Tambah Durasi Tidur Bisa Bantu Kesehatan Jantung
– Tidur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung. Bahkan, peningkatan durasi tidur dalam jumlah kecil dapat memberikan dampak signifikan bagi tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa menambah waktu tidur sekitar 11 menit per malam, jika dikombinasikan dengan sedikit peningkatan aktivitas fisik dan pola makan yang lebih sehat, dapat menurunkan risiko kejadian kardiovaskular hingga 10 persen.
Dokter Daniel Cham menjelaskan, kualitas tidur yang baik berperan dalam menjaga berbagai fungsi tubuh, termasuk tekanan darah dan kesehatan jantung.
“Perbaikan kecil dalam pola tidur dapat memberikan manfaat nyata terhadap tekanan darah, variabilitas detak jantung, dan ketahanan kardiovaskular,” ujarnya, dikutip dari Tom's Guide, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, pendekatan perubahan kecil ini dinilai lebih mudah dilakukan dibandingkan mengubah satu kebiasaan secara drastis.
Baca juga: Waspada, 4 Gangguan Tidur Ini Bisa Jadi Tanda Awal Demensia
Kurang Tidur Berdampak pada Kesehatan Jantung
Tidur, terutama pada fase tidur dalam (deep sleep), merupakan waktu bagi tubuh untuk melakukan pemulihan.
Pada fase ini, tubuh memperbaiki sel, menyeimbangkan hormon, serta menurunkan tekanan darah.
Jika fase ini terganggu, dampaknya tidak hanya dirasakan dalam bentuk kelelahan, tetapi juga berisiko terhadap kesehatan jantung.
Baca juga: Dampak Buruk Kurang Tidur pada Wajah, dari Jerawat hingga Mata Panda
Cham menambahkan, kualitas tidur yang buruk dapat memicu berbagai gangguan pada tubuh.
“Kualitas tidur yang buruk dapat meningkatkan tekanan darah, memicu gangguan irama jantung (aritmia), dan memperburuk stres metabolik,” jelas Cham.
Kondisi tersebut dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan kardiovaskular lainnya.
Hal senada disampaikan dokter John La Puma, yang menjelaskan bahwa ritme sirkadian atau jam biologis tubuh memiliki peran penting dalam mengatur fungsi jantung.
Ia menambahkan, lonjakan hormon stres seperti kortisol pada pagi hari menjadi salah satu alasan mengapa serangan jantung dan kematian mendadak lebih sering terjadi dalam beberapa jam setelah seseorang bangun tidur.
Baca juga: 7 Tips Tidur Nyenyak dan Berkualitas di Usia 40 Tahun
Perubahan Kecil, Dampak Besar
Penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology ini melibatkan 53.242 orang dalam basis data UK Biobank dan menyoroti pentingnya perubahan kecil dalam gaya hidup.
Para peneliti menganalisis tiga faktor utama, yakni durasi tidur, aktivitas fisik, dan kualitas pola makan.
Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi peningkatan kecil dalam ketiga aspek tersebut dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kesehatan jantung.
Misalnya, tambahan sekitar 11 menit tidur, peningkatan aktivitas fisik sekitar 4,5 menit per hari, serta konsumsi sayuran dalam jumlah kecil secara konsisten, sudah dapat menurunkan risiko hingga 10 persen.
Cara ini dinilai lebih realistis karena perubahan kecil cenderung lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang dibandingkan perubahan besar yang drastis.
Baca juga: Berapa Jam Tidur yang Ideal? Ini Durasi yang Dibutuhkan Menurut Usia
Cara Menambah Durasi Tidur
Untuk meningkatkan kualitas tidur, beberapa langkah sederhana dapat dilakukan.
Salah satunya adalah menjaga paparan cahaya alami di pagi hari dan mengurangi cahaya terang di malam hari untuk membantu menjaga ritme sirkadian.
La Puma menyarankan untuk membatasi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur, termasuk meletakkan ponsel setidaknya satu jam sebelum waktu tidur.
Selain itu, penggunaan pencahayaan redup di malam hari juga dapat membantu tubuh lebih siap untuk beristirahat.
Perubahan kecil seperti ini dinilai dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten.
Baca juga: Jangan Terburu-buru Memutuskan Sesuatu, Tidur Bisa Bantu Pikiran Lebih Jernih
Pentingnya Kualitas dan Konsistensi Tidur
Meski durasi tidur menjadi salah satu faktor penting, para ahli menekankan bahwa kualitas dan konsistensi tidur juga tidak kalah krusial.
La Puma menjelaskan, tidur kurang dari tujuh jam dapat menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko berbagai penyakit.
Namun, tidur berlebihan juga tidak disarankan karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk penurunan fungsi kognitif.
“Rentang ideal tidur bagi sebagian besar orang dewasa adalah tujuh hingga delapan jam,” jelasnya.
Selain itu, menjaga jadwal tidur yang konsisten, seperti tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, juga berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.
Baca juga: Tidur Tengkurap Bisa Redakan Ngorok, Ini Penjelasan Dokter
Tag: #tambah #durasi #tidur #bisa #bantu #kesehatan #jantung