Konsumen Masih Optimistis pada Mei 2026, Meski Keyakinannya Menurun dari Bulan Sebelumnya
Ilustrasi konsumen(Thinkstockphotos.com)
17:20
10 Juni 2026

Konsumen Masih Optimistis pada Mei 2026, Meski Keyakinannya Menurun dari Bulan Sebelumnya


Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi nasional tetap berada pada level optimistis pada Mei 2026, meskipun mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Berdasarkan Survei Konsumen Bank Indonesia (BI), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Mei 2026 tercatat sebesar 120,9.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan IKK April 2026 yang sebesar 123,0, namun masih berada di atas level 100 yang menunjukkan kondisi optimistis.

"Survei Konsumen Bank Indonesia pada Mei 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).

Ramdan menjelaskan, optimisme konsumen masih ditopang persepsi positif terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan.

Baca juga: Wacana Kemasan Rokok Jadi Putih Polos Dinilai Langgar Hak Perlindungan Konsumen

Hal ini terlihat dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) pada Mei 2026 tercatat sebesar 112,2 dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) mencapai 129,7. Keduanya masih berada pada zona optimistis meski IKE mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan IKE terjadi seiring turunnya indeks penghasilan saat ini, indeks ketersediaan lapangan kerja, dan indeks pembelian barang tahan lama dibandingkan bulan sebelumnya

"Sementara itu, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tetap berada pada level optimis sebesar 112,2, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 116,5," ucapnya.

Pada Mei 2026, Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) tercatat sebesar 123,2, turun dari 128,1 pada April 2026.

Baca juga: Festival Belanja Tengah Tahun Jadi Ajang Rebut Konsumen Baru

Sementara itu, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) turun menjadi 105,0 dari 108,8, dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (IPDG) menurun menjadi 108,3 dari 112,6. Meski demikian, ketiga indikator tersebut masih berada pada level optimistis.

Di sisi lain, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan justru menunjukkan perbaikan tipis. Hal ini tercermin dari IEK yang naik menjadi 129,7 dari sebelumnya 129,6.

Peningkatan ekspektasi tersebut didorong optimisme terhadap ketersediaan lapangan kerja dan prospek kegiatan usaha dalam enam bulan mendatang.

Indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja tercatat sebesar 128,1, naik dari 127,7 pada bulan sebelumnya. Adapun indeks ekspektasi kegiatan usaha meningkat menjadi 124,5 dari 124,1.

Baca juga: Bakso Boedjangan dan Tantangan Bertahan di Tengah Perubahan Perilaku Konsumen

Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen tetap optimistis pada seluruh kelompok responden.

IKK tertinggi tercatat pada kelompok dengan pengeluaran lebih dari Rp 5 juta per bulan, yakni sebesar 124,6.

Sementara berdasarkan usia, tingkat optimisme tertinggi berasal dari kelompok usia 20-30 tahun dengan IKK sebesar 129,1.

Secara wilayah, peningkatan keyakinan konsumen terbesar terjadi di Medan, Bandar Lampung, dan Palembang. Sebaliknya, penurunan IKK tercatat antara lain di Pontianak, Mataram, dan Banjarmasin.

Tag:  #konsumen #masih #optimistis #pada #2026 #meski #keyakinannya #menurun #dari #bulan #sebelumnya

KOMENTAR