Wamenhaj Sebut Syarat Kesehatan Jemaah Haji Tahun Depan Akan Lebih Ketat
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menerima kedatangan Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Abdulfattah Bin Sulaiman Mashat di Kantor Daker Makkah, Kamis (4/6/2026). (Tribunnews.com/Media Center Haji 2026)
21:58
5 Juni 2026

Wamenhaj Sebut Syarat Kesehatan Jemaah Haji Tahun Depan Akan Lebih Ketat

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan istithaah atau syarat haji khususnya soal kesehatan jemaah akan terus berlanjut dan makin diperketat untuk musim haji 2027.

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Pemerintah Indonesia akan memperketat istithaah kesehatan sejak dari dalam negeri sebagai upaya menekan angka kematian atau mortality rate.

“Isu istithaah itu menjadi isu utama bagi kita, terutama tentang mortality rate. PR kita tentu akan terus menekan jumlah kematian tahun depan. Maka istithaah kami pastikan tahun depan akan lebih ketat terhadap jemaah, mulai dari dalam negeri,” kata Dahnil dalam keterangan resmi, Jumat (5/6/2026).

Baca juga: Buntut Kasus Hanania, Kemenhaj Siap Duplikasi Sistem Dompet Digital Umrah Arab Saudi

Dahnil menuturkan, isu kesehatan jemaah masih menjadi perhatian dalam pertemuannya dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Abdulfattah Bin Sulaiman Mashat, di Kantor Daerah Kerja Mekkah, Kamis (4/6/2026).

Namun di sisi lain juga, pemerintah Arab Saudi tetap mengapresiasi langkah perubahan mendasar yang dilakukan Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Pada prinsipnya mereka mengapresiasi langkah-langkah perubahan mendasar yang dilakukan oleh Presiden Prabowo dan tentu mendukung eksistensi Kementerian Haji dan Umrah," kata dia.

Dahnil menyatakan, Pemerintah Arab Saudi meminta agar persiapan haji 2027 bisa dijalani bersama-sama dan dilakukan lebih awal.

“Persiapan penyelenggaraan haji berikutnya akan dilakukan lebih awal melalui kerja bersama antara Kementerian Haji dan Umrah RI dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi," jelasnya.

Baca juga: Kasus Haji Ilegal Terus Berulang, Ketika Kerinduan ke Tanah Suci Terhalang Antrean dan Kuota

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah Moch Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan menyampaikan bahwa tahap persiapan untuk tahun depan telah resmi dimulai.

“Arab Saudi sudah menyampaikan gambaran awal terkait penyelenggaraan haji tahun depan, termasuk tahapan dan timeline yang harus menjadi perhatian seluruh negara peserta haji," ujar Gus Irfan, pada Sabtu (30/5/2026) malam.

Sembari merancang program untuk 2027, kementerian juga tengah menginventarisasi masukan dan catatan evaluasi dari musim haji 2026 yang masih berjalan.

Gus Irfan mengakui bahwa penyempurnaan layanan masih dibutuhkan, terutama pada fase krusial puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Evaluasi teknis tersebut menyoroti tata kelola layanan syarikah, skema pergerakan jemaah, kelayakan tenda, hingga pelaksanaan mabit.

Nantinya, hasil pemantauan ini akan digodok lebih lanjut oleh direktorat terkait sebagai landasan kebijakan tahun depan.

Tag:  #wamenhaj #sebut #syarat #kesehatan #jemaah #haji #tahun #depan #akan #lebih #ketat

KOMENTAR