iPod Tak Lagi Diproduksi, tapi Kini Makin Diburu Gen Z
iPod generasi pertama yang didominasi warna putih.(macworld.com)
17:06
28 Februari 2026

iPod Tak Lagi Diproduksi, tapi Kini Makin Diburu Gen Z

- Perangkat pemutar musik buatan Apple, iPod kini banyak dicari oleh generasi muda yang lahir di kisaran tahun 1997-2012 (Gen Z). 

Hal tersebut disimpulkan dalam laporan teranyar yang dirilis Axios.

Dalam laporan itu, disebutkan pencarian terkait kata kunci (keyword) "Original iPod" dan "iPod Nano" di Google ternyata meningkat sepanjang 2025.

Axios tak menyebutkan seberapa banyak peningkatan tersebut apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Selain di Google, laporan ini turut mencatat pencarian terkait dua perangkat iPod, yaitu iPod Classic dan iPod Nano, di platform marketplace eBay juga ikutan naik pada periode Januari-Oktober 2025.

Baca juga: Gadget AI Pertama Bikinan Jony Ive dan Sam Altman Mirip iPod Shuffle?

Dibandingkan tahun sebelumnya, peningkatan pencarian iPod Classic dan iPod Nano di eBay masing-masing mencapai 25 persen dan 20 persen. 

Laporan ini sejalan dengan survei yang dilakukan seorang pengamat musik, Emily White pada Desember 2025 lalu. 

Emily menyebut bahwa 32 persen Gen Z dalam surveinya kini gemar mendengarkan musik lewat pemutar musik lawas, salah satunya seperti MP3 Player.

Kenapa Gen Z ramai cari iPod?

iPod, yang pertama kali dirilis Apple pada 2001, sejatinya sudah dihentikan produksi dan pengembangannya pada 2022 lalu.

Kini, fungsi pemutar musik bisa dibilang digantikan dengan smartphone. Lantas, mengapa Gen Z kini ramai mencari iPod?

Seorang profesor dari Universitas Georgetown AS, Cal Newport mengatakan orang-orang, terutama Gen Z beralih ke pemutar musik lawas karena perangkat tersebut menawarkan kesederhanaan. 

Kesederhanaan yang dimaksud adalah perangkat tersebut hanya punya fungsi memutar musik saja. 

Ini berbeda dengan smartphone yang bisa dipakai untuk banyak hal, dan beberapa fungsi ponsel, seperti notifikasi, internet, media sosial, dkk dianggap mengganggu pengalaman mendengarkan musik. 

Sebagian besar pengguna yang disurvei Emily di atas juga mengatakan hal yang kurang lebih serupa. 

iPod Nano generasi ke-7 (kiri) dan iPod Shuffle generasi ke-4.Apple iPod Nano generasi ke-7 (kiri) dan iPod Shuffle generasi ke-4.

Mereka mengaku mendengarkan musik di perangkat lawas bisa berfungsi sebagai detoks digital alias beralih dari dunia internet yang bisa mengganggu aktivitas. 

Baca juga: Apa Itu Ponsel Fitur yang Digemari Gen-Z Amerika Serikat ketimbang Smartphone?

Selain itu, musik yang didengarkan juga pastinya akan sesuai dengan selera pengguna, tidak menyesuaikan algoritma platform streaming musik (Spotify, YouTube Music, dkk) yang biasanya memutar lagu secara acak sesuai riwayat pencarian pengguna. 

Fenomena ini juga dikaitkan dengan tren “friction-maxxing”, yakni pilihan sadar untuk menggunakan teknologi yang lebih sederhana dan kurang praktis demi mengurangi ketergantungan pada perangkat serba instan.

Streaming musik terus naik

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari DigitalTrends, Selasa (24/2/2026), meski masih banyak yang cari iPod, kebangkitan pemutar musik lawas ini tidak berarti layanan streaming seperti Apple Music atau Spotify ditinggalkan sepenuhnya.

Sebab, layanan streaming kini masih mendominasi industri musik digital dan diprediksi akan terus tumbuh di masa depan.

Menurut laporan dari firma Mordor Intelligence, pasar streaming musik di 2026 diprediksi akan tumbuh dari 23,18 miliar dollar AS (di 2025) ke 25,12 miliar dollar AS.

Pada 2031 mendatang, pertumbuhan disebut akan makin signifikan dan menyentuh angka 37,58 miliar dollar AS.

Artinya, meningkatnya pasar streaming musik ini bisa dibilang akan berbarengan dengan meningkatnya pengguna dan Gen Z yang beralih ke perangkat lawas, macam iPod untuk mendengarkan musik. 

Tag:  #ipod #lagi #diproduksi #tapi #kini #makin #diburu

KOMENTAR