demo yang dibagikan, robot humanoid Agibot terlihat bisa mengerjakan pekerjaan berulang seperti melipat baju, menyusun barang, sampai melipat kardus.

Saat ini, robot humanoid buatan Agibot dilaporkan sudah digunakan dalam berbagai skenario nyata, tidak lagi sekadar diuji di laboratorium. Mulai dari logistik, navigasi di toko retail, layanan perhotelan, hingga sektor pendidikan.

Perusahaan juga mulai memperluas penggunaan robot ke lingkungan industri, seperti membantu lini produksi.

Permintaan terhadap robot humanoid juga tidak hanya datang dari dalam negeri China. Agibot menyebutkan bahwa produknya kini telah digunakan di berbagai wilayah, termasuk Eropa, Amerika Utara, Jepang, Korea Selatan, Asia Tenggara, hingga Timur Tengah.

Data riset independen pada Januari 2026 juga menunjukkan dominasi Agibot di pasar global robot humanoid.

Robot Agibot sudah digunakan di berbagai skenario nyata. Mulai dari logistik, navigasi di toko retail, layanan perhotelan, hingga sektor pendidikan. Perusahaan juga mulai memperluas penggunaan robot ke lingkungan industri, seperti membantu lini produksi.
YouTube/ Agibot Robot Agibot sudah digunakan di berbagai skenario nyata. Mulai dari logistik, navigasi di toko retail, layanan perhotelan, hingga sektor pendidikan. Perusahaan juga mulai memperluas penggunaan robot ke lingkungan industri, seperti membantu lini produksi.

Firma riset Omdia memperkirakan perusahaan ini telah mengirimkan hampir 5.200 unit robot, unggul dari pesaing terdekatnya, Unitree, dengan sekitar 4.200 unit.

Sementara itu, produsen robot humanoid asal Amerika Serikat seperti Figure, Agility Robotics, dan Tesla masing-masing baru berada di kisaran 150 unit.

China pemain utama

Fenomena ini menandai perubahan besar dalam industri robotika, dari tahap eksperimen menuju adopsi komersial skala besar. Robot humanoid kini tidak lagi sekadar konsep teknologi masa depan, tetapi mulai menjadi bagian dari operasional bisnis sehari-hari.

Baca juga: China Bikin Bumi, Robot Humanoid Murah Seharga iPhone

Sejumlah analis menilai, percepatan produksi ini juga memperkuat posisi China sebagai pemain utama dalam industri robot humanoid global.

Sebelumnya, sekitar 90 persen robot humanoid dunia disebut diproduksi di China, dan angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring ekspansi perusahaan seperti Agibot, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GizmoChina dan Forbes.

Meski demikian, persaingan di sektor ini masih terbuka. Sejumlah perusahaan global lain masih fokus menyempurnakan teknologi mereka sebelum masuk ke produksi massal.

Namun, langkah cepat Agibot menunjukkan bahwa kecepatan produksi bisa menjadi kunci untuk menguasai pasar yang masih dalam tahap awal ini.

Tag:  #bulan #china #lahirkan #5000 #robot #humanoid

KOMENTAR