



Orang yang Lebih Suka Mengirim Pesan WA daripada Telepon Biasanya Memiliki 7 Karakter Unik Ini, Menurut Psikologi
- Karakter dan kepribadian orang memanglah berbeda-beda. Salah satunya jika dilihat dari bagaimana dia merespon pesan WA (WhatsApp) atau telepon.
Sebagian orang mungkin lebih menyukai merespon lewat pesan WA, sebagian orang lagi mungkin lebih suka meresponnya melalui telepon. Kedua perilaku tersebut ternyata dapat dijadikan sebagai petunjuk karakter dan kepribadian orang.
Dilansir dari laman smallbusinessbonfire.com oleh JawaPos.com, Rabu (27/11) berikut ini karakter dan kepribadian orang yang lebih suka mengirim pesan WA daripada telepon, simak apa saja:
1. Menghargai ruang pribadi mereka
Orang yang lebih suka berkirim pesan teks daripada menelepon sering kali menghargai ruang pribadi mereka. Itu tidak berarti mereka orang yang antisosial atau menyendiri. Sebaliknya, ini tentang menghormati batasan mereka sendiri dan orang lain.
Anda lihat, teks menawarkan zona nyaman, semacam penyangga antara mereka dan dunia. Hal ini memungkinkan mereka untuk terlibat dengan cara mereka sendiri.
Saat Anda mengirim pesan teks, pada dasarnya Anda mengatakan, "Hai, aku menghargai privasimu. Balaslah saat kamu bisa." Itu tidak mengganggu, tetapi penuh perhatian.
Ini bukan tentang menghindari komunikasi, tetapi tetapi tentang membuat semua pihak yang terlibat merasa lebih nyaman. Jika dilihat, ini adalah sifat yang cukup bijaksana.
2. Komunikator yang bijaksana
Orang-orang yang lebih suka berkirim pesan teks daripada menelepon juga biasanya ternyata merupakan komunikator yang cukup bijaksana.
Dengan berkirim pesan, mereka punya waktu dan ruang untuk menyusun pesan mereka dengan saksama. Tidak ada tekanan untuk segera membalas atau takut mengatakan sesuatu yang tidak pantas di saat yang panas.
3. Biasanya introvert
Banyak orang yang lebih suka berkirim pesan teks daripada menelepon adalah kaum introvert.
Orang introvert cenderung merasa terkuras oleh interaksi sosial dan butuh waktu sendiri untuk mengisi ulang energi.
Berkirim pesan teks menyediakan platform yang sempurna bagi mereka untuk berkomunikasi tanpa merasa kewalahan.
Orang introvert dapat berkomunikasi melalui teks dengan kecepatan mereka sendiri, tanpa perlu tanggapan langsung atau tekanan untuk menjaga percakapan tetap mengalir. Bagi mereka, ini seperti komunikasi yang dibuat khusus.
Penelitian telah menunjukkan bahwa orang introvert sering kali mengekspresikan diri mereka lebih baik dalam tulisan daripada dalam percakapan.
Mereka meluangkan waktu untuk menyusun kalimat dengan hati-hati, mengekspresikan pikiran dan ide mereka dengan lebih efektif. Dan lebih percaya diri.
4. Pemikir
Orang yang lebih suka berkirim pesan teks daripada menelepon sering kali merupakan pemikir yang independen.
Mereka adalah orang-orang yang menghargai pemikiran dan ide mereka sendiri, dan mereka tidak merasa perlu dipengaruhi oleh reaksi atau pendapat langsung orang lain.
Saat mereka berkirim pesan, mereka memiliki kebebasan untuk mengekspresikan diri tanpa umpan balik langsung.
Mereka dapat menuangkan pikiran, mengutarakan sudut pandang, dan menekan tombol kirim saat mereka siap.
Ini tidak berarti mereka menghindari masukan atau perspektif yang berbeda. Sebaliknya, ini memberi mereka ruang untuk merumuskan dan mengekspresikan pemikiran unik mereka sendiri sebelum terpapar pada pengaruh orang lain.
5. Pendengar yang sabar
Orang yang lebih suka berkirim pesan teks daripada menelepon sering kali menjadi pendengar yang sabar.
Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana seseorang dapat 'mendengarkan' melalui teks. Dalam konteks berkirim pesan, mendengarkan melibatkan membaca dan menyerap informasi, meluangkan waktu untuk memahami apa yang dikatakan orang lain.
Saat Anda berkirim pesan, lebih mudah untuk berhenti sejenak, merenungkan apa yang telah dikatakan, dan menanggapi dengan penuh pertimbangan.
Tidak perlu terburu-buru untuk segera bereaksi seperti yang mungkin terjadi dalam panggilan telepon.
Aspek berkirim pesan ini menarik bagi mereka yang lebih suka meluangkan waktu untuk memahami dan menanggapi informasi.
6. Mudah beradaptasi
Di era digital yang serba canggih ini, orang-orang yang lebih suka berkirim pesan teks daripada telepon telah menerima perubahan dari panggilan telepon tradisional ke komunikasi berbasis teks dengan mudah.
Ini bukan hanya tentang mengikuti tren, tetapi tentang menemukan kenyamanan dan kemudahan di dalamnya.
Selain itu, kemampuan adaptasi mereka tidak terbatas pada teknologi. Mengingat sifat introspektif dan gaya komunikasi yang bijaksana, mereka sangat siap untuk beradaptasi dengan berbagai situasi sosial dan orang.
Berkirim pesan teks memungkinkan mereka mengukur nada percakapan dan menanggapinya dengan tepat.
Mereka dapat menyesuaikan gaya komunikasi dengan kebutuhan orang yang berinteraksi dengan mereka, sehingga mereka cukup serba bisa.
7. Menghargai efisiensi
Orang yang lebih suka berkirim pesan teks daripada menelepon biasanya menghargai efisiensi.
Menurut spesialis penjangkauan Julia Serdiuk, SMS atau pesan WA menyediakan cara yang cepat dan efisien untuk berkomunikasi.
Tidak perlu basa-basi atau basa-basi, Anda bisa langsung ke intinya. Itu nilai tambah yang besar di dunia di mana waktu sering dianggap sebagai sumber daya kita yang paling berharga.
Selain itu, para pengirim pesan teks sering kali menghargai waktu mereka sendiri dan waktu orang lain.
Mereka memahami bahwa tidak semua orang memiliki kemewahan untuk terlibat dalam panggilan telepon yang panjang.
Dengan pesan teks, Anda dapat menyampaikan pesan Anda secara ringkas dan penerima dapat menanggapinya saat mereka merasa nyaman.
Kemampuan menghargai dan mengatur waktu secara efisien lebih dari sekadar untuk berkirim pesan teks, ini merupakan bukti pemahaman mereka terhadap dunia yang serba canggih saat ini.
Tag: #orang #yang #lebih #suka #mengirim #pesan #daripada #telepon #biasanya #memiliki #karakter #unik #menurut #psikologi