Kemenham: Prabowo Beri Ruang untuk Kebebasan Pers, Tak Perlu Diragukan
- Staf Khusus (Stafsus) Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Thomas Harming Suwarta menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto melindungi kebebgasan pers.
“Pemerintahan Presiden Prabowo yang memberi ruang penting bagi pembangunan HAM sudah otomatis memberi ruang kebebasan pers. Hal itu tidak perlu diragukan lagi," kata Thomas di Jakarta, dilansir ANTARA, Minggu (10/5/2026).
Thomas berbicara saat mengikuti jalan santai (fun walk) bersama insan media dan masyarakat dalam rangka peringatan World Press Freedom Day 2026 di Jakarta.
Baca juga: Mensesneg Sampaikan Harapan Prabowo di Hari Pers Nasional: Mari Jadi Pilar Kemajuan Bangsa
Dia menegaskan kebebasan pers merupakan hak asasi sehingga negara wajib untuk menjamin hak tersebut.
"Kebebasan pers sejatinya adalah hak asasi, karena itu, kita bersama-sama, baik pemerintah maupun masyarakat, ikut terus mendorong ekosistem pers yang bebas, independen, dan tetap menjadi suar kepentingan publik; dan tentunya juga mendorong pemajuan hak asasi manusia dan demokrasi di Indonesia," kata Thomas.
Kata Thomnas, negara wajib memastikan penghormatan, pelindungan, penegakan, pemajuan dan pemenuhan hak-hak pers.
Baca juga: MK Pertegas Perlindungan Jurnalis, Anggota DPR: Jangan Lagi Ada Kriminalisasi Wartawan
Klaim kebebasan pers semakin membaik
Menurut Thomas, saat ini kebebasan pers di Indonesia semakin membaik di tengah situasi fenomena ledakan informasi yang luar biasa dalam berbagi platformnya.
Dalam situasi itu, menurut dia, media pers harus memastikan peningkatan kualitas.
"Media arus utama yang telah sekian lama bekerja dengan standar jurnalistik yang ketat kami harapkan terus bertumbuh dengan kualitas yang makin membaik. Bahwa ada banyak muncul media dengan bentuk baru yang tidak bisa kita hindari menjadi pendorong agar pers kita terus meningkatkan kualitas," jelasnya.
Baca juga: Duduk Perkara Hubungan Bakom dan Homeless Media, Serta Munculnya Bantahan
Thomas sendiri menegaskan Kementerian HAM memiliki komitmen kuat untuk memastikan kebebasan pers di Indonesia terus bertumbuh.
Media pers yang bebas, sehat, dan berkualitas akan tumbuh dalam ekosistem penghormatan HAM.
"Kalau HAM kita semakin baik, maka otomatis kebebasan pers kita juga semakin baik,” kata dia.
Baca juga: Tangis Anak Jurnalis Rico di Sidang MK: Singgung Koptu Herman Bukit Masih Bertugas
Dalam kerangka itu, Kementerian HAM melibatkan jurnalis di seluruh Indonesia untuk ikut terlibat aktif dalam agenda bersama pembangunan HAM.
"Pengarusutamaan HAM di Indonesia butuh pelibatan jurnalis dan media pers. Kementerian HAM membuka ruang itu secara lebar. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar kelas khusus HAM untuk para jurnalis. Selain untuk membantu literasi HAM untuk jurnalis, juga dalam kerangka memastikan pelindungan HAM para jurnalis," tutur Thomas.
Sementara itu, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengatakan kegiatan fun walk bersama insan pers menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menjaga prinsip-prinsip jurnalistik.
"Fun walk kawan-kawan pers bersama Dewan Pers ini, bagi kami, memberikan satu suasana kebatinan, kehangatan, keakraban, dan juga sebuah komitmen bahwa pers semakin eksis mempertahankan prinsip pers, objektivitas, profesionalitas, dan juga etika," kata Komaruddin.
Tag: #kemenham #prabowo #beri #ruang #untuk #kebebasan #pers #perlu #diragukan