

Inilah 5 Tanda Anda Mengalami “Krisis Usia 30-an”. (freepik)


Waspada, Ini 5 Tanda Anda Mengalami Krisis Usia 30-an, Salah Satunya Sering Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain
Orang-orang yang berusia tiga puluhan memiliki serangkaian cobaan dan kesengsaraan internal unik tersendiri yang juga perlu sedikit diatasi.
Jadi jika Anda merasa sedang berada dalam rentang usia tersebut dan akhir-akhir ini Anda merasa sedikit tersesat atau introspektif, Anda telah datang ke tempat yang tepat.Dalam artikel yang dikutip dari Hack Spirit, Senin (16/9) ini, kita akan mengungkap tanda-tanda yang menunjukkan ahwa Anda sedang mengalami "krisis usia 30-an" dan beberapa kiat untuk melewatinya.
1. Anda merasa tidak puas
Saat Anda berusia dua puluhan, Anda merasa tidak bisa dihancurkan. Anda masih muda, bersemangat, dan penuh kehidupan. Bahkan, kesalahan Anda pun masih bisa ditoleransi.
Segalanya sedikit berbeda ketika Anda memasuki usia tiga puluhan. Perisai kemudaan mulai memudar, dan Anda mulai meneliti pilihan hidup Anda lebih cermat.
Mungkin Anda tidak menjalani kehidupan yang selalu Anda bayangka. Fakta ini perlahan dapat menggerogoti Anda. Pada akhirnya, Anda mungkin merasa terjebak dalam kebiasaan yang tidak baik.
Mungkin Anda memiliki pekerjaan buntu, menjalani hubungan yang stagnan (atau lajang dan bukan karena pilihan), atau sekadar merasakan kelesuan umum dalam menjalani hidup.
Mungkin, Anda bahkan mulai bersikap acuh tak acuh terhadap hal-hal yang dulu sangat Anda sukai.
2. Anda membandingkan diri Anda dengan orang lain
Jika Anda tipe orang yang cenderung membandingkan diri dengan orang lain, Anda mungkin ingin segera keluar dari media sosial.
Platform seperti Instagram dan TikTok hampir dibuat khusus untuk perbandingan, yang jika terpapar dalam jangka panjang, dapat membuat Anda merasa semakin hampa atau tertinggal.
Setiap orang memiliki versi terbaik kehidupan mereka di sana, yang membuat kehidupan Anda terasa semakin suram.
Tetapi, betapapun sulitnya mempercayainya di zaman sekarang, media sosial tidak mewakili kehidupan nyata.
Jika teman-teman Anda memamerkan mobil baru mereka yang mewah atau memposting tentang bulan madu yang mewah ke Pantai Amalfi, cobalah untuk menanggapi hal-hal tersebut dengan skeptis.
Setiap orang memiliki perjalanannya sendiri. Perbandingan hanya akan mengganggu dan menghambat Anda mencapai kemajuan yang sesungguhnya.
Selama Anda memiliki atap di atas kepala dan satu atau dua orang yang Anda sayangi, Anda baik-baik saja.
3. Anda terus meragukan keputusan yang Anda ambil di masa lalu
Hidup di masa lalu tidak akan membawa Anda kemana pun. Bila Anda terus menerus meragukan karier, hubungan, atau pilihan hidup besar lainnya, hal ini tidak akan menghasilkan apa-apa selain menimbulkan stres yang tidak perlu.
Jadi, ubahlah perspektif Anda dengan secara aktif memanfaatkan realitas Anda saat ini semaksimal mungkin.
Jalan hidup setiap orang itu linier, jadi mulailah menerima keadaan saat ini, dan berhentilah berkutat pada masa lalu.
Dengan kata lain, meski kehidupan tidak selalu berjalan sesuai harapan kita, hal itu tidak menghilangkan kemampuan kita untuk memanfaatkan situasi dengan sebaik-baiknya.
4. Anda takut menua
Seperti yang sudah dijelaskan, saat kita muda, kita merasa hampir tak terkalahkan. Di usia tiga puluhan, kita mungkin akan terus menerus mengingat kematian.
Apa pun itu, saat kita bertambah tua, kesehatan kita menjadi masalah, karena kita melihatnya menurun sedikit demi sedikit.
Lebih jauh, jika kita belum berada di tempat yang kita inginkan dalam hal karier maupun hal lainnya, kita mungkin akan mulai merasakan tekanan.
Ini berarti tingkat ketidakpastian, kecemasan, dan terkadang bahkan depresi semakin tinggi.
5. Anda terus mempertanyakan identitas Anda
Anda tidak akan mengalami apa yang disebut krisis tahun 30-an tanpa sesekali merasakan kecemasan eksistensialis. Ini mungkin berupa kebosanan akan kehidupan sehari-hari.
Bangun tidur, pergi ke kantor, makan, tidur, mabuk, mabuk berat. Anda mulai mempertanyakan apakah masih ada hal lain dalam hidup ini.
Anda mungkin merenungkan pertanyaan mendalam tentang alam semesta, tentang luasnya waktu dan ruang, sambil bekerja keras pada pekerjaan admin yang tidak diinginkan atau menjual asuransi yang mahal.
Hal ini membuat Anda merasa bosan, bingung, dan bahkan terisolasi, seolah-olah tidak ada seorang pun yang benar-benar memahami Anda.
Anda tahu ada sesuatu yang perlu diubah secara mendasar, tetapi Anda tidak tahu pasti apa perubahannya. ***
Editor: Novia Tri Astuti
Tag: #waspada #tanda #anda #mengalami #krisis #usia #salah #satunya #sering #membandingkan #diri #sendiri #dengan #orang #lain