Bos Nvidia Klaim Era AGI Sudah Tiba, Tapi Definisinya Diperdebatkan
- CEO Nvidia Jensen Huang menyebut era Artificial General Intelligence (AGI) telah tiba. Namun, klaim tersebut memicu perdebatan karena didasarkan pada definisi yang dinilai lebih longgar dibandingkan pemahaman umum tentang AGI.
AGI sendiri merupakan konsep kecerdasan buatan (AI) yang memiliki kemampuan kognitif setara manusia, yakni mampu belajar, memahami, dan menyelesaikan berbagai tugas secara umum.
Pernyataan Huang disampaikan dalam podcast bersama podcaster teknologi AS, Lex Fridman. Dalam diskusi tersebut, Huang menilai AI saat ini sudah bisa dikategorikan sebagai AGI, setidaknya dalam konteks tertentu.
Baca juga: Bos OpenAI Blak-blakan: Era AGI Sudah Dekat, Kecerdasan Dewa Menyusul
Beda definisi AGI
Dalam podcast tersebut, terdapat perbedaan sudut pandang tentang pengertian AGI antara Fridman dan Huang.
Fridman mendefinisikan AGI sebagai AI yang mampu memulai, mengembangkan, hingga menjalankan startup unicorn, yaitu perusahaan rintisan teknologi senilai lebih dari satu miliar dollar AS.
Definisi ini berbeda dari pandangan Huang sebelumnya. Dalam forum DealBook Summit pada 2023 lalu, Huang menyebut AGI sebagai software yang mampu melewati berbagai tes kecerdasan manusia secara kompetitif, dan memperkirakan teknologi tersebut baru akan tercapai dalam lima tahun, atau 2028.
Fridman dalam podcastnya lantas bertanya kepada Huang, apakah AGI menurut definisinya tadi, yakni AI yang bisa mengelola startup unicorn, bisa tercapai dalam 5 tahun atau 20 tahun ke depan.
Huang pun menjawab bahwa era AGI sebenarnya sudah tiba.
Baca juga: Mark Zuckerberg Ingin Bangun AGI, AI yang Tiru Otak Manusia
"Saya kira sekaranglah saatnya. Menurut saya, kita telah mencapai AGI," kata Huang.
Namun klaim era AGI telah tiba yang dilontarkan Huang itu didasarkan pada interpretasi yang lebih sempit.
Karena menurut Huang, AI tidak perlu membangun sesuatu yang abadi, tidak perlu mengelola orang, menavigasi dewan direksi atau mempertahankan bisnis.
Teknologi ini hanya perlu mencapai satu miliar dollar AS, satu kali saja.
"Anda menyebut mencapai satu miliar dollar AS, tidak mengatakannya selamanya," ujar Huang.
Akui keterbatasan AI
Bos Nvidia itu kemudian menggambarkan skenario di mana AI membuat aplikasi sederhana yang viral, digunakan miliaran orang dengan biaya kecil, lalu menghasilkan miliaran dollar AS sebelum akhirnya meredup.
Ia bahkan membandingkannya dengan era dot-com, ketika banyak situs sederhana bisa meraih popularitas besar dalam waktu singkat.
Namun, Huang juga mengakui keterbatasan besar dari skenario tersebut. Ia menyebut peluang AI untuk membangun perusahaan sebesar Nvidia masih nol persen.
"Kemungkinan 100.000 agen membangun Nvidia adalah nol persen," tegas dia.
Jadi, klaim pendiri Nvidia soal era AGI yang disebut sudah tiba, baru didasarkan pada standar yang cukup longgar, belum mencerminkan visi AGI sebagai kecerdasan yang setara atau bahkan melampau manusia, dihimpun KompasTekno dari Mashable.
Tag: #nvidia #klaim #sudah #tiba #tapi #definisinya #diperdebatkan