IHSG Sesi I Melonjak saat Bursa Utama Asia Melemah, Dotopang Saham DSSA, BBNI, Hingga BBCA
Ilustrasi saham. KOSPI anjlok lebih dari 8 persen hingga memicu trading halt. Investor melepas saham teknologi di tengah gejolak global.(UNSPLASH/TOTOS ADAM)
13:04
10 Juni 2026

IHSG Sesi I Melonjak saat Bursa Utama Asia Melemah, Dotopang Saham DSSA, BBNI, Hingga BBCA

- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut menguat hingga penutupan sesi pertama perdagangan Rabu (10/6/2026). Optimisme investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar berhasil mendorong indeks bertahan di zona hijau meski mayoritas bursa saham Asia bergerak melemah.

Pada penutupan sesi satu, indeks menguat 2,34 persen ke level 5.881,232. Lonjakan IHSG ditopang oleh sejumlah saham unggulan yang mencatat kenaikan signifikan.

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) memimpin penguatan dengan lonjakan 16,3 persen. Selanjutnya, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 8,7 persen, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menguat 7,6 persen, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bertambah 5,8 persen.

Baca juga: Efek BI Rate: Rupiah Pagi Menguat ke Level 17.908, IHSG Naik ke Kisaran 5.800

Kinerja positif saham-saham tersebut menjadi motor utama yang mendorong laju IHSG sepanjang sesi satu perdagangan.

Dari sisi sektoral, seluruh indeks sektoral berhasil ditutup di zona hijau. Penguatan terbesar dicatatkan oleh sektor teknologi, disusul sektor keuangan.

Di sisi lain, pergerakan IHSG yang menguat terjadi ketika mayoritas bursa utama Asia justru berada di zona merah. Bursa saham Tokyo dan Hong Kong memimpin pelemahan regional dengan koreksi lebih dari 1 persen pada perdagangan siang hari.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 134,583 poin atau 2,34 persen ke posisi 5.881,232. Penguatan ini menempatkan indeks mendekati level psikologis 5.900, setelah sebelumnya dibuka di area 5.744,059.

Pada awal perdagangan, IHSG sempat tertekan hingga menyentuh area terendah di 5.677,965. Namun, tekanan jual tidak berlangsung lama.

Indeks kemudian berbalik arah dan terus bergerak di zona hijau hingga mencapai level tertinggi 5.939,350, sebelum mengalami sedikit konsolidasi menjelang penutupan sesi pertama.

Penguatan IHSG juga didukung oleh market breadth yang sangat positif. Sebanyak 543 saham menguat, jauh melampaui 151 saham yang melemah, sementara 118 saham bergerak stagnan.

Aktivitas transaksi terpantau ramai. Volume perdagangan mencapai 31,681 miliar saham dengan frekuensi transaksi 2,04 juta kali. Nilai transaksi menyentuh Rp 19,941 triliun.

Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia meningkat menjadi Rp 10.337,742 triliun.

Tag:  #ihsg #sesi #melonjak #saat #bursa #utama #asia #melemah #dotopang #saham #dssa #bbni #hingga #bbca

KOMENTAR