Sejarah 11 Februari 2006, Mulut Besar Jose Mourinho Ditampar Tim Gurem
- Tanggal 11 Februari 2006 alias 20 tahun lalu meninggalkan memori pahit buat Jose Mourinho dan Chelsea.
Jose Mourinho identik dengan komentar-komentar provokatif dan cenderung arogan yang bertujuan membuyarkan konsentrasi rival.
Gaya seperti ini sudah ia perlihatkan sejak menukangi Chelsea di termin pertama (2004-2008).
Mulut besar Mourinho memang terbukti ampuh menghadirkan dua trofi di musim pertamanya melatih Chelsea, yakni Premier League dan Piala Liga Inggris.
Baca juga: Hasil Chelsea Vs Leeds United 2-2: The Blues Tertahan Comeback Lawan
Namun, kesombongan pria berkebangsaan Portugal itu terkadang juga bisa mengakibatkan kerugian bagi timnya sendiri.
Salah satu contoh paling nyata terlihat dalam pertandingan versus Middlesbrough pada musim 2005-2006.
Chelsea yang ketika itu berstatus penguasa klasemen sementara Liga Inggris mesti menelan pil pahit lantaran kalah telak dengan skor 0-3!
Kesombongan Jose Mourinho
Sebelum bertanding, Jose Mourinho melontarkan pernyataan arogan seiring situasi aman berupa keunggulan 15 poin di atas Manchester United.
Baca juga: Klasemen Liga Inggris Usai Skor West Ham Vs Man United 1-1
Dia mengklaim Chelsea bakal memastikan gelar juara pada medio April atau sebulan lebih cepat dari penutupan musim.
Kesombongan Jose Mourinho barangkali menular kepada para pemain Chelsea di atas lapangan.
Jose Mourinho memberi instruksi dalam pertandingan Liga Inggris antara Middlesbrough vs Chelsea di Stadion Riverside, Middlesbrough 11 Februari 2006. FOTO AFP Martyn Harrison (Foto oleh MARTYN HARRISON / AFP)
Mereka menganggap enteng Middlesbrough yang notabene penghuni papan bawah dan terlihat tampil asal-asalan seadanya di atas lapangan.
Situasi tersebut berhasil dimaksimalkan oleh Middlesbrough. Klub yang biasa disingkat Boro itu menggelontorkan tiga gol.
Baca juga: Dennis Bergkamp Peringatkan Arsenal jika Ingin Juara Liga Inggris
Masing-masing melalui aksi individual Fabio Rochemback pada menit ke-2, Stewart Downing (45'), dan Yakubu Ayegbeni (68').
Sorotan lantas tertuju pada sektor defensif Chelsea yang tampak begitu lamban dan mudah ditembus lawan.
Titik lemah berada di jantung pertahanan Chelsea yang ditempati John Terry dan Ricardo Carvalho.
Saking buruknya permainan Chelsea, surat kabar ternama Inggris, Sunday Mirror, sampai membuat judul nyeleneh.
Baca juga: Daftar Top Skor Liga Inggris: Haaland di Puncak Usai Putus Kutukan Anfield
Mereka memelesetkan istilah losser (pencundang) menjadi blueser sebagai bentuk sidiran buat Mourinho serta memajangnya di halaman depan.
Jose Mourinho Masih Bisa Berkelit
Kendati Chelsea menelan kekalahan telak, Jose Mourinho tetap santai. Dia toh masih bisa berkelit.
Middlesbrough disebutnya memarkir 10 pemain di area pertahanan setelah unggul 3-0, sehingga Chelsea mengalami kesulitan dalam mengejar defisit gol.
"Tiga gol itu terlalu banyak mengingat Boro tidak bermain untuk mencetak gol sebanyak itu," kata Mourinho dikutip dari BBC Sport.
Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Tottenham Vs Newcastle di Liga Inggris 2025-2026
"Di babak kedua, mereka menempatkan 10 bek dan hanya berkutat di 20 meter daerah sendiri," imbuhnya.
Jose Mourinho boleh saja ngeles, tapi malam itu akan selamanya diingat publik sebagai kekalahan terbesar perdana sang pelatih di Chelsea.
Terbilang memalukan karena tim yang melakukannya berasal dari papan bawah.
Rekaman Pertandingan
MIDDLESBROUGH vs CHELSEA 3-0
Sabtu, 11 Februari 2006
Middlesbrough (4-5-1): 1-Schwarzer; 21-Parnaby, 5-Riggott, 6-Southgate, 12-Pogatetz; 25-Morrison (7-Boateng 39’), 14-Mendieta (24-A. Davies 90’), 17-Doriva, 10-Rochemback, 19-Downing; 20-Yakubu (9-Hasselbaink 90’)
Cadangan: 22-Jones, 18-Maccarone
Pelatih: Steve McClaren
Chelsea (4-5-1): 1-Cech; 6-Carvalho, 26-Terry, 13-Gallas (7-Maniche 17’), 14-Geremi (12-C. Cole 46’); 5-Essien, 8-Lampard, 10-J. Cole (24-Wright-Phillips 46’), 22-Gudjohnsen, 16-Robben; 9-Crespo
Cadangan: 23-Cudicini, 29-Huth
Pelatih: Jose Mourinho (Por)
Stadion: Riverside (31.037)
Gol: Rochemback 2’, Downing 45’, Yakubu 68’
Wasit: Bennett
Kartu Kuning: Terry, Gudjohnsen, Carvalho (C)
Kartu Merah: -
Tag: #sejarah #februari #2006 #mulut #besar #jose #mourinho #ditampar #gurem