Momen Teddy Keliling di Pasar Murah Monas, Minta Maaf Ada Antrean
- Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya berkeliling meninjau pelaksanaan Pasar Murah yang digelar pemerintah di halaman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Pantauan Kompas.com, Teddy datang ke area Monas sekitar pukul 18.18 WIB dengan memakai kaus putih dan rompi coklat.
Setibanya di lokasi, Teddy langsung mengecek area Pasar Murah bersama Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman.
Dari pantauan, Teddy berkeliling selama lebih dari satu jam, tepatnya hingga sekitar 19.43 WIB.
Baca juga: Istana Gelar Pasar Murah di Monas, Ada Kupon Sembako-Makanan Gratis
Sembari berkeliling, ia juga menyapa sejumlah masyarakat yang sedang menukarkan kupon di Pasar Murah.
Selepas meninjau lokasi Pasar Murah, Teddy mengaku bersyukur kegiatan ini dapat berjalan lancar dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat.
"Ini persiapannya cukup singkat, tapi alhamdulillah lancar semuanya dari segi pengamanan," ucap Teddy, usai berkeliling Pasar Murah.
Dari laporan yang diperolehnya, setidaknya sudah ada 200.000 orang yang datang ke Pasar Murah.
Antusiasme warga yang hadir ke lokasi, menurutnya juga menunjukkan suasana kegembiraan.
"Ini tadi laporan dari Pak Kapolda lebih dari 100.000 orang dari jam 4 yang hadir ke sini, dan makin malam pasti makin ramai, mungkin sekitar 200.000," tutur dia.
Mewakili pemerintah, Teddy juga minta maaf jika ada warga sempat mengantre selama berada di Pasar Murah.
"Kemudian, tadi minta maaf ada yang antre. Kita sudah buka banyak banget pintunya sebenarnya, cuma tadi anda bilang benar, antusiasme tinggi jadi mengantre agak panjang. Tapi, ya ada makanan, ada minuman," ucap dia.
Baca juga: Pertemuan Prabowo dan Ray Dalio di Istana Bahas Penguatan Peran Danantara
Menurut Teddy, sebagian warga juga merasa tidak masalah saat harus mengantre.
Sebab, mereka menikmati hiburan dan hiasan yang dipasang selama acara Pasar Murah digelar.
"Tadi saya tanya satu-satu juga, mereka menyadari bahwa ya enggak apa-apa antre, namanya ini sekaligus menikmati nuansa Monas malam hari, lampu-lampu, musik dan sebagainya," kata dia.
Teddy menambahkan, kegiatan Pasar Murah ini pertama kali digelar pemerintah di era Presiden RI Prabowo Subianto.
Seskab RI mengungkap Kepala Negara berharap kegiatan ini dapat digelar secara rutin.
"Ini pertama kali, tentunya kita pasti Bapak Presiden ingin yang terbaik ya pasti akan rutin gitu," tutur dia.
Selama Pasar Murah digelar, pemerintah membagikan setidaknya 100.000 kupon bagi masyarakat yang bisa ditukarkan sembako serta dagangan UMKM di Pasar Murah.
Sejumlah UMKM dari berbagai pasar di Jakarta juga dilibatkan dalam acara Pasar Murah di Monas ini di antaranya ada UMKM dari Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, serta Pasar Ular.
Baca juga: Janji Prabowo usai Kunjungi Warga Pinggir Rel Pasar Senen
"Satu kupon itu Rp 500.000. Jadi, ada untuk sembako, ada juga untuk barang. Barangnya apa? Nah, sekalian juga untuk menghidupkan UMKM-UMKM, pedagang-pedagang," tutur dia.
Adapun kupon tersebut dibagikan ke warga yang membutuhkan lewat lurah, ketua RT, dan ketua RW di berbagai daerah.
Selain itu, ada hiburan untuk anak serta kurang lebih 1.000 pedagang kaki lima yang juga dilibatkan untuk memeriahkan acara Pasar Murah di Monas.
"Jadi, disiapkan 300.000 porsi makanan, makanan minuman untuk masyarakat semuanya. Jadi, datang ke sini bisa makan semuanya, ada hiburan, kemudian bisa membelikan sanak keluarganya barang-barang," kata Teddy.
Tag: #momen #teddy #keliling #pasar #murah #monas #minta #maaf #antrean