Rekaman Audio Ungkap Momen Sebelum Tabrakan Air Canada, Petugas ATC Akui Salah
Rekaman audio kecelakaan di Bandara LaGuardia New York mengungkap detik-detik sebelum tabrakan mematikan antara pesawat Air Canada AC8646 dan truk pemadam kebakaran pada Minggu (22/3/2026) malam waktu setempat.
Dalam rekaman yang dirilis sehari setelah insiden, seorang pengendali lalu lintas udara (Air Traffic Controller/ATC) yang bertugas saat kejadian terdengar mengakui kesalahannya.
Ia mengatakan, "Saya telah melakukan kesalahan" tidak lama setelah tabrakan terjadi.
Baca juga: Tabrakan Air Canada di Bandara New York, Pilot-Kopilot Tewas
Peristiwa tragis tersebut menewaskan pilot dan kopilot serta melukai puluhan orang. Bandara LaGuardia juga sempat ditutup selama beberapa jam akibat kecelakaan itu.
Kronologi tabrakan
Kecelakaan itu melibatkan pesawat Air Canada Flight 8646 yang dioperasikan oleh Jazz Aviation.
Pesawat berangkat dari Montréal–Trudeau International Airport dan mendarat di landasan pacu sekitar pukul 23.40 waktu setempat.
Di saat bersamaan, sebuah kendaraan pemadam kebakaran juga mendapat izin untuk melintasi landasan guna menangani keadaan darurat lain yang tidak terkait. Diduga, miskomunikasi terjadi karena kedua izin diberikan hampir bersamaan.
Dalam rekaman audio, terdengar kepanikan dari petugas ATC yang berulang kali berteriak, “Berhenti, berhenti, berhenti, berhenti,” diikuti dengan instruksi, “Truk 1, berhenti, berhenti, berhenti. Berhenti, Truk 1. Berhenti.”
Setelah tabrakan terjadi, ATC bandara menghubungi awak pesawat Frontier Airlines dan memberi tahu bahwa landasan akan ditutup.
Awak Frontier merespons, “Kami sedang mengerjakan sesuatu terkait hal itu, dan itu tidak menyenangkan untuk ditonton.”
Petugas ATC kemudian mengatakan, “Ya, saya mencoba menghubungi mereka… Dan kami sedang menangani keadaan darurat, dan saya membuat kesalahan.”
Pernyataan itu langsung ditanggapi oleh kru Frontier dengan kalimat, “Tidak, Anda sudah melakukan yang terbaik.”
Investigasi penyebab kecelakaan
Penyelidikan kini dilakukan oleh National Transportation Safety Board dan Federal Aviation Administration untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Penutupan bandara berlangsung hingga Senin siang di tengah kondisi perjalanan yang sudah terganggu.
Baca juga: Pesawat Air Canada Terbakar Usai Tergelincir, Tak Ada Korban Jiwa
Dari total penumpang dan awak, 41 orang mengalami luka-luka, meski sebagian besar telah dipulangkan dari rumah sakit.
Seorang pramugari dilaporkan terpental keluar dari pesawat dalam kondisi masih terikat kursi lipat. Ia mengalami patah kaki, namun berhasil selamat.
Analis keselamatan penerbangan menyebut dampak kecelakaan bisa lebih fatal jika tangki bahan bakar pesawat ikut terdampak. Ia menilai insiden ini sebagian dipengaruhi faktor keberuntungan.
Tuai komentar pejabat publik dan pakar
Sejumlah pejabat memuji respons cepat petugas dan penumpang yang tetap tenang. Mereka saling membantu keluar dari pesawat serta menenangkan satu sama lain di tengah situasi darurat.
Meski demikian, sejumlah pakar menilai kecelakaan ini seharusnya dapat dicegah. Mantan inspektur jenderal Departemen Perhubungan AS, Mary Schiavo, menyoroti kemungkinan kegagalan koordinasi antara pengendali menara dan pengendali darat.
Ia menjelaskan bahwa kedua sistem tersebut seharusnya bekerja secara sinkron.
“Jadi, jelas mereka tidak berkoordinasi, atau mereka berkoordinasi tetapi salah. Tetapi memberikan izin kepada mobil pemadam kebakaran untuk melintasi landasan pacu setelah pesawat diizinkan untuk terbang di tahap akhir ini adalah kesalahan yang jelas. Tidak ada cara lain untuk menghindari hal itu,” katanya.
Pakar lain, Harvey Sconick, menyebut tindakan tersebut sebagai kelalaian serius. Ia menilai tidak ada alasan logis untuk mengizinkan kendaraan melintas saat pesawat dalam fase pendaratan.
Rekaman audio juga menunjukkan upaya darurat untuk mengalihkan pesawat lain dari lokasi kecelakaan.
Otoritas setempat menegaskan, seluruh pergerakan di landasan harus mengikuti instruksi menara kontrol.
Namun, mereka masih menahan diri untuk menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab karena investigasi masih berlangsung.
Sementara itu, Sean Duffy membantah laporan bahwa hanya satu pengendali yang bertugas di menara saat kejadian.
Kecelakaan ini terjadi 34 tahun setelah tragedi USAir Flight 405 crash yang menewaskan puluhan orang.
Presiden AS Donald Trump menyebut insiden tersebut sebagai peristiwa “mengerikan”. Ia mengatakan, "Mereka melakukan kesalahan."
Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan.
Baca juga: Pesawat Air Canada Tabrakan dengan Kendaraan Penyelamat di Bandara New York
Tag: #rekaman #audio #ungkap #momen #sebelum #tabrakan #canada #petugas #akui #salah